Cari disini...
Seputar Kaltim
Kapolres PPU, AKBP Andreas Alex Danantara saat memberikan instruksi kepada tim penyelamat, Selasa (6/5/2025).(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pencarian hari kedua terhadap dua Anak Buah Kapal (ABK) yang tenggelam di perairan penajam dilanjutkan, Selasa (6/5/2025) pagi.
Diketahui, dua ABK tersebut tenggelam bersama Kapal Motor Penumpang (KMP) Muchlisa pada Senin (5/5/2025) kemarin. Hilangnya dua orang tersebut diduga karena terjebak saat hendak memperbaiki baling-baling kapal yang rusak dan mengamankan dokumen.
Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Andreas Alex Danantara menginstruksikan tim penyelam untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) saat melakukan pencarian.
Ia menegaskan setiap dua penyelam wajib muncul ke permukaan setelah 30 menit di dalam air. Instruksi diberi untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan terhadap penyelam.
“Menyelam itu ada batas kewajaran manusia, jadi setelah 30 menit penyelam harus naik dan digantikan dengan penyelam berikutnya agar tidak terkena Alzheimer,” ucapnya.
Ia menekankan agar penyelam lain segera menyusul apabila penyelam yang tengah menyelam belum muncul ke permukaan air setelah melewati batas waktu 30 menit.
“Tim personel gabungan yang berjumlah sekitar 30 orang harus kompak, jadi saat penyelam belum naik harus ada yang menyusul atau paling tidak diikatkan tali agar bisa ditarik dari permukaan air,” ungkapnya.
Dirinya mengatakan pencarian ini akan berlangsung hingga sore saja. Sebab ketika malam hari penglihatan penyelam kabur karena minimnya pencahayaan.
“Kedalamannya sekitar 20 meter. Jadi selain menyelamatkan korban, kita juga perlu memperhatikan keselamatan penyelam,” jelasnya.
Ia berharap pencarian dua ABK yang hilang dapat ditemukan pada hari kedua, mengingat kondisi cuaca dan perairan sedang bagus. “Kondisi cuaca dan perairan saat ini sedang bagus, semoga korban cepat ketemu,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alex Danantara saat memberikan instruksi kepada tim penyelamat, Selasa (6/5/2025).(Foto : Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Pencarian hari kedua terhadap dua Anak Buah Kapal (ABK) yang tenggelam di perairan penajam dilanjutkan, Selasa (6/5/2025) pagi.
Diketahui, dua ABK tersebut tenggelam bersama Kapal Motor Penumpang (KMP) Muchlisa pada Senin (5/5/2025) kemarin. Hilangnya dua orang tersebut diduga karena terjebak saat hendak memperbaiki baling-baling kapal yang rusak dan mengamankan dokumen.
Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Andreas Alex Danantara menginstruksikan tim penyelam untuk mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP) saat melakukan pencarian.
Ia menegaskan setiap dua penyelam wajib muncul ke permukaan setelah 30 menit di dalam air. Instruksi diberi untuk menghindari insiden yang tidak diinginkan terhadap penyelam.
“Menyelam itu ada batas kewajaran manusia, jadi setelah 30 menit penyelam harus naik dan digantikan dengan penyelam berikutnya agar tidak terkena Alzheimer,” ucapnya.
Ia menekankan agar penyelam lain segera menyusul apabila penyelam yang tengah menyelam belum muncul ke permukaan air setelah melewati batas waktu 30 menit.
“Tim personel gabungan yang berjumlah sekitar 30 orang harus kompak, jadi saat penyelam belum naik harus ada yang menyusul atau paling tidak diikatkan tali agar bisa ditarik dari permukaan air,” ungkapnya.
Dirinya mengatakan pencarian ini akan berlangsung hingga sore saja. Sebab ketika malam hari penglihatan penyelam kabur karena minimnya pencahayaan.
“Kedalamannya sekitar 20 meter. Jadi selain menyelamatkan korban, kita juga perlu memperhatikan keselamatan penyelam,” jelasnya.
Ia berharap pencarian dua ABK yang hilang dapat ditemukan pada hari kedua, mengingat kondisi cuaca dan perairan sedang bagus. “Kondisi cuaca dan perairan saat ini sedang bagus, semoga korban cepat ketemu,” tandasnya.
(Sf/Lo)