Seputar Kaltim

    Hari Kedua Pencarian Bocah yang Terlibat Kecelakaan Speedboat, Tim SAR Gabungan Perluas Area

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 Juli 2024 pukul 19:24 WITA

    Tim SAR Gabungan terus berupaya lakukan pencarian korban speedboat yang hilang usai bertabrakan dengan tongkang. (Foto: SAR/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebuah kapal speedboat mengalami  kecelakaan tabrakan dengan tongkang di perairan Teluk Balikpapan, Kabupaten PPU, Minggu (21/7/2024) pagi.

    Speedboat tersebut membawa enam orang penumpang menuju Pelabuhan PPU, namun di tengah perjalanan  speedboat alami mati mesin hingga bertabrakan dengan tongkang yang ditarik oleh tugboat.

    Akibat kejadian ini, seorang bocah laki-laki bernama Zaki, dinyatakan hilang dan saat ini masih dalam proses pencarian. 

    Sementara penumpang lainnya atas nama Randy harus kehilangan nyawanya. Jenazahnya kini tengah berada di RS Pertamina Balikpapan.

    Menurut penuturan ibu dari Zaki, Yanti, mesin speedboat tiba-tiba mati saat mereka berada di tengah Teluk Balikpapan.  Tepat di antara tongkang dan tugboat yang sedang bergerak.

    Karena tongkang semakin dekat, sehingga tiga orang penumpang, termasuk Zaki, nekad melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

    "Zaki tidak pintar berenang, saya sudah berusaha menolong, tetapi terlepas karena terbawa arus," jelas Yanti, Senin (22/7/2024).

    Hingga saat ini, tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap bocah berusia 12 tahun tersebut. Sementara tiga penumpang lainnya yang berada di speedboat berhasil diselamatkan.

    Dalam pencarian kedua ini, Tim SAR gabungan akan melaksanakan pencarian di area seluas ± 0,53 NM². Tim akan dibagi ke dalam 2 SRU.

    SRU 1 tim SAR gabungan akan melaksanakan pencarian dari point A berakhir di point B sejauh ± 0,53 NM ke arah utara menggunakan KN 408 dengan pola pencarian Creeping Line.

    Sedangkan SRU 2 tim SAR gabungan akan melaksanakan pencarian dari point B berakhir di point A sejauh ± 0,53 NM ke arah utara, dengan menggunakan speed boat milik BPBD Balikpapan dan speed boat milik BPBD PPU dengan pola pencarian Creeping Line.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Hari Kedua Pencarian Bocah yang Terlibat Kecelakaan Speedboat, Tim SAR Gabungan Perluas Area

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    22 Juli 2024 pukul 19:24 WITA

    Tim SAR Gabungan terus berupaya lakukan pencarian korban speedboat yang hilang usai bertabrakan dengan tongkang. (Foto: SAR/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebuah kapal speedboat mengalami  kecelakaan tabrakan dengan tongkang di perairan Teluk Balikpapan, Kabupaten PPU, Minggu (21/7/2024) pagi.

    Speedboat tersebut membawa enam orang penumpang menuju Pelabuhan PPU, namun di tengah perjalanan  speedboat alami mati mesin hingga bertabrakan dengan tongkang yang ditarik oleh tugboat.

    Akibat kejadian ini, seorang bocah laki-laki bernama Zaki, dinyatakan hilang dan saat ini masih dalam proses pencarian. 

    Sementara penumpang lainnya atas nama Randy harus kehilangan nyawanya. Jenazahnya kini tengah berada di RS Pertamina Balikpapan.

    Menurut penuturan ibu dari Zaki, Yanti, mesin speedboat tiba-tiba mati saat mereka berada di tengah Teluk Balikpapan.  Tepat di antara tongkang dan tugboat yang sedang bergerak.

    Karena tongkang semakin dekat, sehingga tiga orang penumpang, termasuk Zaki, nekad melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

    "Zaki tidak pintar berenang, saya sudah berusaha menolong, tetapi terlepas karena terbawa arus," jelas Yanti, Senin (22/7/2024).

    Hingga saat ini, tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap bocah berusia 12 tahun tersebut. Sementara tiga penumpang lainnya yang berada di speedboat berhasil diselamatkan.

    Dalam pencarian kedua ini, Tim SAR gabungan akan melaksanakan pencarian di area seluas ± 0,53 NM². Tim akan dibagi ke dalam 2 SRU.

    SRU 1 tim SAR gabungan akan melaksanakan pencarian dari point A berakhir di point B sejauh ± 0,53 NM ke arah utara menggunakan KN 408 dengan pola pencarian Creeping Line.

    Sedangkan SRU 2 tim SAR gabungan akan melaksanakan pencarian dari point B berakhir di point A sejauh ± 0,53 NM ke arah utara, dengan menggunakan speed boat milik BPBD Balikpapan dan speed boat milik BPBD PPU dengan pola pencarian Creeping Line.

    (Sf/Rs)