Seputar Kaltim

    Hetifah Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Salah Satu Faktor Penunjang Kualitas Pendidikan

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    22 November 2024 pukul 17:57 WITA

    Hetifah Sjaifudian saat diskusi pendidikan di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyebut ada dua faktor penunjang kualitas pendidikan dalam forum diskusi di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser.

    Dua hal itu adalah faktor internal dan eksternal. Satu dari faktor itu adalah kebijakan pemerintah yang menjadi faktor eksternal dalam menunjang kualitas pendidikan.

    Kebijakan pemerintah yang mendukung menurutnya dapat mempengaruhi kualitas pendidikan, hal itu termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

    “Begitu juga dengan RPJMN, RKP, RPJPD, RPJMD, dan Renstra SKPD juga disusun selaras dengan dengan RPJPN. Dalam dokumen itu berisi visi, misi, tujuan, dan strategi pembangunan Indonesia dalam jangka waktu yang cukup panjang, yakni 20 tahun depan. Pendidikan menjadi prioritas,” kata Hetifah.

    Selain itu, indikator lain dari faktor eksternal tersebut kualitas pendidikan turut dipengaruhi oleh faktor lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan keterlibatan masyarakat.

    Untuk faktor internal, Hetifah menyebut perlu didukung oleh peran guru yang berkualitas, kurikulum yang relevan, metode pembelajaran yang inovatif dan fasilitas yang memadai.

    Dari perioritas pendidikan di kebijakan pemerintah menurutnya membuktikan bahwa itu menjdi kunci dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

    “Ini membuktikan bahwa pendidikan sebagai salah satu kunci utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mencapai tujuan pembangunan yang lebih luas," tuturnya.

    Bukti dari upaya pemerintah disebut sudah dirasakan manfaatnya dikalangan peserta didik, seperti salah satunya penyediaan beasiswa.

    "Ini bukan hal baru, aktualnya program pendidikan dan beasiswa sudah berjalan sejak lama dan sudah terealisasi maksimal. Untuk Kaltim sendiri, sejauh ini sudah terealisasi sebanyak 87 ribu beasiswa," terangnya 

    Untuk itu ia berharap semua elemen masyarakat bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, tanpa adanya kerja sama yang baik dan dukungan dari semua pihak program-program itu tak akan berjalan dengan maksimal.

    “Kami harap semua pihak dapat bersinergi untuk mewujudkan program-program itu. Semua yang dilakukan pemerintah, tentu bakal berujung terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Hetifah Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Salah Satu Faktor Penunjang Kualitas Pendidikan

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    22 November 2024 pukul 17:57 WITA

    Hetifah Sjaifudian saat diskusi pendidikan di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian menyebut ada dua faktor penunjang kualitas pendidikan dalam forum diskusi di Kecamatan Kuaro, Kabupaten Paser.

    Dua hal itu adalah faktor internal dan eksternal. Satu dari faktor itu adalah kebijakan pemerintah yang menjadi faktor eksternal dalam menunjang kualitas pendidikan.

    Kebijakan pemerintah yang mendukung menurutnya dapat mempengaruhi kualitas pendidikan, hal itu termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN).

    “Begitu juga dengan RPJMN, RKP, RPJPD, RPJMD, dan Renstra SKPD juga disusun selaras dengan dengan RPJPN. Dalam dokumen itu berisi visi, misi, tujuan, dan strategi pembangunan Indonesia dalam jangka waktu yang cukup panjang, yakni 20 tahun depan. Pendidikan menjadi prioritas,” kata Hetifah.

    Selain itu, indikator lain dari faktor eksternal tersebut kualitas pendidikan turut dipengaruhi oleh faktor lingkungan belajar, dukungan orang tua, dan keterlibatan masyarakat.

    Untuk faktor internal, Hetifah menyebut perlu didukung oleh peran guru yang berkualitas, kurikulum yang relevan, metode pembelajaran yang inovatif dan fasilitas yang memadai.

    Dari perioritas pendidikan di kebijakan pemerintah menurutnya membuktikan bahwa itu menjdi kunci dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

    “Ini membuktikan bahwa pendidikan sebagai salah satu kunci utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan mencapai tujuan pembangunan yang lebih luas," tuturnya.

    Bukti dari upaya pemerintah disebut sudah dirasakan manfaatnya dikalangan peserta didik, seperti salah satunya penyediaan beasiswa.

    "Ini bukan hal baru, aktualnya program pendidikan dan beasiswa sudah berjalan sejak lama dan sudah terealisasi maksimal. Untuk Kaltim sendiri, sejauh ini sudah terealisasi sebanyak 87 ribu beasiswa," terangnya 

    Untuk itu ia berharap semua elemen masyarakat bersinergi dengan pemerintah untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, tanpa adanya kerja sama yang baik dan dukungan dari semua pihak program-program itu tak akan berjalan dengan maksimal.

    “Kami harap semua pihak dapat bersinergi untuk mewujudkan program-program itu. Semua yang dilakukan pemerintah, tentu bakal berujung terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

    (Sf/By)