Seputar Kaltim

    Investasi di Balikpapan Diprediksi Lampaui Target Tahun 2024

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan pencapaian investasi yang lebih tinggi pada tahun 2024, dengan optimisme besar setelah sejumlah sektor menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi mengatakan, bahwa sektor industri, properti, dan UMKM terus mencatatkan kemajuan yang signifikan. Salah satu pencapaian utama adalah penyelesaian beberapa pabrik yang diperkirakan selesai pada Mei 2025.

    “Pabrik-pabrik yang sedang dibangun diharapkan selesai pada bulan Mei mendatang. Selain itu, proyek-proyek properti seperti kos-kosan dan perumahan dari developer juga terus berjalan dengan baik,” ucap Helmi, Selasa (3/12/2024).

    Selain sektor industri, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga mengalami pertumbuhan yang pesat. Bahkan UMKM di Balikpapan terus berkembang. Banyak usaha seperti kafe dan restoran yang semakin banyak dan terus beroperasi.

    “Hingga Oktober 2024, DPMPTSP Balikpapan telah mengeluarkan lebih dari 7.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk berbagai sektor, termasuk kuliner,” jelasnya.

    Proyek besar di sektor industri juga berkontribusi besar terhadap investasi. Salah satunya adalah proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) milik Pertamina yang menjadi penyumbang utama dalam sektor pengolahan kimia.

    “Apalagi RDMP sangat berperan dalam mendorong nilai investasi di Balikpapan," terangnya.

    Selain itu beberapa proyek strategis lainnya, seperti pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit (CPO), smelter, dan pabrik semen, juga sedang dalam tahap pengerjaan. Proyek pabrik semen oleh Semen Indonesia, misalnya menunjukkan kemajuan yang signifikan.

    Hingga Oktober 2024, total nilai investasi yang tercatat di Balikpapan mencapai Rp18 Triliun, dengan target Rp20 Triliun pada akhir tahun ini.

    “Kami sangat optimis dapat mencapai target tersebut bahkan melampaui ekspektasi yang ada," tegasnya.

    Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, Balikpapan berhasil melampaui target investasi sebesar Rp18 triliun, dengan total pencapaian mencapai Rp 24 triliun.

    “Ini menunjukkan tren yang sangat positif dalam pertumbuhan investasi di Balikpapan," ungkapnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Investasi di Balikpapan Diprediksi Lampaui Target Tahun 2024

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menargetkan pencapaian investasi yang lebih tinggi pada tahun 2024, dengan optimisme besar setelah sejumlah sektor menunjukkan perkembangan yang menggembirakan.

    Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Balikpapan, Hasbullah Helmi mengatakan, bahwa sektor industri, properti, dan UMKM terus mencatatkan kemajuan yang signifikan. Salah satu pencapaian utama adalah penyelesaian beberapa pabrik yang diperkirakan selesai pada Mei 2025.

    “Pabrik-pabrik yang sedang dibangun diharapkan selesai pada bulan Mei mendatang. Selain itu, proyek-proyek properti seperti kos-kosan dan perumahan dari developer juga terus berjalan dengan baik,” ucap Helmi, Selasa (3/12/2024).

    Selain sektor industri, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga mengalami pertumbuhan yang pesat. Bahkan UMKM di Balikpapan terus berkembang. Banyak usaha seperti kafe dan restoran yang semakin banyak dan terus beroperasi.

    “Hingga Oktober 2024, DPMPTSP Balikpapan telah mengeluarkan lebih dari 7.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk berbagai sektor, termasuk kuliner,” jelasnya.

    Proyek besar di sektor industri juga berkontribusi besar terhadap investasi. Salah satunya adalah proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) milik Pertamina yang menjadi penyumbang utama dalam sektor pengolahan kimia.

    “Apalagi RDMP sangat berperan dalam mendorong nilai investasi di Balikpapan," terangnya.

    Selain itu beberapa proyek strategis lainnya, seperti pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit (CPO), smelter, dan pabrik semen, juga sedang dalam tahap pengerjaan. Proyek pabrik semen oleh Semen Indonesia, misalnya menunjukkan kemajuan yang signifikan.

    Hingga Oktober 2024, total nilai investasi yang tercatat di Balikpapan mencapai Rp18 Triliun, dengan target Rp20 Triliun pada akhir tahun ini.

    “Kami sangat optimis dapat mencapai target tersebut bahkan melampaui ekspektasi yang ada," tegasnya.

    Sebagai perbandingan, pada tahun 2023, Balikpapan berhasil melampaui target investasi sebesar Rp18 triliun, dengan total pencapaian mencapai Rp 24 triliun.

    “Ini menunjukkan tren yang sangat positif dalam pertumbuhan investasi di Balikpapan," ungkapnya.

    (Sf/Rs)