Cari disini...
Seputar Kaltim
ABK berinisial KM yang terjebak di dalam KPM Muchlisa tenggelam ditemukan meninggal dunia, Rabu (7/5/2025).(Istimewa)
Penajam - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan satu jasad Anak Buah Kapal (ABK) lainnya yang tenggelam bersama Kapal Motor Penumpang (KMP) Muchlisa di perairan Penajam, Rabu (7/5/2025) pukul 10.45 WITA.
Korban berinisial KM dan bertugas sebagai chief officer ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dek kapal.
“Kondisi korban saat ditemukan masih utuh dan kini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan,” ucap Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Sukadi Kuncoro.
Informasinya keluarga korban tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk membawa jasad ke kampung halaman di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. “Korban bakal dikebumikan di kampung halamannya,” ungkapnya.
Sebelumnya satu ABK KMP Muchlisa berinisial I juga telah ditemukan lebih dulu dalam kondisi meninggal dunia saat terjebak di lantai dua kapal, Selasa (6/5/2025).
Mereka berdua terjebak di dalam kapal saat hendak menyelamatkan dokumen dan berupaya memperbaiki kebocoran pada badan kapal yang diduga karena baling-baling terlepas.
Namun sayang keduanya tidak sempat menyelamatkan diri dan ikut tenggelam bersama KMP Muchlisa di perairan Penajam pada Senin (5/5/2025) lalu.
Terjadinya insiden ini tentu menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan di masa mendatang.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

ABK berinisial KM yang terjebak di dalam KPM Muchlisa tenggelam ditemukan meninggal dunia, Rabu (7/5/2025).(Istimewa)
Penajam - Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan satu jasad Anak Buah Kapal (ABK) lainnya yang tenggelam bersama Kapal Motor Penumpang (KMP) Muchlisa di perairan Penajam, Rabu (7/5/2025) pukul 10.45 WITA.
Korban berinisial KM dan bertugas sebagai chief officer ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di dek kapal.
“Kondisi korban saat ditemukan masih utuh dan kini telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan,” ucap Kalak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Sukadi Kuncoro.
Informasinya keluarga korban tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Balikpapan untuk membawa jasad ke kampung halaman di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. “Korban bakal dikebumikan di kampung halamannya,” ungkapnya.
Sebelumnya satu ABK KMP Muchlisa berinisial I juga telah ditemukan lebih dulu dalam kondisi meninggal dunia saat terjebak di lantai dua kapal, Selasa (6/5/2025).
Mereka berdua terjebak di dalam kapal saat hendak menyelamatkan dokumen dan berupaya memperbaiki kebocoran pada badan kapal yang diduga karena baling-baling terlepas.
Namun sayang keduanya tidak sempat menyelamatkan diri dan ikut tenggelam bersama KMP Muchlisa di perairan Penajam pada Senin (5/5/2025) lalu.
Terjadinya insiden ini tentu menjadi pembelajaran bagi semua pihak untuk senantiasa berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan di masa mendatang.
(Sf/Lo)