Seputar Kaltim

    Hilangkan Kontak Berhari-hari, Nelayan Bontang Kembali Selamat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    02 April 2026 pukul 21:09 WITA

    Nelayan asal Berbas Pantai kembali dengan selamat setelah terombang ambing di laut selama beberapa hari. (Foto: Tangkap Layar)

    Bontang - Seorang nelayan asal Berbas Pantai yang dilaporkan hilang kontak sejak 27 Maret 2026 akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (2/4/2026).

    Saharuddin tiba di Pelabuhan Berbas Pantai sekitar pukul 11.30 WITA setelah beberapa hari tidak diketahui keberadaannya.

    Lurah Berbas Pantai, Hadi mengatakan Saharuddin kembali seorang diri dan tiba di pelabuhan wilayah RT 19 dalam kondisi fisik yang lemah. “Saat ditemukan, kondisinya sudah lemas,” ujar Hadi.

    Kondisi tersebut membuat pihak keluarga segera mengambil langkah cepat. Sekitar pukul 12.30 WITA, Saharuddin dibawa ke RSUD Taman Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Ia dilaporkan mengeluhkan nyeri di beberapa bagian tubuh setelah beberapa hari terombang-ambing di laut.

    Hingga kini pihaknya belum dapat menggali informasi lebih jauh terkait kronologi hilangnya korban. Ini disebabkan kondisi Saharuddin yang masih lemah dan membutuhkan pemulihan.

    Sebelumnya, istri Saharuddin melaporkan hilangnya korban ke BPBD setelah tidak ada kabar selama dua hari. Berdasarkan informasi terakhir, Saharuddin diketahui berada di perairan Muara Berau dan diduga kapalnya terbawa arus hingga ke kawasan Teluk.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Hilangkan Kontak Berhari-hari, Nelayan Bontang Kembali Selamat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    02 April 2026 pukul 21:09 WITA

    Nelayan asal Berbas Pantai kembali dengan selamat setelah terombang ambing di laut selama beberapa hari. (Foto: Tangkap Layar)

    Bontang - Seorang nelayan asal Berbas Pantai yang dilaporkan hilang kontak sejak 27 Maret 2026 akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat pada Kamis (2/4/2026).

    Saharuddin tiba di Pelabuhan Berbas Pantai sekitar pukul 11.30 WITA setelah beberapa hari tidak diketahui keberadaannya.

    Lurah Berbas Pantai, Hadi mengatakan Saharuddin kembali seorang diri dan tiba di pelabuhan wilayah RT 19 dalam kondisi fisik yang lemah. “Saat ditemukan, kondisinya sudah lemas,” ujar Hadi.

    Kondisi tersebut membuat pihak keluarga segera mengambil langkah cepat. Sekitar pukul 12.30 WITA, Saharuddin dibawa ke RSUD Taman Husada untuk mendapatkan penanganan medis. Ia dilaporkan mengeluhkan nyeri di beberapa bagian tubuh setelah beberapa hari terombang-ambing di laut.

    Hingga kini pihaknya belum dapat menggali informasi lebih jauh terkait kronologi hilangnya korban. Ini disebabkan kondisi Saharuddin yang masih lemah dan membutuhkan pemulihan.

    Sebelumnya, istri Saharuddin melaporkan hilangnya korban ke BPBD setelah tidak ada kabar selama dua hari. Berdasarkan informasi terakhir, Saharuddin diketahui berada di perairan Muara Berau dan diduga kapalnya terbawa arus hingga ke kawasan Teluk.

    (Sf/Lo)