Cari disini...
Seputar Kaltim
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Hasil panen jagung di beberapa wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Bulan September, total panen jagung sudah mencapai 7 ton dan telah berhasil dikirim ke Bulog Samarinda setelah dinyatakan memenuhi standar kualitas.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menjelaskan bahwa jagung tersebut berasal dari beberapa kecamatan seperti Sangkulirang, Kaliorang, Rantau Pulung, Ancalong, dan Teluk Pandan. Jagung dipanen oleh perusahaan dan kelompok tani setempat yang didampingi oleh berbagai pihak, termasuk kepolisian.
“Kemarin kita sudah kirim lebih dari 7 ton ke Bulog. Alhamdulillah sudah diterima karena memenuhi standar dan persyaratan yang ditentukan oleh Bulog,” ujar AKBP Fauzan.
Saat ini, proses pengeringan jagung juga masih terus dilakukan di wilayah Ancalong untuk memastikan hasil panen sesuai standar yang ditetapkan Bulog.
Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama petani, perusahaan, dan dukungan dari Polres Kutim.
“Kita akan membantu untuk proses pengawasan, kemudian juga pengawalan, termasuk juga membantu proses pengeringan hasil panen termasuk pengiriman ke Bulog,” tambahnya.
AKBP Fauzan juga menjelaskan, program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap arahan Presiden, agar daerah bisa ikut berkontribusi dalam menjaga pasokan pangan, terutama jagung.
Dalam waktu dekat, akan ada panen raya jagung nasional yang rencananya dipimpin langsung oleh Kapolri. Untuk wilayah Kutim, lokasi panen raya masih dalam proses penentuan dan akan diumumkan setelah dicek di lapangan.
"Saat ini Pak Wakapolres juga masih mengecek di lapangan untuk lokasi mana yang akan dipilih untuk kegiatan panen raya secara serentak untuk jagung," Pungkasnya.
Dengan hasil panen yang terus meningkat, Kutai Timur diharapkan bisa menjadi salah satu daerah penyuplai jagung nasional dan memperkuat sektor pertanian daerah.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto. (foto:lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Hasil panen jagung di beberapa wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Bulan September, total panen jagung sudah mencapai 7 ton dan telah berhasil dikirim ke Bulog Samarinda setelah dinyatakan memenuhi standar kualitas.
Kapolres Kutim, AKBP Fauzan Arianto, menjelaskan bahwa jagung tersebut berasal dari beberapa kecamatan seperti Sangkulirang, Kaliorang, Rantau Pulung, Ancalong, dan Teluk Pandan. Jagung dipanen oleh perusahaan dan kelompok tani setempat yang didampingi oleh berbagai pihak, termasuk kepolisian.
“Kemarin kita sudah kirim lebih dari 7 ton ke Bulog. Alhamdulillah sudah diterima karena memenuhi standar dan persyaratan yang ditentukan oleh Bulog,” ujar AKBP Fauzan.
Saat ini, proses pengeringan jagung juga masih terus dilakukan di wilayah Ancalong untuk memastikan hasil panen sesuai standar yang ditetapkan Bulog.
Ia menambahkan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama petani, perusahaan, dan dukungan dari Polres Kutim.
“Kita akan membantu untuk proses pengawasan, kemudian juga pengawalan, termasuk juga membantu proses pengeringan hasil panen termasuk pengiriman ke Bulog,” tambahnya.
AKBP Fauzan juga menjelaskan, program ini merupakan bagian dari dukungan terhadap arahan Presiden, agar daerah bisa ikut berkontribusi dalam menjaga pasokan pangan, terutama jagung.
Dalam waktu dekat, akan ada panen raya jagung nasional yang rencananya dipimpin langsung oleh Kapolri. Untuk wilayah Kutim, lokasi panen raya masih dalam proses penentuan dan akan diumumkan setelah dicek di lapangan.
"Saat ini Pak Wakapolres juga masih mengecek di lapangan untuk lokasi mana yang akan dipilih untuk kegiatan panen raya secara serentak untuk jagung," Pungkasnya.
Dengan hasil panen yang terus meningkat, Kutai Timur diharapkan bisa menjadi salah satu daerah penyuplai jagung nasional dan memperkuat sektor pertanian daerah.
(Sf/Rs)