Seputar Kaltim

    Hujan Deras Sebabkan Lebih dari 20 Lokasi di Balikpapan Terendam Banjir

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    09 Agustus 2024 pukul 20:30 WITA

    Kondisi banjir di kawasan Jalan Beller Balikpapan masih setinggi paha orang dewasa. (Foto: Info bencana/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa daerah di Kota Balikpapan alami banjir sejak Jumat (9/8/2024) dini hari. 

    Hingga Jumat petang,  masih ada beberapa titik lokasi yang belum kunjung surut, seperti di kawasan Gang Mufakat, Jalan Beller, serta Gang Kantil RT 7 Damai Bahagia, Balikpapan Selatan.

    Menyikapi hal itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Usman Ali menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterima dari jajarannya, kurang lebih ada sekitar 20 titik lokasi yang terdampak banjir.

    "Ini untuk sementara, tetapi untuk lebih jelasnya lagi akan dirilis kembali. Lokasinya di mana-mana saja karena kami saat ini masih melakukan pergerakan evakuasi," ucap Usman saat dikonfirmasi awak media.

    Menurutnya, saat ini pihaknya juga masih terus berupaya dalam melakukan evakuasi. Hal ini turut dibantu dari TNI/Polri, Basarnas, BPBD dan tim relawan. 

    Kemudian dalam peristiwa banjir tersebut, pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap anak sekolah di gang mufakat. Karena ketinggian air di kawasan itu mencapai 1 meter setengah sampai 2 meter. 

    Di satu sisi, BPBD juga berkoordinasi untuk melaporkan bencana yang tengah terjadi. "Langkah-langkah kami ini adalah kerjasama, berkoordinasi, dan melaporkan kepada pimpinan tertinggi, Pak Walikota, Sekda dan Asisten," akunya.

    Untuk saat ini, situasi di Balikpapan dengan kondisi yang sekarang sedang banyak terjadi peristiwa bencana sejak hujan mengguyur Balikpapan, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

    “Cuman saat ini data belum valid, jadi kami imbau warga untuk memgevakuasi diri ketika dikira air mulai tinggi," paparnya.

    Lanjutnya, sampai saat ini pihaknya masih terus siaga di lokasi-lokasi yang masih sangat rawan terjadi bencana. Harapnya tidak ada bencana susulan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Hujan Deras Sebabkan Lebih dari 20 Lokasi di Balikpapan Terendam Banjir

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    09 Agustus 2024 pukul 20:30 WITA

    Kondisi banjir di kawasan Jalan Beller Balikpapan masih setinggi paha orang dewasa. (Foto: Info bencana/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Curah hujan yang tinggi menyebabkan beberapa daerah di Kota Balikpapan alami banjir sejak Jumat (9/8/2024) dini hari. 

    Hingga Jumat petang,  masih ada beberapa titik lokasi yang belum kunjung surut, seperti di kawasan Gang Mufakat, Jalan Beller, serta Gang Kantil RT 7 Damai Bahagia, Balikpapan Selatan.

    Menyikapi hal itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Usman Ali menyampaikan, berdasarkan laporan yang diterima dari jajarannya, kurang lebih ada sekitar 20 titik lokasi yang terdampak banjir.

    "Ini untuk sementara, tetapi untuk lebih jelasnya lagi akan dirilis kembali. Lokasinya di mana-mana saja karena kami saat ini masih melakukan pergerakan evakuasi," ucap Usman saat dikonfirmasi awak media.

    Menurutnya, saat ini pihaknya juga masih terus berupaya dalam melakukan evakuasi. Hal ini turut dibantu dari TNI/Polri, Basarnas, BPBD dan tim relawan. 

    Kemudian dalam peristiwa banjir tersebut, pihaknya sudah melakukan evakuasi terhadap anak sekolah di gang mufakat. Karena ketinggian air di kawasan itu mencapai 1 meter setengah sampai 2 meter. 

    Di satu sisi, BPBD juga berkoordinasi untuk melaporkan bencana yang tengah terjadi. "Langkah-langkah kami ini adalah kerjasama, berkoordinasi, dan melaporkan kepada pimpinan tertinggi, Pak Walikota, Sekda dan Asisten," akunya.

    Untuk saat ini, situasi di Balikpapan dengan kondisi yang sekarang sedang banyak terjadi peristiwa bencana sejak hujan mengguyur Balikpapan, seperti banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

    “Cuman saat ini data belum valid, jadi kami imbau warga untuk memgevakuasi diri ketika dikira air mulai tinggi," paparnya.

    Lanjutnya, sampai saat ini pihaknya masih terus siaga di lokasi-lokasi yang masih sangat rawan terjadi bencana. Harapnya tidak ada bencana susulan.

    (Sf/Rs)