Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala DMPTSP Paser, Toto Ifrianto. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pelayanan pembuatan paspor di Kabupaten Paser menjadi perhatian pemerintah.
Namun, keinginan pemerintah dalam meningkatkan layanan terkendala efisiensi anggaran yang membuat rencana itu masih belum bisa direalisasikan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Paser, Toto Ifrianto menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser sebelumnya telah merencanakan pelayanan paspor agar dilakukan lebih dari satu kali dalam sebulan.
"Sebelumnya sudah disepakati bersama pihak imigrasi agar pelayanan pembuatan paspor dilaksanakan sebanyak dua kali dalam sebulan. Namun karena kebijakan efisiensi pelayanan tersebut saat ini hanya dapat dilakukan sekali dalam sebulan" kata Toto Ifrianto, Rabu (13/5/2026).
Ia menilai, ini merupakan faktor kondisi yang tidak dapat disanggah karena harus menyesuaikan kesanggupan fiskal daerah. Selama ini pihak Imigrasi Balikpapan melakukan pelayanan pembuatan paspor dengan datang langsung ke Paser.
Hingga kini pihak Pemkab Paser terus berupaya mencari solusi terkait penyelesaiannya, agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dengan merencanakan pembukaan kantor imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP).
Opsi lain yang direncanakan oleh Pemkab Paser yaitu melakukan pergeseran anggaran untuk membantu memenuhi kebutuhan pembukaan kantor imigrasi tersebut.
"Kami sedang mengkaji kemungkinan anggaran melalui pergeseran kebutuhan guna pemenuhan sarana dan prasarana," imbuhnya.
Pemkab Paser berharap pada akhir tahun nanti pelayanan imigrasi sudah dapat berjalan pada hari kerja, yaitu Senin-Jumat.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala DMPTSP Paser, Toto Ifrianto. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Tingginya permintaan masyarakat terhadap kebutuhan pelayanan pembuatan paspor di Kabupaten Paser menjadi perhatian pemerintah.
Namun, keinginan pemerintah dalam meningkatkan layanan terkendala efisiensi anggaran yang membuat rencana itu masih belum bisa direalisasikan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Paser, Toto Ifrianto menyebut Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser sebelumnya telah merencanakan pelayanan paspor agar dilakukan lebih dari satu kali dalam sebulan.
"Sebelumnya sudah disepakati bersama pihak imigrasi agar pelayanan pembuatan paspor dilaksanakan sebanyak dua kali dalam sebulan. Namun karena kebijakan efisiensi pelayanan tersebut saat ini hanya dapat dilakukan sekali dalam sebulan" kata Toto Ifrianto, Rabu (13/5/2026).
Ia menilai, ini merupakan faktor kondisi yang tidak dapat disanggah karena harus menyesuaikan kesanggupan fiskal daerah. Selama ini pihak Imigrasi Balikpapan melakukan pelayanan pembuatan paspor dengan datang langsung ke Paser.
Hingga kini pihak Pemkab Paser terus berupaya mencari solusi terkait penyelesaiannya, agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dengan merencanakan pembukaan kantor imigrasi di Mal Pelayanan Publik (MPP).
Opsi lain yang direncanakan oleh Pemkab Paser yaitu melakukan pergeseran anggaran untuk membantu memenuhi kebutuhan pembukaan kantor imigrasi tersebut.
"Kami sedang mengkaji kemungkinan anggaran melalui pergeseran kebutuhan guna pemenuhan sarana dan prasarana," imbuhnya.
Pemkab Paser berharap pada akhir tahun nanti pelayanan imigrasi sudah dapat berjalan pada hari kerja, yaitu Senin-Jumat.
(Sf/Lo)