Seputar Kaltim

    Harga Pasar Masih Stabil, Warga dan Distributor Diminta Tidak Menimbun Barang

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo melakukan kunjungan ke pasar, pastikan stok barang pangan dan harga masih terkendali. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, bersama dinas terkait melakukan inspeksi ke Pasar Klandasan dan Pasar Pandansari Balikpapan, Kamis (27/3/2025).

    Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok pangan serta mengendalikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.

    "Dari hasil pemantauan, Bagus memastikan stok pangan masih aman dan tidak ditemukan kekosongan barang di pasar," ucap Bagus kepada awak media.

    Bagus menegaskan, bahwa tidak ada lonjakan harga yang signifikan, termasuk pada produk yang sebelumnya dikabarkan mengalami kenaikan, seperti santan.

    Sementara itu, harga cabai memang mengalami kenaikan, yang disebabkan oleh tingginya biaya pengiriman dan terbatasnya hasil panen.

    "Adanya pembatasan angkutan menjelang Lebaran mengakibatkan pasokan cabai hanya mengandalkan stok lokal, sementara permintaan terus meningkat," jelasnya.

    Untuk komoditas lain seperti ikan, ayam, dan daging sapi, stoknya masih terkendali. Bagus mengimbau masyarakat untuk berbelanja dengan bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan, agar tidak menghambat ketersediaan bagi konsumen lain.

    "Jangan karena harga masih terjangkau, lalu memborong daging dan ayam secara berlebihan. Ini bisa menyulitkan konsumen lain," pesannya.

    Dirinya juga meminta agar masyarakat dan distributor tidak melakukan penimbunan barang, yang dapat berdampak pada kestabilan harga di pasaran.

    Dalam kunjungannya, Bagus turut menyoroti aset milik Pemerintah Kota yang terbengkalai di lantai dua dan tiga Pasar Pandansari.

    "Kami meminta Dinas Perdagangan untuk mencari tahu penyebab pedagang enggan menempati area tersebut, hingga tak digunakan," tegasnya.

    Ke depan, Pemkot Balikpapan akan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi agar aset tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. 

    "Diharapkan, pemanfaatan aset ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menunjang perekonomian pasar," harapnya

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Harga Pasar Masih Stabil, Warga dan Distributor Diminta Tidak Menimbun Barang

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo melakukan kunjungan ke pasar, pastikan stok barang pangan dan harga masih terkendali. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, bersama dinas terkait melakukan inspeksi ke Pasar Klandasan dan Pasar Pandansari Balikpapan, Kamis (27/3/2025).

    Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan stok pangan serta mengendalikan harga bahan pokok menjelang Lebaran.

    "Dari hasil pemantauan, Bagus memastikan stok pangan masih aman dan tidak ditemukan kekosongan barang di pasar," ucap Bagus kepada awak media.

    Bagus menegaskan, bahwa tidak ada lonjakan harga yang signifikan, termasuk pada produk yang sebelumnya dikabarkan mengalami kenaikan, seperti santan.

    Sementara itu, harga cabai memang mengalami kenaikan, yang disebabkan oleh tingginya biaya pengiriman dan terbatasnya hasil panen.

    "Adanya pembatasan angkutan menjelang Lebaran mengakibatkan pasokan cabai hanya mengandalkan stok lokal, sementara permintaan terus meningkat," jelasnya.

    Untuk komoditas lain seperti ikan, ayam, dan daging sapi, stoknya masih terkendali. Bagus mengimbau masyarakat untuk berbelanja dengan bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan, agar tidak menghambat ketersediaan bagi konsumen lain.

    "Jangan karena harga masih terjangkau, lalu memborong daging dan ayam secara berlebihan. Ini bisa menyulitkan konsumen lain," pesannya.

    Dirinya juga meminta agar masyarakat dan distributor tidak melakukan penimbunan barang, yang dapat berdampak pada kestabilan harga di pasaran.

    Dalam kunjungannya, Bagus turut menyoroti aset milik Pemerintah Kota yang terbengkalai di lantai dua dan tiga Pasar Pandansari.

    "Kami meminta Dinas Perdagangan untuk mencari tahu penyebab pedagang enggan menempati area tersebut, hingga tak digunakan," tegasnya.

    Ke depan, Pemkot Balikpapan akan berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mencari solusi agar aset tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. 

    "Diharapkan, pemanfaatan aset ini dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan menunjang perekonomian pasar," harapnya

    (Sf/Rs)