Cari disini...
Seputar Kaltim
Bahan pokok penting (Bapokting) yang dijual di Pasar Gerbang Raja, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Memasuki bulan September, harga bahan pokok di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang terpantau masih stabil. Beberapa komoditas penting seperti cabai, bawang, hingga tomat tidak mengalami lonjakan harga.
Salah satu pedagang pasar, Irma mengatakan, harga cabai saat ini bervariasi, seperti cabe tiung Rp35 ribu, cabe besar merah Rp50 ribu, cabe besar ijo Rp60 ribu, cabe keriting Rp60 ribu, dan cabe ijo biasa Rp40 ribu per kilo.
Kemudian, untuk komoditas lainnya, seperti bawang putih berada di kisaran Rp40 ribu per kilo, bawang merah Rp50 ribu, sedangkan tomat Rp15 ribu per kilo.
Ia menilai, jika terjadi kenaikan harga pada komoditas bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti gagal panen, faktor cuaca dan keterlambatan pengiriman. Sebab, sebagian komoditas sayuran yang dijual di datangkan dari luar daerah seperti Sulawesi atau Bandung.
"Kalau kenaikan harga tergantung kondisi di lapangan, kadang pengambilan hari ini bisa murah, tapi besok sudah ada kenaikan.
Faktor cuaca juga masih sangat berpengaruh, kalau dari Sulawesi atau Bandung hujan, biasanya kiriman kosong,” kata Irma, Minggu (7/9/2025).
Ia menyebutkan, jika ada kenaikan harga pada komoditas tertentu, ini tak memengaruhi masyarakat untuk datang dan membeli sayuran di pasar tersebut.
"Pedagang warung juga ada yang beli disini mereka juga membutuhkan bumbu dapur dan lainnya untuk mengisi bahan pokok di warungnya, meskipun harganya naik tetap dibeli," ujarnya.
Irma berharap, para konsumen bisa memahami kondisi tersebut. Sebab, dirinya hanya pedagang yang tak mengambil keuntungan terlalu banyak.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bahan pokok penting (Bapokting) yang dijual di Pasar Gerbang Raja, Kecamatan Tenggarong. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Memasuki bulan September, harga bahan pokok di Pasar Gerbang Raja Mangkurawang terpantau masih stabil. Beberapa komoditas penting seperti cabai, bawang, hingga tomat tidak mengalami lonjakan harga.
Salah satu pedagang pasar, Irma mengatakan, harga cabai saat ini bervariasi, seperti cabe tiung Rp35 ribu, cabe besar merah Rp50 ribu, cabe besar ijo Rp60 ribu, cabe keriting Rp60 ribu, dan cabe ijo biasa Rp40 ribu per kilo.
Kemudian, untuk komoditas lainnya, seperti bawang putih berada di kisaran Rp40 ribu per kilo, bawang merah Rp50 ribu, sedangkan tomat Rp15 ribu per kilo.
Ia menilai, jika terjadi kenaikan harga pada komoditas bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti gagal panen, faktor cuaca dan keterlambatan pengiriman. Sebab, sebagian komoditas sayuran yang dijual di datangkan dari luar daerah seperti Sulawesi atau Bandung.
"Kalau kenaikan harga tergantung kondisi di lapangan, kadang pengambilan hari ini bisa murah, tapi besok sudah ada kenaikan.
Faktor cuaca juga masih sangat berpengaruh, kalau dari Sulawesi atau Bandung hujan, biasanya kiriman kosong,” kata Irma, Minggu (7/9/2025).
Ia menyebutkan, jika ada kenaikan harga pada komoditas tertentu, ini tak memengaruhi masyarakat untuk datang dan membeli sayuran di pasar tersebut.
"Pedagang warung juga ada yang beli disini mereka juga membutuhkan bumbu dapur dan lainnya untuk mengisi bahan pokok di warungnya, meskipun harganya naik tetap dibeli," ujarnya.
Irma berharap, para konsumen bisa memahami kondisi tersebut. Sebab, dirinya hanya pedagang yang tak mengambil keuntungan terlalu banyak.
(Sf/Rs)