Seputar Kaltim

    Indikasi Komunitas Penyuka Sesama Jenis di Paser Mencuat, DP2KBP3A Imbau Orang Tua Lebih Waspada

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    07 Agustus 2026 pukul 21:43 WITA

    Kepala DP2KBP3A Paser, Amir Faisol. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Paser menemukan adanya indikasi ajakan bergabung ke komunitas penyuka sesama jenis khususnya bagi remaja.

    Hal tersebut menjadi alarm penting bagi masyarakat untuk terus memantau aktivitas anak agar tidak terjerumus kepada hal yang dinilai meresahkan tersebut.

    Kepala DP2KBP3A Paser, Amir Faisol, menyampaikan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah perlindungan dan edukasi, bukan mempublikasikan identitas anak yang terlibat demi menjaga mental mereka.

    "Berdasarkan laporan yang kami dapat. Indikasinya mengarah ke pelajar tingkat SMP," ujar Amir, Jumat (7/8/2026).

    Amir menjelaskan pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya salah satu akun media sosial yang mengajak bergabung ke sebuah komunitas. Hal tersebut juga telah dikonfirmasi setelah adanya laporan dari pihak sekolah.

    Ia menambahkan, pihaknya tidak memiliki kewenangan jika harus bertindak terhadap dugaan pelanggaran pidana.

    "Kalau ranahnya dugaan pelanggaran yang mengarah kepada pidana itu akan menjadi kewenangan aparat penegak hukum," tambahnya.

    Amir tidak mengungkapkan identitas akun maupun lokasi terkait dugaan komunitas itu. Langkah tersebut diambil agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat ataupun berimbas terhadap anak-anak yang masih memerlukan perlindungan.

    Amir mengaku, pihaknya mengaku akan melakukan kolaborasi bersama satuan pendidikan, aparat penegak hukum, orang tua dan tokoh masyarakat untuk melakukan pencegahan perluasan relasi komunitas tersebut.

    Melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat agar kondisi di Paser tetap kondusif.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Indikasi Komunitas Penyuka Sesama Jenis di Paser Mencuat, DP2KBP3A Imbau Orang Tua Lebih Waspada

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Rusdianto
    07 Agustus 2026 pukul 21:43 WITA

    Kepala DP2KBP3A Paser, Amir Faisol. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana serta Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Paser menemukan adanya indikasi ajakan bergabung ke komunitas penyuka sesama jenis khususnya bagi remaja.

    Hal tersebut menjadi alarm penting bagi masyarakat untuk terus memantau aktivitas anak agar tidak terjerumus kepada hal yang dinilai meresahkan tersebut.

    Kepala DP2KBP3A Paser, Amir Faisol, menyampaikan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah perlindungan dan edukasi, bukan mempublikasikan identitas anak yang terlibat demi menjaga mental mereka.

    "Berdasarkan laporan yang kami dapat. Indikasinya mengarah ke pelajar tingkat SMP," ujar Amir, Jumat (7/8/2026).

    Amir menjelaskan pihaknya telah menerima laporan mengenai adanya salah satu akun media sosial yang mengajak bergabung ke sebuah komunitas. Hal tersebut juga telah dikonfirmasi setelah adanya laporan dari pihak sekolah.

    Ia menambahkan, pihaknya tidak memiliki kewenangan jika harus bertindak terhadap dugaan pelanggaran pidana.

    "Kalau ranahnya dugaan pelanggaran yang mengarah kepada pidana itu akan menjadi kewenangan aparat penegak hukum," tambahnya.

    Amir tidak mengungkapkan identitas akun maupun lokasi terkait dugaan komunitas itu. Langkah tersebut diambil agar tidak menimbulkan keresahan di masyarakat ataupun berimbas terhadap anak-anak yang masih memerlukan perlindungan.

    Amir mengaku, pihaknya mengaku akan melakukan kolaborasi bersama satuan pendidikan, aparat penegak hukum, orang tua dan tokoh masyarakat untuk melakukan pencegahan perluasan relasi komunitas tersebut.

    Melalui edukasi dan kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat menyelesaikan persoalan yang ada di masyarakat agar kondisi di Paser tetap kondusif.

    (Sf/Rs)