Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman saat ditemui awak media. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Tahun ini, pelaksanaan kegiatan akan dikemas lebih sederhana sebagai bagian dari penyesuaian terhadap keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman menjelaskan, persiapan kegiatan telah dilakukan, mulai dari agenda pendukung peringatan kemerdekaan, upacara detik-detik Proklamasi, pengibaran dan penurunan bendera, hingga malam kenegaraan.
“Pada prinsipnya untuk 17 Agustus ini sudah kami persiapkan, mulai dari kegiatan pendukung, detik-detik Proklamasi sampai penurunan bendera dan malam kenegaraan,” ucap Fadli saat ditemui awak media, Senin (10/8/2026).
Menurut dia, arahan Wali Kota Balikpapan menjadi dasar dalam pelaksanaan peringatan tahun ini. Pemkot Balikpapan ingin menghadirkan suasana perayaan yang sederhana, tetapi tetap memiliki makna dan tidak mengurangi nilai kebangsaan.
“Karena adanya keterbatasan anggaran dan efisiensi, sesuai arahan pak wali kota, kegiatan dilaksanakan dalam suasana yang lebih sederhana, tetapi tetap sarat makna,” katanya.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan utama yang biasanya digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan, tahun ini akan dipusatkan di Halaman Pemkot Balikpapan.
Penyesuaian juga dilakukan terhadap jumlah undangan dan variasi acara. Meski demikian, seluruh agenda pokok peringatan HUT Kemerdekaan tetap dilaksanakan.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan malam renungan suci pada 16 Agustus. Selanjutnya, pada 17 Agustus dilaksanakan upacara detik-detik Proklamasi dan pengibaran bendera, kemudian dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera.
“Pada malam harinya, rangkaian peringatan akan ditutup melalui malam kenegaraan,” lanjutnya.
Selain agenda utama tersebut, Pemkot Balikpapan juga tengah membahas penambahan agenda launching Car Free Day (CFD) yang direncanakan berlangsung di Lapangan Tiga Generasi pada 16 Agustus.
Fadli menerangkan, kegiatan tersebut masih dalam proses pembahasan internal dan akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, serta masyarakat Kota Balikpapan.
Peluncuran CFD tersebut diharapkan menjadi langkah awal pelaksanaan kegiatan serupa secara rutin di Kota Balikpapan. Selain menjadi ruang publik bagi masyarakat, CFD juga direncanakan menjadi wadah untuk memperkenalkan dan mengembangkan ekonomi kreatif dari enam kecamatan.
“Diharapkan kegiatan Car Free Day ini juga dirangkaikan dengan kegiatan untuk menampilkan ekonomi kreatif yang ada di enam kecamatan di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, lanjutnya, juga meminta setiap kecamatan mengusulkan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik pelaksanaan CFD. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI, panitia juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat dan tamu undangan.
“Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain area parkir Masjid At-Taqwa, halaman Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, kawasan sekitar Kantor DPRD Kota Balikpapan, Kantor PMI, Kantor Pos, serta gedung parkir Klandasan,” paparnya.
Panitia juga menyiapkan layanan shuttle bus. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mengantar peserta atau tamu yang memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir menuju lokasi upacara.
“Kami akan menyiapkan shuttle bagi yang memarkir kendaraannya untuk dapat menggunakan kendaraan shuttle bus dan diantar ke wilayah upacara,” jelasnya.
Dari sisi jumlah peserta, panitia memperkirakan sekitar 1.200 undangan akan hadir dalam upacara pengibaran maupun penurunan bendera. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 60 undangan VIP dan sekitar 1.120 undangan umum.
Undangan juga akan melibatkan seluruh rukun tetangga (RT) yang ada di Kota Balikpapan.
Dengan jumlah tersebut, panitia memastikan kebutuhan pendukung seperti tenda, kursi, serta area parkir telah diperhitungkan agar dapat menunjang pelaksanaan upacara.
“Kami optimistis akan mencukupi untuk tenda, kursi, dan juga lokasi parkir yang akan digunakan untuk tamu-tamu undangan,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman saat ditemui awak media. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)
Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menyiapkan sejumlah rangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026. Tahun ini, pelaksanaan kegiatan akan dikemas lebih sederhana sebagai bagian dari penyesuaian terhadap keterbatasan anggaran dan kebijakan efisiensi.
Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kota Balikpapan, Muhammad Fadli Fathurrahman menjelaskan, persiapan kegiatan telah dilakukan, mulai dari agenda pendukung peringatan kemerdekaan, upacara detik-detik Proklamasi, pengibaran dan penurunan bendera, hingga malam kenegaraan.
“Pada prinsipnya untuk 17 Agustus ini sudah kami persiapkan, mulai dari kegiatan pendukung, detik-detik Proklamasi sampai penurunan bendera dan malam kenegaraan,” ucap Fadli saat ditemui awak media, Senin (10/8/2026).
Menurut dia, arahan Wali Kota Balikpapan menjadi dasar dalam pelaksanaan peringatan tahun ini. Pemkot Balikpapan ingin menghadirkan suasana perayaan yang sederhana, tetapi tetap memiliki makna dan tidak mengurangi nilai kebangsaan.
“Karena adanya keterbatasan anggaran dan efisiensi, sesuai arahan pak wali kota, kegiatan dilaksanakan dalam suasana yang lebih sederhana, tetapi tetap sarat makna,” katanya.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kegiatan utama yang biasanya digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan, tahun ini akan dipusatkan di Halaman Pemkot Balikpapan.
Penyesuaian juga dilakukan terhadap jumlah undangan dan variasi acara. Meski demikian, seluruh agenda pokok peringatan HUT Kemerdekaan tetap dilaksanakan.
Rangkaian kegiatan akan diawali dengan malam renungan suci pada 16 Agustus. Selanjutnya, pada 17 Agustus dilaksanakan upacara detik-detik Proklamasi dan pengibaran bendera, kemudian dilanjutkan dengan upacara penurunan bendera.
“Pada malam harinya, rangkaian peringatan akan ditutup melalui malam kenegaraan,” lanjutnya.
Selain agenda utama tersebut, Pemkot Balikpapan juga tengah membahas penambahan agenda launching Car Free Day (CFD) yang direncanakan berlangsung di Lapangan Tiga Generasi pada 16 Agustus.
Fadli menerangkan, kegiatan tersebut masih dalam proses pembahasan internal dan akan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, serta masyarakat Kota Balikpapan.
Peluncuran CFD tersebut diharapkan menjadi langkah awal pelaksanaan kegiatan serupa secara rutin di Kota Balikpapan. Selain menjadi ruang publik bagi masyarakat, CFD juga direncanakan menjadi wadah untuk memperkenalkan dan mengembangkan ekonomi kreatif dari enam kecamatan.
“Diharapkan kegiatan Car Free Day ini juga dirangkaikan dengan kegiatan untuk menampilkan ekonomi kreatif yang ada di enam kecamatan di Kota Balikpapan,” ujarnya.
Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, lanjutnya, juga meminta setiap kecamatan mengusulkan sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi titik pelaksanaan CFD. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat dengan melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan upacara HUT ke-81 RI, panitia juga menyiapkan sejumlah kantong parkir bagi masyarakat dan tamu undangan.
“Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain area parkir Masjid At-Taqwa, halaman Kantor Pemerintah Kota Balikpapan, kawasan sekitar Kantor DPRD Kota Balikpapan, Kantor PMI, Kantor Pos, serta gedung parkir Klandasan,” paparnya.
Panitia juga menyiapkan layanan shuttle bus. Kendaraan tersebut akan digunakan untuk mengantar peserta atau tamu yang memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir menuju lokasi upacara.
“Kami akan menyiapkan shuttle bagi yang memarkir kendaraannya untuk dapat menggunakan kendaraan shuttle bus dan diantar ke wilayah upacara,” jelasnya.
Dari sisi jumlah peserta, panitia memperkirakan sekitar 1.200 undangan akan hadir dalam upacara pengibaran maupun penurunan bendera. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 60 undangan VIP dan sekitar 1.120 undangan umum.
Undangan juga akan melibatkan seluruh rukun tetangga (RT) yang ada di Kota Balikpapan.
Dengan jumlah tersebut, panitia memastikan kebutuhan pendukung seperti tenda, kursi, serta area parkir telah diperhitungkan agar dapat menunjang pelaksanaan upacara.
“Kami optimistis akan mencukupi untuk tenda, kursi, dan juga lokasi parkir yang akan digunakan untuk tamu-tamu undangan,” pungkasnya.
(Sf/Rs)