Seputar Kaltim

    Hindari Dampak Cuaca Panas, Pemkab Kukar Batalkan Pawai Pembangunan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    18 Agustus 2026 pukul 16:26 WITA

    Suasana pawai pembangunan dan Budaya yang digelar pada 2024 lalu di Kecamatan Tenggarong (Dok: seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan surat edaran terkait pembatalan pelaksanaan pawai pembangunan yang dijadwalkan digelar pada 22 Agustus 2026 mendatang.

    Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang suhunya mencapai 34-36 derajat celsius.

    Kondisi itu dinilai berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

    Pembatalan itu juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk melindungi masyarakat dari dampak paparan debu dan kualitas udara yang dapat menurun selama musim kemarau.

    “Ada banyak masukan dari sekolah-sekolah maupun guru-guru, takutnya anak-anak terkena ISPA, batuk, pilek, pusing dan lainnya akibat cuaca panas sehingga pelaksanaan pawai pembangunan dibatalkan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, Selasa (18/8/2026).

    Meski pawai pembangunan dibatalkan, Sunggono belum menjelaskan terkait penggunaan anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

    “Anggarannya saya tidak tahu, tapi pada intinya kami lebih mementingkan keselamatan dan keamanan (peserta pawai),” terangnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan selama musim kemarau, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dengan menggunakan masker untuk mengurangi risiko terpapar debu dan gangguan pernapasan.

    “Kami imbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar, kalau perlu menggunakan masker. Ini untuk menjaga kesehatan dan menghindari gangguan pernapasan,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Hindari Dampak Cuaca Panas, Pemkab Kukar Batalkan Pawai Pembangunan

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    18 Agustus 2026 pukul 16:26 WITA

    Suasana pawai pembangunan dan Budaya yang digelar pada 2024 lalu di Kecamatan Tenggarong (Dok: seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengeluarkan surat edaran terkait pembatalan pelaksanaan pawai pembangunan yang dijadwalkan digelar pada 22 Agustus 2026 mendatang.

    Keputusan itu diambil sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang suhunya mencapai 34-36 derajat celsius.

    Kondisi itu dinilai berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan, khususnya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

    Pembatalan itu juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Kukar untuk melindungi masyarakat dari dampak paparan debu dan kualitas udara yang dapat menurun selama musim kemarau.

    “Ada banyak masukan dari sekolah-sekolah maupun guru-guru, takutnya anak-anak terkena ISPA, batuk, pilek, pusing dan lainnya akibat cuaca panas sehingga pelaksanaan pawai pembangunan dibatalkan,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, Selasa (18/8/2026).

    Meski pawai pembangunan dibatalkan, Sunggono belum menjelaskan terkait penggunaan anggaran yang sebelumnya disiapkan untuk pelaksanaan kegiatan tersebut.

    “Anggarannya saya tidak tahu, tapi pada intinya kami lebih mementingkan keselamatan dan keamanan (peserta pawai),” terangnya.

    Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kesehatan selama musim kemarau, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dengan menggunakan masker untuk mengurangi risiko terpapar debu dan gangguan pernapasan.

    “Kami imbau masyarakat, terutama yang beraktivitas di luar, kalau perlu menggunakan masker. Ini untuk menjaga kesehatan dan menghindari gangguan pernapasan,” pungkasnya.

    (Sf/Lo)