Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim
Akses jalan di RT 14 Kelurahan Tanjung Laut Indah yang akan dibangun ulang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Warga di sekitar Jalan Pelabuhan 3, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan diusulkan memiliki akses jalan alternatif.
Langkah ini disiapkan sebagai antisipasi jika akses yang selama ini digunakan masyarakat sewaktu-waktu ditutup karena berada di atas lahan milik perusahaan, yakni lokasi pembangunan batching plant.
Lurah Tanjung Laut Indah, Ardiansyah mengatakan rencana tersebut sudah mulai dibahas saat inspeksi mendadak (sidak) DPRD Kota Bontang untuk menindak lanjuti keluhan warga terkait pembangunan batching plant yang diresahkan warga RT 14 pada Senin (2/2/2026) pagi.
Ia menyebut, di samping permukiman warga terdapat ruas jalan yang terputus dan direncanakan akan diperpanjang. “Memang ada jalan di samping rumah warga yang terputus. Itu direncanakan akan kita sambungkan sebagai akses alternatif,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, rencana itu murni sebagai langkah pencegahan agar mobilitas warga tetap terjaga. “Ini bentuk antisipasi saja. Kalau akses lama sewaktu-waktu ditutup, masyarakat masih punya jalur lain untuk beraktivitas,” jelasnya.
Meski demikian, Ardiansyah mengakui waktu pelaksanaan pembangunan jalan tersebut belum bisa dipastikan. Saat ini rencana masih dalam tahap pengusulan.
Salah satu warga RT 14, Hasriani membenarkan rencana perpanjangan jalan itu turut dibicarakan saat sidak berlangsung. Ia berharap usulan tersebut benar-benar direalisasikan demi kenyamanan warga.
“Waktu sidak itu memang sempat dibahas soal jalan yang mau disambung. Mudah-mudahan cepat direalisasikan, supaya kami tidak khawatir kalau akses yang sekarang ditutup,” ujarnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim

Akses jalan di RT 14 Kelurahan Tanjung Laut Indah yang akan dibangun ulang. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)
Bontang - Warga di sekitar Jalan Pelabuhan 3, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan diusulkan memiliki akses jalan alternatif.
Langkah ini disiapkan sebagai antisipasi jika akses yang selama ini digunakan masyarakat sewaktu-waktu ditutup karena berada di atas lahan milik perusahaan, yakni lokasi pembangunan batching plant.
Lurah Tanjung Laut Indah, Ardiansyah mengatakan rencana tersebut sudah mulai dibahas saat inspeksi mendadak (sidak) DPRD Kota Bontang untuk menindak lanjuti keluhan warga terkait pembangunan batching plant yang diresahkan warga RT 14 pada Senin (2/2/2026) pagi.
Ia menyebut, di samping permukiman warga terdapat ruas jalan yang terputus dan direncanakan akan diperpanjang. “Memang ada jalan di samping rumah warga yang terputus. Itu direncanakan akan kita sambungkan sebagai akses alternatif,” ujar Ardiansyah.
Menurutnya, rencana itu murni sebagai langkah pencegahan agar mobilitas warga tetap terjaga. “Ini bentuk antisipasi saja. Kalau akses lama sewaktu-waktu ditutup, masyarakat masih punya jalur lain untuk beraktivitas,” jelasnya.
Meski demikian, Ardiansyah mengakui waktu pelaksanaan pembangunan jalan tersebut belum bisa dipastikan. Saat ini rencana masih dalam tahap pengusulan.
Salah satu warga RT 14, Hasriani membenarkan rencana perpanjangan jalan itu turut dibicarakan saat sidak berlangsung. Ia berharap usulan tersebut benar-benar direalisasikan demi kenyamanan warga.
“Waktu sidak itu memang sempat dibahas soal jalan yang mau disambung. Mudah-mudahan cepat direalisasikan, supaya kami tidak khawatir kalau akses yang sekarang ditutup,” ujarnya.
(Sf/Lo)