Seputar Kaltim

    Hindari Penggunaan AHM Oli Palsu, Ini Tips dari Astra Motor Kaltim 2

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    27 Juni 2023 pukul 12:46 WITA

    Staff Pemeliharaan Sedang Memegang AHM Oil. (Foto : Istimewa)

    Samarinda - Astra Motor Kaltim 2 memberikan tips kepada warga Kalimantan untuk menghindari penggunaan AHM oli palsu.

    Mulanya beredar informasi adanya indikasi peredaran oli palsu di sejumlah wilayah Indonesia dan ini memicu keresahan masyarakat, terutama warga Benua Etam. Sebab peredarannya tak jarang bisa masuk ke wilayah Kalimantan.

    Jika dibiarkan, kondisi ini akan sangat merugikan pemilik sepeda motor. Sebab, oli yang semestinya memberi perlindungan pada komponen mesin justru akan membuat komponen itu mudah rusak akibat pemakaian oli palsu.

    Tidak hanya itu, harga beli oli palsu yang murah di masyarkat menjadi salah satu faktor tingginya pembelian oli palsu. Tak jarang kondisi ini membuat oli banyak diincar pelaku-pelaku kejahatan dengan memalsukan produk oli dari brand besar, salah satunya ialah AHM OIL.

    Spare Part Manager Astra Motor Kaltim 2, Christianto Atmadibrata membagikan tips yang dapat digunakan masyarakat umum, khususnya warga Benua Etam, sebutan Kaltim, agar terhindar dari penggunaan oli palsu.

    “Menjadi satu kewajiban bagi kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. Salah satunya ialah dengan selalu mengupayakan penyebaran informasi dan edukasi terkait penggunaan AHM Oil yang asli melalui sistem keamanan yang telah tersedia pada tiap kemasan AHM Oil,” Ungkap Christianto.

    Menurutnya, dengan sistem keamanan ini, maka konsumen diharapkan dapat mengetahui dan lebih waspada terhadap oli palsu yang beredar.

    “Untuk mendapatkan jaminan keaslian komponen dan suku cadang sepeda motor Honda lainnya, jangan lupa untuk selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di jaringan AHASS maupun Dealer terdekat. Dan jangan lupa gunakan layanan booking servis dan layanan kunjung untuk servis bebas antri," pungkasnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan tips berikut yang dapat diperhatikan untuk mengetahui keaslian AHM Oil:

    1. Security Code

    Security Code atau kode keamaan produk diletakkan pada tutup botol. Kode berupa angka ini akan rusak setelah tutup botol dibuka untuk memastikan tutup botol oli tak digunakan untuk kedua kali.

    2. Hologram Seal

    Pada bagian penutup botol terdapat hologram segel yang mengandung security code khusus dan tidak bisa ditiru.

    3. QR Code

    Mengadopsi teknologi terbaru berisi kode rahasia unik & memudahkan konsumen cek keaslian produk. Pastikan masuk ke halaman http://ahm.to dan muncul tulisan Valid

    Dalam verifikasi QR code, konsumen akan diberikan beberapa infomasi sesuai QR code yang di-scan:

    1. Menginformasikan kevalidan oli sebagai oli genuine

    2. Menginformasikan apabila oli sudah melebihi masa waktu 3 tahun sejak aktivasi di supplier oli dengan keterangan produk kadaluarsa.

    3. Menginformasikan data QR tidak dapat ditemukan, indikasi barang diragukan keasliannya, sehingga jaringan atau konsumen dapat melaporkannya.

    4. QR code hanya dapat di scan maksimal 5x dengan device berbeda, setelah itu akan muncul informasi keterangan bahwa QR telah melewati batas scan 5x

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Hindari Penggunaan AHM Oli Palsu, Ini Tips dari Astra Motor Kaltim 2

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    27 Juni 2023 pukul 12:46 WITA

    Staff Pemeliharaan Sedang Memegang AHM Oil. (Foto : Istimewa)

    Samarinda - Astra Motor Kaltim 2 memberikan tips kepada warga Kalimantan untuk menghindari penggunaan AHM oli palsu.

    Mulanya beredar informasi adanya indikasi peredaran oli palsu di sejumlah wilayah Indonesia dan ini memicu keresahan masyarakat, terutama warga Benua Etam. Sebab peredarannya tak jarang bisa masuk ke wilayah Kalimantan.

    Jika dibiarkan, kondisi ini akan sangat merugikan pemilik sepeda motor. Sebab, oli yang semestinya memberi perlindungan pada komponen mesin justru akan membuat komponen itu mudah rusak akibat pemakaian oli palsu.

    Tidak hanya itu, harga beli oli palsu yang murah di masyarkat menjadi salah satu faktor tingginya pembelian oli palsu. Tak jarang kondisi ini membuat oli banyak diincar pelaku-pelaku kejahatan dengan memalsukan produk oli dari brand besar, salah satunya ialah AHM OIL.

    Spare Part Manager Astra Motor Kaltim 2, Christianto Atmadibrata membagikan tips yang dapat digunakan masyarakat umum, khususnya warga Benua Etam, sebutan Kaltim, agar terhindar dari penggunaan oli palsu.

    “Menjadi satu kewajiban bagi kami untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen. Salah satunya ialah dengan selalu mengupayakan penyebaran informasi dan edukasi terkait penggunaan AHM Oil yang asli melalui sistem keamanan yang telah tersedia pada tiap kemasan AHM Oil,” Ungkap Christianto.

    Menurutnya, dengan sistem keamanan ini, maka konsumen diharapkan dapat mengetahui dan lebih waspada terhadap oli palsu yang beredar.

    “Untuk mendapatkan jaminan keaslian komponen dan suku cadang sepeda motor Honda lainnya, jangan lupa untuk selalu lakukan pemeriksaan dan perawatan rutin di jaringan AHASS maupun Dealer terdekat. Dan jangan lupa gunakan layanan booking servis dan layanan kunjung untuk servis bebas antri," pungkasnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan tips berikut yang dapat diperhatikan untuk mengetahui keaslian AHM Oil:

    1. Security Code

    Security Code atau kode keamaan produk diletakkan pada tutup botol. Kode berupa angka ini akan rusak setelah tutup botol dibuka untuk memastikan tutup botol oli tak digunakan untuk kedua kali.

    2. Hologram Seal

    Pada bagian penutup botol terdapat hologram segel yang mengandung security code khusus dan tidak bisa ditiru.

    3. QR Code

    Mengadopsi teknologi terbaru berisi kode rahasia unik & memudahkan konsumen cek keaslian produk. Pastikan masuk ke halaman http://ahm.to dan muncul tulisan Valid

    Dalam verifikasi QR code, konsumen akan diberikan beberapa infomasi sesuai QR code yang di-scan:

    1. Menginformasikan kevalidan oli sebagai oli genuine

    2. Menginformasikan apabila oli sudah melebihi masa waktu 3 tahun sejak aktivasi di supplier oli dengan keterangan produk kadaluarsa.

    3. Menginformasikan data QR tidak dapat ditemukan, indikasi barang diragukan keasliannya, sehingga jaringan atau konsumen dapat melaporkannya.

    4. QR code hanya dapat di scan maksimal 5x dengan device berbeda, setelah itu akan muncul informasi keterangan bahwa QR telah melewati batas scan 5x

    (Sf/By)