Cari disini...
Seputar Kaltim
Samarinda - HIDMAT MNU (Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim Muslimat NU) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar pengajian di aula rumah jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Ir. H. Seno Aji, M.Si. Acara ini dihadiri 200 orang lebih terdiri dari PC Muslimat NU Kota Samarinda hingga pengurus anak cabang dan Muslimat dari Tenggarong Kukar, serta jama’ah majelis Taklim Wahyu Ilahi yang dibina oleh Hj. Wahyu Hernaningsih Seno, S.Ps.
Pengajian kali ini menghadirkan penceramah Ketua PW Muslimat NU Kaltim, Dr. Hj. Aminah HJS, M.Pd, yang menyampaikan ceramah bertajuk “Tinjauan Al-Quran tentang Suri Tauladan Rasulullah SAW”.
Acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna, surah Ar Rahman dan selawat. Sebelum ceramah dimulai, sambutan hangat disampaikan oleh Ketua HIDMAT Kaltim, Hj. Darmawati, Ia menekankan pentingnya pengajian sebagai sarana menambah wawasan keagamaan dalam bingkai ahlussunnah wal jama'ah bagi kaum perempuan di Kaltim sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Pengajian ini diadakan setiap bulan secara konsisten sejak Februari 2025, tepatnya Sabtu minggu ke 4.
Selain itu secara terpisah Ketua Pembina Majelis Taklim Wahyu Ilahi, Hj. Wahyu Hernaningsih Seno menyampaikan apresiasinya kepada jamaah ibu-ibu atas kehadirannya secara konsisten. Pengajian ini menjadi momentum penting meningkatkan silaturahmi, kerukunan dalam keluarga dan masyarakat hingga tercipta Kalimantan Timur yang aman, damai dan sejahtera.
Dalam ceramahnya, Dr. Aminah mengupas secara mendalam tentang Nabi Muhammad SAW sebagai sosok suri tauladan utama bagi seluruh umat Islam. Dalam Al-Qur’an, beliau digambarkan sebagai pribadi yang mulia, penuh kasih sayang, dan akhlaknya sangat terpuji. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 21, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu teladan yang baik bagimu…” (QS. Al-Ahzab: 21).
Ayat ini menegaskan bahwa segala perilaku, sikap, dan cara Nabi Muhammad menjalani kehidupan menjadi contoh yang harus diikuti. Nabi Muhammad SAW menunjukkan keteladanan dalam berbagai aspek, mulai dari kesabaran menghadapi ujian dan penindasan, kejujuran dalam berdagang, hingga kepedulian terhadap sesama manusia tanpa memandang status sosial. Beliau juga mengajarkan pentingnya keikhlasan, keadilan, dan rasa kasih sayang yang mendalam, sebagaimana terlihat dalam sunnahnya. Dengan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan, umat Islam diingatkan untuk selalu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, menjunjung tinggi akhlak mulia, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dalam setiap aspek.
(Sf/*)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Samarinda - HIDMAT MNU (Himpunan Da’iyah dan Majelis Taklim Muslimat NU) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar pengajian di aula rumah jabatan Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Ir. H. Seno Aji, M.Si. Acara ini dihadiri 200 orang lebih terdiri dari PC Muslimat NU Kota Samarinda hingga pengurus anak cabang dan Muslimat dari Tenggarong Kukar, serta jama’ah majelis Taklim Wahyu Ilahi yang dibina oleh Hj. Wahyu Hernaningsih Seno, S.Ps.
Pengajian kali ini menghadirkan penceramah Ketua PW Muslimat NU Kaltim, Dr. Hj. Aminah HJS, M.Pd, yang menyampaikan ceramah bertajuk “Tinjauan Al-Quran tentang Suri Tauladan Rasulullah SAW”.
Acara diawali dengan pembacaan Asmaul Husna, surah Ar Rahman dan selawat. Sebelum ceramah dimulai, sambutan hangat disampaikan oleh Ketua HIDMAT Kaltim, Hj. Darmawati, Ia menekankan pentingnya pengajian sebagai sarana menambah wawasan keagamaan dalam bingkai ahlussunnah wal jama'ah bagi kaum perempuan di Kaltim sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Pengajian ini diadakan setiap bulan secara konsisten sejak Februari 2025, tepatnya Sabtu minggu ke 4.
Selain itu secara terpisah Ketua Pembina Majelis Taklim Wahyu Ilahi, Hj. Wahyu Hernaningsih Seno menyampaikan apresiasinya kepada jamaah ibu-ibu atas kehadirannya secara konsisten. Pengajian ini menjadi momentum penting meningkatkan silaturahmi, kerukunan dalam keluarga dan masyarakat hingga tercipta Kalimantan Timur yang aman, damai dan sejahtera.
Dalam ceramahnya, Dr. Aminah mengupas secara mendalam tentang Nabi Muhammad SAW sebagai sosok suri tauladan utama bagi seluruh umat Islam. Dalam Al-Qur’an, beliau digambarkan sebagai pribadi yang mulia, penuh kasih sayang, dan akhlaknya sangat terpuji. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 21, “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu teladan yang baik bagimu…” (QS. Al-Ahzab: 21).
Ayat ini menegaskan bahwa segala perilaku, sikap, dan cara Nabi Muhammad menjalani kehidupan menjadi contoh yang harus diikuti. Nabi Muhammad SAW menunjukkan keteladanan dalam berbagai aspek, mulai dari kesabaran menghadapi ujian dan penindasan, kejujuran dalam berdagang, hingga kepedulian terhadap sesama manusia tanpa memandang status sosial. Beliau juga mengajarkan pentingnya keikhlasan, keadilan, dan rasa kasih sayang yang mendalam, sebagaimana terlihat dalam sunnahnya. Dengan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai suri tauladan, umat Islam diingatkan untuk selalu mengamalkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari, menjunjung tinggi akhlak mulia, dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik dalam setiap aspek.
(Sf/*)