Seputar Kaltim

    Harga Cabai di Muara Muntai dan Muara Kaman Meroket Hingga Rp75 Ribu per Kg

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    09 Desember 2025 pukul 13:07 WITA

    Ilustrasi. (Freepik)

    Tenggarong - Harga cabai rawit di pasar tradisional Muara Muntai dan Muara Kaman mengalami kenaikan yang signifikan hingga mencapai Rp65-Rp75 ribu per kilogram (Kg).

    Pedagang di Muara Muntai membenarkan adanya kenaikan harga yang sebelumnya hanya Rp40 ribu per Kg. "Iya benar harga cabai rawit tembus yang tadinya Rp40 ribu sekarang jadi Rp65 ribu per Kg, melonjak drastis," kata seorang pedagang, Yanti, Selasa (9/12/12025).

    Kenaikan harga ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk cuaca buruk yang mempengaruhi hasil panen petani lokal.

    Selain itu, peningkatan permintaan menjelang akhir tahun juga dapat memicu kenaikan harga. Permintaan dari konsumen terus meningkat, sementara pasokan cabai semakin terbatas.

    Kenaikan ini juga dikeluhkan oleh para konsumen, seperti pemilik usaha kuliner, Aminah. Ia sangat bergantung pada cabai sebagai bahan baku utama untuk usahanya. 

    “Biasanya beli satu kilogram cabai untuk persediaan seminggu, tapi dengan harga tiba-tiba melonjak naik saya terpaksa mengurangi jumlah pembelian untuk distok," ungkap Aminah.

    Sementara itu, warga Muara Kaman, Piya juga merasakan hal yang sama. Piya membeli cabai setengah kilogram di pasar untuk stok satu minggu. "Kalau saya beli tu paling sedikit setengah kilo di pasar buat stok satu minggu," sebut Piya.

    Piya berharap agar harga cabai dapat kembali normal dalam waktu dekat. Kenaikan harga cabai yang signifikan ini tentu saja memberatkan konsumen yang sangat bergantung pada bahan pokok tersebut.

    “Semoga dalam beberapa hari ke depan harga cabai dapat kembali normal dan pasokan dapat meningkat. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat memantau situasi ini dan mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga cabai,” harapnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Harga Cabai di Muara Muntai dan Muara Kaman Meroket Hingga Rp75 Ribu per Kg

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Lodya A
    09 Desember 2025 pukul 13:07 WITA

    Ilustrasi. (Freepik)

    Tenggarong - Harga cabai rawit di pasar tradisional Muara Muntai dan Muara Kaman mengalami kenaikan yang signifikan hingga mencapai Rp65-Rp75 ribu per kilogram (Kg).

    Pedagang di Muara Muntai membenarkan adanya kenaikan harga yang sebelumnya hanya Rp40 ribu per Kg. "Iya benar harga cabai rawit tembus yang tadinya Rp40 ribu sekarang jadi Rp65 ribu per Kg, melonjak drastis," kata seorang pedagang, Yanti, Selasa (9/12/12025).

    Kenaikan harga ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk cuaca buruk yang mempengaruhi hasil panen petani lokal.

    Selain itu, peningkatan permintaan menjelang akhir tahun juga dapat memicu kenaikan harga. Permintaan dari konsumen terus meningkat, sementara pasokan cabai semakin terbatas.

    Kenaikan ini juga dikeluhkan oleh para konsumen, seperti pemilik usaha kuliner, Aminah. Ia sangat bergantung pada cabai sebagai bahan baku utama untuk usahanya. 

    “Biasanya beli satu kilogram cabai untuk persediaan seminggu, tapi dengan harga tiba-tiba melonjak naik saya terpaksa mengurangi jumlah pembelian untuk distok," ungkap Aminah.

    Sementara itu, warga Muara Kaman, Piya juga merasakan hal yang sama. Piya membeli cabai setengah kilogram di pasar untuk stok satu minggu. "Kalau saya beli tu paling sedikit setengah kilo di pasar buat stok satu minggu," sebut Piya.

    Piya berharap agar harga cabai dapat kembali normal dalam waktu dekat. Kenaikan harga cabai yang signifikan ini tentu saja memberatkan konsumen yang sangat bergantung pada bahan pokok tersebut.

    “Semoga dalam beberapa hari ke depan harga cabai dapat kembali normal dan pasokan dapat meningkat. Pemerintah setempat juga diharapkan dapat memantau situasi ini dan mengambil langkah-langkah untuk menstabilkan harga cabai,” harapnya. 

    (Sf/Lo)