Seputar Kaltim

    Hari Pertama Job Fair PPU Diburu 440 Pencaker, Lowongan Hanya 250 Posisi

    Penulis:Cindy|Redaktur:Lodya A
    05 Agustus 2026 pukul 14:43 WITA

    Pencari kerja mendatangi stan perusahaan peserta Job Fair 2026 untuk mencari informasi dan peluang kerja. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Ratusan pencari kerja menyerbu Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di Graha Pemuda, Rabu (5/8/2026). 

    Pada hari pertama, hingga siang tercatat sekitar 440 pencari kerja mendaftar, sementara lowongan yang tersedia hanya 250 posisi.

    Jumlah tersebut jauh berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya. Pada 2025, sebanyak 388 pencari kerja tercatat mengikuti job fair dengan 1.105 lowongan yang tersedia.

    Kepala Disnakertrans PPU, Adriani Amsyar, melalui Kabid Pelatihan, Penempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto, mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan 30 perusahaan ikut serta. Namun hingga pelaksanaan dimulai, baru 26 perusahaan yang membuka lowongan.

    "Kalau dibandingkan tahun lalu, pencari kerja tahun ini lebih banyak, tetapi lowongannya justru lebih sedikit. Alangkah baiknya kalau lowongan yang tersedia juga lebih banyak," kata Eko.

    Job Fair PPU berlangsung selama dua hari, 5-6 Agustus 2026. Eko menyebut dua perusahaan bahkan baru memastikan keikutsertaannya menjelang pelaksanaan.

    Menurutnya, tidak semua perusahaan saat ini membuka rekrutmen sehingga jumlah peserta job fair terbatas. Sejumlah perusahaan ritel seperti Indomaret dan Alfamart juga tidak ikut karena telah lebih dulu membuka lowongan.

    Selain keterbatasan lowongan, persoalan lain yang dihadapi pencari kerja adalah ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan kebutuhan industri.

    "Kadang jebolan siswa atau mahasiswa, background pendidikannya tidak sesuai dengan kebutuhan industri," ujarnya.

    Untuk memperkenalkan kebutuhan dunia kerja sejak dini, Disnakertrans turut mengundang siswa SMK. Mereka diberi kesempatan melihat langsung informasi lowongan dan mengenali kebutuhan perusahaan sebelum memasuki dunia kerja.

    Di tengah keterbatasan lowongan, pencari kerja berharap lebih banyak perusahaan membuka rekrutmen melalui job fair pemerintah daerah.

    Dina, salah seorang pencari kerja, mengaku datang bersama rekannya setelah mengetahui informasi job fair melalui Instagram. Lulusan D4 Politeknik di Balikpapan itu berharap bisa mendapat pekerjaan yang sesuai bidang pendidikan.

    "Kalau tidak ada yang sesuai jurusan, bisa juga admin atau pegadaian," katanya.

    Pencari kerja lainnya, Mila, juga berharap jumlah perusahaan peserta ditambah agar peluang kerja yang tersedia lebih besar.

    "Harapannya lebih banyak perusahaan yang berpartisipasi, sehingga kami juga terbantu mendapat pekerjaan dengan gaji yang sesuai," ujarnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Hari Pertama Job Fair PPU Diburu 440 Pencaker, Lowongan Hanya 250 Posisi

    Penulis:Cindy|Redaktur:Lodya A
    05 Agustus 2026 pukul 14:43 WITA

    Pencari kerja mendatangi stan perusahaan peserta Job Fair 2026 untuk mencari informasi dan peluang kerja. (Foto: Cindy/seputarfakta.com)

    Penajam - Ratusan pencari kerja menyerbu Job Fair 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) di Graha Pemuda, Rabu (5/8/2026). 

    Pada hari pertama, hingga siang tercatat sekitar 440 pencari kerja mendaftar, sementara lowongan yang tersedia hanya 250 posisi.

    Jumlah tersebut jauh berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya. Pada 2025, sebanyak 388 pencari kerja tercatat mengikuti job fair dengan 1.105 lowongan yang tersedia.

    Kepala Disnakertrans PPU, Adriani Amsyar, melalui Kabid Pelatihan, Penempatan Kerja dan Transmigrasi Disnakertrans PPU, Eko Yulianto, mengatakan tahun ini pihaknya menargetkan 30 perusahaan ikut serta. Namun hingga pelaksanaan dimulai, baru 26 perusahaan yang membuka lowongan.

    "Kalau dibandingkan tahun lalu, pencari kerja tahun ini lebih banyak, tetapi lowongannya justru lebih sedikit. Alangkah baiknya kalau lowongan yang tersedia juga lebih banyak," kata Eko.

    Job Fair PPU berlangsung selama dua hari, 5-6 Agustus 2026. Eko menyebut dua perusahaan bahkan baru memastikan keikutsertaannya menjelang pelaksanaan.

    Menurutnya, tidak semua perusahaan saat ini membuka rekrutmen sehingga jumlah peserta job fair terbatas. Sejumlah perusahaan ritel seperti Indomaret dan Alfamart juga tidak ikut karena telah lebih dulu membuka lowongan.

    Selain keterbatasan lowongan, persoalan lain yang dihadapi pencari kerja adalah ketidaksesuaian latar belakang pendidikan dengan kebutuhan industri.

    "Kadang jebolan siswa atau mahasiswa, background pendidikannya tidak sesuai dengan kebutuhan industri," ujarnya.

    Untuk memperkenalkan kebutuhan dunia kerja sejak dini, Disnakertrans turut mengundang siswa SMK. Mereka diberi kesempatan melihat langsung informasi lowongan dan mengenali kebutuhan perusahaan sebelum memasuki dunia kerja.

    Di tengah keterbatasan lowongan, pencari kerja berharap lebih banyak perusahaan membuka rekrutmen melalui job fair pemerintah daerah.

    Dina, salah seorang pencari kerja, mengaku datang bersama rekannya setelah mengetahui informasi job fair melalui Instagram. Lulusan D4 Politeknik di Balikpapan itu berharap bisa mendapat pekerjaan yang sesuai bidang pendidikan.

    "Kalau tidak ada yang sesuai jurusan, bisa juga admin atau pegadaian," katanya.

    Pencari kerja lainnya, Mila, juga berharap jumlah perusahaan peserta ditambah agar peluang kerja yang tersedia lebih besar.

    "Harapannya lebih banyak perusahaan yang berpartisipasi, sehingga kami juga terbantu mendapat pekerjaan dengan gaji yang sesuai," ujarnya.

    (Sf/Lo)