Seputar Kaltim

    Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Sidak RSUD AWS, Soroti Overkapasitas dan Janji Pembenahan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 April 2025 pukul 13:54 WITA

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (tengah) bersama Waki Gubernur Seno Aji (kanan) dan Sekretaris Daerah Sri Wahyuni (kiri) setelah melaksanakan sidak di RSUD AWS. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Hari pertama masuk kerja pascalibur panjang Idulfitri 1446 Hijriah, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Selasa (8/4/2025). 

    Dalam sidak tersebut, isu utama yang menjadi sorotan adalah kondisi rumah sakit yang mengalami overkapasitas pasien.

    Gubernur Rudy Mas'ud mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi RSUD AWS yang tampak melebihi kapasitas ideal. 

    Menurutnya, daya tampung rumah sakit yang seharusnya 400 pasien per hari, nyatanya harus melayani lebih dari 1.000 pasien setiap harinya. 

    Kondisi ini dinilai memerlukan pembenahan bertahap untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan pasien.

    "Kita melihat langsung kondisi di lapangan, dan memang ada beberapa permasalahan yang perlu kita benahi secara bertahap. Salah satunya adalah soal daya tampung pasien yang sudah sangat over," ujar Rudy Mas'ud kepada awak media usai melakukan sidak.

    Lebih lanjut, Rudy Mas'ud menekankan bahwa pembenahan tidak hanya terbatas pada masalah kapasitas, tetapi juga menyangkut fasilitas pendukung di rumah sakit. 

    Ia berjanji akan memprioritaskan perbaikan fasilitas seperti pendingin udara (AC) dan sirkulasi udara di ruang-ruang tunggu maupun ruang perawatan. 

    Langkah ini, kata dia, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman yang lebih baik bagi pasien serta pengunjung rumah sakit.

    "PR kami juga terkait pembenahan fasilitas seperti AC, sirkulasi, dan lain sebagainya, agar para pasien dan pengunjung bisa lebih nyaman lagi dan tidak kepanasan," tegasnya. 

    Gubernur juga menambahkan bahwa kenyamanan pasien merupakan salah satu prioritas utama dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kaltim.

    Kendati demikian, Rudy Mas'ud juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh dokter dan tenaga kesehatan di RSUD AWS atas dedikasi dan kinerja mereka dalam melayani pasien. 

    Ia menyadari bahwa dengan jumlah pasien yang melebihi kapasitas, beban kerja para tenaga medis tentu sangat besar.

    "Kami dari pemerintah provinsi sangat mengapresiasi kinerja seluruh dokter dan tenaga kesehatan di RSUD AWS yang selalu tanggap dan profesional dalam melayani seluruh pasien," katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti beberapa layanan unggulan yang telah dimiliki RSUD AWS, seperti pelayanan operasi penggantian sendi lutut dan pinggul. 

    Ia menyebutkan bahwa RSUD AWS telah menjadi rumah sakit rujukan tertinggi di Kalimantan Timur untuk berbagai kasus kesehatan.

    Di sela-sela sidak, Rudy Mas'ud sempat berinteraksi langsung dengan salah satu pasien RSUD AWS bernama Yoel. 

    Yoel yang sedang menjalani terapi pemulihan akibat kecelakaan kerja di pabrik kelapa sawit, menyampaikan kondisinya dan harapannya terkait jaminan BPJS Ketenagakerjaan yang menanggung biaya pengobatannya.

    "Sudah jalani terapi delapan bulan. Tadi sampaikan pesan ke Bapak Gubernur, soal BPJS Ketenagakerjaan yang bisa meng-cover pengobatan saya," ungkap Yoel.

    Menanggapi hal tersebut, Rudy Mas'ud memberikan perhatian penuh dan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi pasien terkait jaminan kesehatan. 

    Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus berupaya memastikan seluruh masyarakat Kaltim mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Hari Pertama Kerja Usai Lebaran, Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Sidak RSUD AWS, Soroti Overkapasitas dan Janji Pembenahan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    08 April 2025 pukul 13:54 WITA

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud (tengah) bersama Waki Gubernur Seno Aji (kanan) dan Sekretaris Daerah Sri Wahyuni (kiri) setelah melaksanakan sidak di RSUD AWS. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Hari pertama masuk kerja pascalibur panjang Idulfitri 1446 Hijriah, Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud bersama Wakil Gubernur Seno Aji melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda, Selasa (8/4/2025). 

    Dalam sidak tersebut, isu utama yang menjadi sorotan adalah kondisi rumah sakit yang mengalami overkapasitas pasien.

    Gubernur Rudy Mas'ud mengungkapkan keprihatinannya terhadap kondisi RSUD AWS yang tampak melebihi kapasitas ideal. 

    Menurutnya, daya tampung rumah sakit yang seharusnya 400 pasien per hari, nyatanya harus melayani lebih dari 1.000 pasien setiap harinya. 

    Kondisi ini dinilai memerlukan pembenahan bertahap untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan pasien.

    "Kita melihat langsung kondisi di lapangan, dan memang ada beberapa permasalahan yang perlu kita benahi secara bertahap. Salah satunya adalah soal daya tampung pasien yang sudah sangat over," ujar Rudy Mas'ud kepada awak media usai melakukan sidak.

    Lebih lanjut, Rudy Mas'ud menekankan bahwa pembenahan tidak hanya terbatas pada masalah kapasitas, tetapi juga menyangkut fasilitas pendukung di rumah sakit. 

    Ia berjanji akan memprioritaskan perbaikan fasilitas seperti pendingin udara (AC) dan sirkulasi udara di ruang-ruang tunggu maupun ruang perawatan. 

    Langkah ini, kata dia, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman yang lebih baik bagi pasien serta pengunjung rumah sakit.

    "PR kami juga terkait pembenahan fasilitas seperti AC, sirkulasi, dan lain sebagainya, agar para pasien dan pengunjung bisa lebih nyaman lagi dan tidak kepanasan," tegasnya. 

    Gubernur juga menambahkan bahwa kenyamanan pasien merupakan salah satu prioritas utama dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kaltim.

    Kendati demikian, Rudy Mas'ud juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh dokter dan tenaga kesehatan di RSUD AWS atas dedikasi dan kinerja mereka dalam melayani pasien. 

    Ia menyadari bahwa dengan jumlah pasien yang melebihi kapasitas, beban kerja para tenaga medis tentu sangat besar.

    "Kami dari pemerintah provinsi sangat mengapresiasi kinerja seluruh dokter dan tenaga kesehatan di RSUD AWS yang selalu tanggap dan profesional dalam melayani seluruh pasien," katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga menyoroti beberapa layanan unggulan yang telah dimiliki RSUD AWS, seperti pelayanan operasi penggantian sendi lutut dan pinggul. 

    Ia menyebutkan bahwa RSUD AWS telah menjadi rumah sakit rujukan tertinggi di Kalimantan Timur untuk berbagai kasus kesehatan.

    Di sela-sela sidak, Rudy Mas'ud sempat berinteraksi langsung dengan salah satu pasien RSUD AWS bernama Yoel. 

    Yoel yang sedang menjalani terapi pemulihan akibat kecelakaan kerja di pabrik kelapa sawit, menyampaikan kondisinya dan harapannya terkait jaminan BPJS Ketenagakerjaan yang menanggung biaya pengobatannya.

    "Sudah jalani terapi delapan bulan. Tadi sampaikan pesan ke Bapak Gubernur, soal BPJS Ketenagakerjaan yang bisa meng-cover pengobatan saya," ungkap Yoel.

    Menanggapi hal tersebut, Rudy Mas'ud memberikan perhatian penuh dan berjanji akan menindaklanjuti aspirasi pasien terkait jaminan kesehatan. 

    Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus berupaya memastikan seluruh masyarakat Kaltim mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau.

    (Sf/Rs)