Seputar Kaltim

    Hanya Butuh 4 Tahun, ESDM Bakal Penuhi Target 109 Desa Terisolir di Kaltim Teraliri Listrik

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    13 Maret 2025 pukul 16:08 WITA

    Ilustrasi orang yang sedang memperbaiki listrik. (Foto: PLN Kaltimra)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan 109 desa terisolir di wilayahnya dapat teraliri listrik dalam waktu empat tahun ke depan. 

    Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan untuk mengaliri listrik ke 25 desa setiap tahunnya. Dengan demikian, 84 desa sisanya akan diselesaikan dalam waktu sekitar empat tahun.

    "Kita punya 109 desa yang belum teraliri listrik. Setiap tahun targetnya 25 desa jadi sekitar 84 desa yang harus dituntaskan, sekitar 4 tahunan selesai," kata Bambang.

    Bambang menyebutkan bahwa 109 desa yang belum teraliri listrik itu tersebar di wilayah Kutai Barat (Kubar), Mahakam Ulu (Mahulu), Berau, Paser, dan Kutai Kartanegara (Kukar). Adapun desa-desa tersebut masuk dalam kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    Untuk mengatasi permasalahan ini, Dinas ESDM Kaltim terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) sebagai penyedia tenaga listrik dan infrastruktur ketenagalistrikan. 

    Koordinasi ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, dan jaringan distribusi agar 109 desa tersebut dapat segera teraliri listrik.

    Namun, Bambang mengakui bahwa jangkauan listrik yang disediakan PLN masih terbatas, terutama di daerah-daerah terpencil. Oleh karena itu, Dinas ESDM Kaltim akan mengambil alih pengerjaan di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh PLN.

    "Apabila PLN belum bisa mengerjakan, kita dari ESDM yang akan mengerjakan. Karena memang jaringan PLN dan infrastruktur di beberapa daerah belum terjangkau," jelasnya.

    Selain itu, Dinas ESDM Kaltim juga akan menggandeng pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mempercepat pengaliran listrik di 109 desa tersebut.

    "Di tahun depan kita sudah mulai mensinergikan dengan program perusahaan, agar program pengembangan masyarakat di masing-masing perusahaan bisa mengatasi permasalahan listrik di daerah 3T, seperti pembuatan panel surya," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Hanya Butuh 4 Tahun, ESDM Bakal Penuhi Target 109 Desa Terisolir di Kaltim Teraliri Listrik

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    13 Maret 2025 pukul 16:08 WITA

    Ilustrasi orang yang sedang memperbaiki listrik. (Foto: PLN Kaltimra)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menargetkan 109 desa terisolir di wilayahnya dapat teraliri listrik dalam waktu empat tahun ke depan. 

    Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim, Bambang Arwanto, mengatakan bahwa pihaknya menargetkan untuk mengaliri listrik ke 25 desa setiap tahunnya. Dengan demikian, 84 desa sisanya akan diselesaikan dalam waktu sekitar empat tahun.

    "Kita punya 109 desa yang belum teraliri listrik. Setiap tahun targetnya 25 desa jadi sekitar 84 desa yang harus dituntaskan, sekitar 4 tahunan selesai," kata Bambang.

    Bambang menyebutkan bahwa 109 desa yang belum teraliri listrik itu tersebar di wilayah Kutai Barat (Kubar), Mahakam Ulu (Mahulu), Berau, Paser, dan Kutai Kartanegara (Kukar). Adapun desa-desa tersebut masuk dalam kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

    Untuk mengatasi permasalahan ini, Dinas ESDM Kaltim terus berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) sebagai penyedia tenaga listrik dan infrastruktur ketenagalistrikan. 

    Koordinasi ini dilakukan untuk mempercepat pembangunan jaringan transmisi, gardu induk, dan jaringan distribusi agar 109 desa tersebut dapat segera teraliri listrik.

    Namun, Bambang mengakui bahwa jangkauan listrik yang disediakan PLN masih terbatas, terutama di daerah-daerah terpencil. Oleh karena itu, Dinas ESDM Kaltim akan mengambil alih pengerjaan di daerah-daerah yang belum terjangkau oleh PLN.

    "Apabila PLN belum bisa mengerjakan, kita dari ESDM yang akan mengerjakan. Karena memang jaringan PLN dan infrastruktur di beberapa daerah belum terjangkau," jelasnya.

    Selain itu, Dinas ESDM Kaltim juga akan menggandeng pihak swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk mempercepat pengaliran listrik di 109 desa tersebut.

    "Di tahun depan kita sudah mulai mensinergikan dengan program perusahaan, agar program pengembangan masyarakat di masing-masing perusahaan bisa mengatasi permasalahan listrik di daerah 3T, seperti pembuatan panel surya," tutupnya.

    (Sf/Rs)