Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan C.I Ratih Kusuma W. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kaltim sangat memberikan dampak positif untuk masyarakat khususnya warga Balikpapan, terlebih Balikpapan sebagai kota penyangga IKN.
Melihat peluang yang ada, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan C.I Ratih Kusuma W mengaku, bahwa IKN sangat berdampak untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Balikpapan.
"Dimana pengelola wisata, khususnya Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sudah menyiapkan beberapa fasilitas," ucapnya
Lanjutnya, fasilitas yang disediakan tersebut untuk menunjang kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke setiap wisata di Balikpapan, dengan menyiapkan suasana seperti di IKN.
"Jadi wisata Balikpapan akan dibuat seperti di IKN yakni The Forfes City (Di Kota Hutan), itu yang dimanfaatkan," ujarnya.
Kemudian untuk pelaku ekonomi kreatif, dimana para pelaku usaha akan mempromosikan produk-produk mereka.
Bahkan untuk event-event yang selalu diselenggaran DPOP, selalu dipenuhi pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatifnya.
"Semua selalu ikut serta dalam menyukseskan setiap kegiatan DPOP, dengan begitu ekonomi di Balikpapan juga akan terus berputar," akunya.
Dirinya berharap perputaran ekonomi di Balikpapan akan terus berjalan dan berkelanjutam, sehingga dapat mensejaterahkan masyarakat Balikpapan.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan C.I Ratih Kusuma W. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Perpindahan Ibu Kota Nusantara (IKN) ke Kaltim sangat memberikan dampak positif untuk masyarakat khususnya warga Balikpapan, terlebih Balikpapan sebagai kota penyangga IKN.
Melihat peluang yang ada, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan C.I Ratih Kusuma W mengaku, bahwa IKN sangat berdampak untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Balikpapan.
"Dimana pengelola wisata, khususnya Kelompok sadar wisata (Pokdarwis) sudah menyiapkan beberapa fasilitas," ucapnya
Lanjutnya, fasilitas yang disediakan tersebut untuk menunjang kebutuhan wisatawan yang berkunjung ke setiap wisata di Balikpapan, dengan menyiapkan suasana seperti di IKN.
"Jadi wisata Balikpapan akan dibuat seperti di IKN yakni The Forfes City (Di Kota Hutan), itu yang dimanfaatkan," ujarnya.
Kemudian untuk pelaku ekonomi kreatif, dimana para pelaku usaha akan mempromosikan produk-produk mereka.
Bahkan untuk event-event yang selalu diselenggaran DPOP, selalu dipenuhi pelaku pariwisata maupun ekonomi kreatifnya.
"Semua selalu ikut serta dalam menyukseskan setiap kegiatan DPOP, dengan begitu ekonomi di Balikpapan juga akan terus berputar," akunya.
Dirinya berharap perputaran ekonomi di Balikpapan akan terus berjalan dan berkelanjutam, sehingga dapat mensejaterahkan masyarakat Balikpapan.
(Sf/Rs)