Ini Sederet Fakta Tewasnya AIPDA Kiswanto saat Operasi Penindakan BBM Ilegal di Paser

    Seputarfakta.com - Sahrul -

    Seputar Kaltim

    18 Desember 2024 06:05 WIB

    Lokasi kejadian (Tangkap Layar)

    Tanah Grogot - Ps Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, AIPDA Kiswanto gugur dalam bertugas saat operasi penindakan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal.

    AIPDA Kiswanto dinyatakan meninggal dunia setelah terkena pukulan yang dilakukan pelaku berinsial IN (37), pengemudi pikap DA 8048 BX yang diduga mengangkut BBM ilegal saat hendak memeriksa muatan.

    Berikut sederet fakta meninggalnya AIPDA Kiswanto saat operasi penindakan BBM ilegal yang diulas oleh awak media.

    1. AIPDA Kiswanto terkena pukulan pertama kali di bagian kepala

    Berdasarkan kronologi kejadian, AIPDA Kiswanto terkena pukulan pertama kali dibagian kepala. Saat itu, ia hendak memeriksa kendaraan di belakang kendaraan, tapi seketika pelaku melayangkan sejumlah pukulan.

    Dua anggota kepolisian yang bersama AIPDA Kiswanto sontak mengamankan pelaku. Tak lama usai dipukul, AIPDA Kiswanto tiba-tiba tergeletak hingga langsung di bawa ke Puskesmas Muara Komam.

    "Pelaku melakukan pemukulan beberapa kali, pukulan pertama mengenai bagian kepala," kata Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, Rabu (18/12/2024).

    2. Pelaku pemukulan disebut telah mengkonsumsi obat-obatan terlarang jenis pil dextro

    Pelaku pemukulan terhadap Aipda Kiswanto ternyata mengkonsumsi obat-obatan terlarang, obat itu berjenis pil dextro yang dikonsumsi pelaku sebanyak 10 butir.

    Konsumsi obat-obatan terlarang ini diketahui polisi usai dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku saat diamankan di Polres Paser. Pelaku mengkonsumsi pil dextro pada pagi hari.

    "Saat diperiksa, pelaku telah menenggak 10 butir pil dextro saat pagi hari," ungkapnya.

    3. Dua pelaku diamankan terkait kasus BBM ilegal

    Selain IN, polisi juga mengamankan satu pelaku lainnya berinisial SA (33) yang saat itu bersama IN membawa kendaraan untuk mengangkut BBM ilegal menuju Batu Sopang. Kedua pelaku berasal dari Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).

    Satu dari pelaku yang diamankan, yakni SA disebut tidak terlibat dalam pemukulan terhadap Aipda Kiswanto, ia ditangkap karena terjerat kasus BBM ilegal. "Yang melakukan pemukulan hanya satu orang, yaitu IN," sebut Kapolres Paser. 

    4. Kendaraan pikap pengangkut BBM adalah TO Polsek Batu Sopang

    Operasi penindakan BBM ilegal dilakukan oleh Polsek Batu Sopang dengan menyasar kendaraan yang diduga Target Operasi (TO).Kendaraan itu ditemukan terparkir di ruas jalan Desa Batu Butok, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser.

    Polsek Batu Sopang sebelumnya mendapat informasi terkait informasi kendaraan yang dicurigai mengangkut BBM ilegal yang datang dari arah Kalsel menuju Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.

    "Polsek Batu Sopang mendapat informasi adanya satu unit kendaraan mencurigakan yang membawa beberapa jeriken BBM ilegal dari arah Kalsel menuju Batu Sopang," terangnya.

    5. Barang bukti 15 jeriken BBM ilegal jenis pertalite diamankan

    Sebanyak 15 jeriken BBM jenis pertalite diamankan dalam Operasi penindakan BBM ilegal tersebut, meski begitu disebut sebelumnya terdapat 30 jeriken BBM, 15 diantaranya telah disalurkan.

    "Kami telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan pikap dan 15 jeriken yang merupakan sisa dari total 30 jeriken BBM," tandasnya.

    (Sf/By)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Ini Sederet Fakta Tewasnya AIPDA Kiswanto saat Operasi Penindakan BBM Ilegal di Paser

    Seputarfakta.com - Sahrul -

    Seputar Kaltim

    18 Desember 2024 06:05 WIB

    Lokasi kejadian (Tangkap Layar)

    Tanah Grogot - Ps Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, AIPDA Kiswanto gugur dalam bertugas saat operasi penindakan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal.

    AIPDA Kiswanto dinyatakan meninggal dunia setelah terkena pukulan yang dilakukan pelaku berinsial IN (37), pengemudi pikap DA 8048 BX yang diduga mengangkut BBM ilegal saat hendak memeriksa muatan.

    Berikut sederet fakta meninggalnya AIPDA Kiswanto saat operasi penindakan BBM ilegal yang diulas oleh awak media.

    1. AIPDA Kiswanto terkena pukulan pertama kali di bagian kepala

    Berdasarkan kronologi kejadian, AIPDA Kiswanto terkena pukulan pertama kali dibagian kepala. Saat itu, ia hendak memeriksa kendaraan di belakang kendaraan, tapi seketika pelaku melayangkan sejumlah pukulan.

    Dua anggota kepolisian yang bersama AIPDA Kiswanto sontak mengamankan pelaku. Tak lama usai dipukul, AIPDA Kiswanto tiba-tiba tergeletak hingga langsung di bawa ke Puskesmas Muara Komam.

    "Pelaku melakukan pemukulan beberapa kali, pukulan pertama mengenai bagian kepala," kata Kapolres Paser, AKBP Novy Adi Wibowo, Rabu (18/12/2024).

    2. Pelaku pemukulan disebut telah mengkonsumsi obat-obatan terlarang jenis pil dextro

    Pelaku pemukulan terhadap Aipda Kiswanto ternyata mengkonsumsi obat-obatan terlarang, obat itu berjenis pil dextro yang dikonsumsi pelaku sebanyak 10 butir.

    Konsumsi obat-obatan terlarang ini diketahui polisi usai dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku saat diamankan di Polres Paser. Pelaku mengkonsumsi pil dextro pada pagi hari.

    "Saat diperiksa, pelaku telah menenggak 10 butir pil dextro saat pagi hari," ungkapnya.

    3. Dua pelaku diamankan terkait kasus BBM ilegal

    Selain IN, polisi juga mengamankan satu pelaku lainnya berinisial SA (33) yang saat itu bersama IN membawa kendaraan untuk mengangkut BBM ilegal menuju Batu Sopang. Kedua pelaku berasal dari Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel).

    Satu dari pelaku yang diamankan, yakni SA disebut tidak terlibat dalam pemukulan terhadap Aipda Kiswanto, ia ditangkap karena terjerat kasus BBM ilegal. "Yang melakukan pemukulan hanya satu orang, yaitu IN," sebut Kapolres Paser. 

    4. Kendaraan pikap pengangkut BBM adalah TO Polsek Batu Sopang

    Operasi penindakan BBM ilegal dilakukan oleh Polsek Batu Sopang dengan menyasar kendaraan yang diduga Target Operasi (TO).Kendaraan itu ditemukan terparkir di ruas jalan Desa Batu Butok, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser.

    Polsek Batu Sopang sebelumnya mendapat informasi terkait informasi kendaraan yang dicurigai mengangkut BBM ilegal yang datang dari arah Kalsel menuju Kalimantan Timur (Kaltim), tepatnya di kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser.

    "Polsek Batu Sopang mendapat informasi adanya satu unit kendaraan mencurigakan yang membawa beberapa jeriken BBM ilegal dari arah Kalsel menuju Batu Sopang," terangnya.

    5. Barang bukti 15 jeriken BBM ilegal jenis pertalite diamankan

    Sebanyak 15 jeriken BBM jenis pertalite diamankan dalam Operasi penindakan BBM ilegal tersebut, meski begitu disebut sebelumnya terdapat 30 jeriken BBM, 15 diantaranya telah disalurkan.

    "Kami telah mengamankan barang bukti berupa kendaraan pikap dan 15 jeriken yang merupakan sisa dari total 30 jeriken BBM," tandasnya.

    (Sf/By)