Seputar Kaltim

    Infrastruktur Lingkungan RT 5 GSm Masuk Prioritas Perbaikan DPRD Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    19 Januari 2026 pukul 19:30 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara saat meninjau keluhan warga RT 5 Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara. (Foto: Halili/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kondisi drainase dan jalan lingkungan di RT 5 Kelurahan Gunung Samarinda (GSm), Balikpapan Utara (Balut) segera mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Balikpapan. 

    Infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga itu direncanakan masuk dalam program perbaikan melalui APBD Perubahan 2026.

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara turun langsung meninjau lokasi setelah menerima laporan dari warga setempat, Minggu (19/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

    “Dari hasil tinjauan, drainase dan jalan lingkungan tersebut dinilai sudah tidak layak dan kerap menimbulkan genangan air saat hujan, sehingga menghambat aktivitas serta berpotensi membahayakan keselamatan warga,” kata Halili saat dikonfirmasi awak media, Senin (19/1/2026).

    Halili menyampaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase merupakan kebutuhan utama masyarakat yang tidak bisa ditunda penanganannya.

    “Ini kebutuhan dasar warga. Kalau drainase dan jalan tidak berfungsi dengan baik, dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

    Perbaikan drainase direncanakan dengan lebar 40 Cm dan panjang sekitar 90-100 meter dengan estimasi anggaran Rp250 juta. Sementara peningkatan kualitas jalan lingkungan sepanjang 110 meter dan lebar 4 meter diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp200 juta.

    Sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Balikpapan, ia menegaskan kedua usulan tersebut bersifat mendesak karena berhubungan langsung dengan kenyamanan, kesehatan dan keselamatan warga.

    “Rencana penganggaran akan diusulkan melalui APBD Perubahan 2026,” lanjutnya.

    Selain persoalan infrastruktur lingkungan, Halili juga menindaklanjuti keluhan warga terkait tingginya risiko kecelakaan di persimpangan Wonorejo 3. Sebagai langkah awal, ia menginisiasi pemasangan polisi tidur sementara di lokasi tersebut.

    “Ini solusi cepat untuk menekan angka kecelakaan sambil menunggu pemasangan speed bump permanen dari Dinas Perhubungan (Dishub),” imbuhnya.

    Polisi tidur sementara tersebut akan dibongkar setelah fasilitas keselamatan resmi terpasang agar tetap sesuai dengan standar teknis.

    Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga RT 5 Gunung Samarinda. Mereka berharap rencana perbaikan dapat segera direalisasikan, sehingga lingkungan tempat tinggal menjadi lebih aman, nyaman dan layak huni.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Infrastruktur Lingkungan RT 5 GSm Masuk Prioritas Perbaikan DPRD Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    19 Januari 2026 pukul 19:30 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara saat meninjau keluhan warga RT 5 Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara. (Foto: Halili/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Kondisi drainase dan jalan lingkungan di RT 5 Kelurahan Gunung Samarinda (GSm), Balikpapan Utara (Balut) segera mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Balikpapan. 

    Infrastruktur yang selama ini dikeluhkan warga itu direncanakan masuk dalam program perbaikan melalui APBD Perubahan 2026.

    Anggota DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara turun langsung meninjau lokasi setelah menerima laporan dari warga setempat, Minggu (19/1/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

    “Dari hasil tinjauan, drainase dan jalan lingkungan tersebut dinilai sudah tidak layak dan kerap menimbulkan genangan air saat hujan, sehingga menghambat aktivitas serta berpotensi membahayakan keselamatan warga,” kata Halili saat dikonfirmasi awak media, Senin (19/1/2026).

    Halili menyampaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase merupakan kebutuhan utama masyarakat yang tidak bisa ditunda penanganannya.

    “Ini kebutuhan dasar warga. Kalau drainase dan jalan tidak berfungsi dengan baik, dampaknya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

    Perbaikan drainase direncanakan dengan lebar 40 Cm dan panjang sekitar 90-100 meter dengan estimasi anggaran Rp250 juta. Sementara peningkatan kualitas jalan lingkungan sepanjang 110 meter dan lebar 4 meter diperkirakan membutuhkan dana sekitar Rp200 juta.

    Sebagai Ketua Fraksi PKB DPRD Balikpapan, ia menegaskan kedua usulan tersebut bersifat mendesak karena berhubungan langsung dengan kenyamanan, kesehatan dan keselamatan warga.

    “Rencana penganggaran akan diusulkan melalui APBD Perubahan 2026,” lanjutnya.

    Selain persoalan infrastruktur lingkungan, Halili juga menindaklanjuti keluhan warga terkait tingginya risiko kecelakaan di persimpangan Wonorejo 3. Sebagai langkah awal, ia menginisiasi pemasangan polisi tidur sementara di lokasi tersebut.

    “Ini solusi cepat untuk menekan angka kecelakaan sambil menunggu pemasangan speed bump permanen dari Dinas Perhubungan (Dishub),” imbuhnya.

    Polisi tidur sementara tersebut akan dibongkar setelah fasilitas keselamatan resmi terpasang agar tetap sesuai dengan standar teknis.

    Respons cepat tersebut mendapat apresiasi dari warga RT 5 Gunung Samarinda. Mereka berharap rencana perbaikan dapat segera direalisasikan, sehingga lingkungan tempat tinggal menjadi lebih aman, nyaman dan layak huni.

    (Sf/Lo)