Seputar Kaltim

    Hampir Semua Kabel AC Gedung Baru DPRD Balikpapan Hilang, DPU Soroti Keamanan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    21 Agustus 2026 pukul 10:18 WITA

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Rita saat ditemui di kantornya. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Persoalan fasilitas di Gedung Baru DPRD Kota Balikpapan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan instalasi. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan menemukan sejumlah kabel pendingin ruangan (AC) hilang saat gedung masih berada dalam masa pemeliharaan.

    Kepala DPU Kota Balikpapan, Rita mengatakan, secara fisik pembangunan gedung telah selesai. Namun, sejumlah fasilitas di dalam bangunan masih menjalani pemeriksaan dan pemeliharaan untuk memastikan seluruh sistem dapat berfungsi dengan baik.

    “Sebetulnya masa pemeliharaan kami memang belum selesai. Untuk tahap tiga, masa pemeliharaan akan selesai pada Desember 2026,” ucap Rita saat dikonfirmasi awak media, Jumat (21/8/2026).

    Temuan kehilangan kabel AC diketahui setelah pimpinan DPRD meminta agar gedung baru dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan kedewanan.

    Menindaklanjuti permintaan tersebut, DPU melakukan pengecekan terhadap sejumlah ruangan, termasuk ruang paripurna dan ruang komisi. Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan adanya kabel AC yang sudah tidak berada di tempatnya.

    Rita menyebut, instalasi AC sebelumnya telah terpasang dan sempat berfungsi. Namun, ketika dilakukan pemeriksaan kembali pada masa pemeliharaan, sebagian besar kabel AC diketahui telah hilang.

    “Saat kami pasang itu awalnya sudah berfungsi. Cuma pada saat masa pemeliharaan ini masih berjalan, ternyata kabel AC itu hampir semua tercuri,” ungkapnya.

    Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi perhatian karena tidak hanya berpengaruh terhadap kesiapan fasilitas gedung, tetapi juga menunjukkan masih lemahnya pengamanan di kawasan tersebut.

    Salah satu persoalan yang disoroti adalah belum adanya pagar pengaman yang mengelilingi kompleks Gedung Baru DPRD Balikpapan. Akibatnya, kawasan gedung dinilai masih cukup terbuka dan rawan terhadap kehilangan.

    Bahkan, kata dia, sejumlah peralatan kerja milik pekerja DPU juga sempat hilang dari lokasi proyek.“Belum ada pagar di sekeliling gedung kantor Dewan yang baru. Banyak alat kerja pekerja kami, sore masih ada, pagi sudah hilang,” ucapnya.

    Atas kondisi itu, DPU telah berkoordinasi dengan Ketua DPRD dan Sekretariat DPRD (Setwan). Dia meminta aspek keamanan menjadi perhatian bersama sebelum gedung digunakan secara rutin.

    “Saya minta kepada pihak Setwan maupun Ketua Dewan, tolong keamanan terhadap bangunan ini juga diperhatikan,” tegasnya.

    Selain sistem pendingin ruangan, DPU masih melakukan pengecekan terhadap instalasi air di dalam gedung. Pemeriksaan mencakup sistem instalasi, pompa, hingga komponen pendukung lainnya.

    Sebutnya, pemeriksaan diperlukan karena kesiapan gedung tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik bangunan, tetapi juga berfungsinya seluruh utilitas yang menunjang aktivitas di dalamnya.

    “Terkait air memang ini tergantung dengan instalasi dan kebutuhan. Hari ini juga sudah dicek sama teman-teman gedung pemerintah,” katanya.

    Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum Gedung Baru DPRD Balikpapan digunakan secara optimal untuk kegiatan anggota dewan dan sekretariat.

    Dia menjelaskan, pembangunan Gedung DPRD Balikpapan dilaksanakan melalui beberapa tahap. Tahap pertama dan kedua mencakup pekerjaan konstruksi utama, sementara tahap ketiga meliputi penyelesaian interior, arsitektur, elektrikal, plumbing, serta sejumlah fasilitas pendukung.

    Karena itu, rampungnya bangunan secara fisik tidak serta-merta berarti seluruh fasilitas di dalam gedung langsung dapat digunakan tanpa pemeriksaan dan pemeliharaan.

    “Jadi bangunan sudah selesai. Pembangunan tahap satu, dua dan tiga terakhir di Desember 2026. Tinggal fasilitas instalasi di dalam saja,” paparnya.

    Mengenai kabel AC yang hilang, Kepala PU menegaskan kondisi tersebut berbeda dengan kerusakan perangkat yang masih menjadi tanggung jawab penyedia melalui garansi.

    Disampaikan, garansi dari penyedia AC hanya mencakup kerusakan perangkat dan tidak berlaku untuk komponen yang hilang akibat faktor eksternal.

    “Hilang kabel AC itu karena terkait kelalaian, pihak Daikin tidak menanggung untuk yang seperti itu. Mereka hanya menggaransi kerusakan,” ujarnya.

    DPU pun meminta pengelola gedung dan pihak terkait meningkatkan pengawasan terhadap seluruh fasilitas yang telah terpasang. Pengamanan dinilai penting agar kehilangan maupun kerusakan tidak kembali terjadi.

    Harapannya seluruh pihak dapat ikut menjaga fasilitas gedung yang nantinya digunakan sebagai pusat aktivitas DPRD Kota Balikpapan.

    “Tolong dijaga, jangan ada dorongan atau perlakuan yang bisa merusak fasilitas. Mudah-mudahan dari pihak Setwan bisa menindaklanjuti juga hal-hal yang sudah terjadi sekarang,” imbuhnya.

    DPU memastikan pemeriksaan terhadap instalasi AC, air, serta fasilitas pendukung lainnya masih terus dilakukan. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan Gedung Baru DPRD Balikpapan dalam kondisi aman dan seluruh fasilitasnya siap digunakan secara optimal.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Hampir Semua Kabel AC Gedung Baru DPRD Balikpapan Hilang, DPU Soroti Keamanan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    21 Agustus 2026 pukul 10:18 WITA

    Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan, Rita saat ditemui di kantornya. (Foto: maya sari/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Persoalan fasilitas di Gedung Baru DPRD Kota Balikpapan tidak hanya berkaitan dengan kesiapan instalasi. Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan menemukan sejumlah kabel pendingin ruangan (AC) hilang saat gedung masih berada dalam masa pemeliharaan.

    Kepala DPU Kota Balikpapan, Rita mengatakan, secara fisik pembangunan gedung telah selesai. Namun, sejumlah fasilitas di dalam bangunan masih menjalani pemeriksaan dan pemeliharaan untuk memastikan seluruh sistem dapat berfungsi dengan baik.

    “Sebetulnya masa pemeliharaan kami memang belum selesai. Untuk tahap tiga, masa pemeliharaan akan selesai pada Desember 2026,” ucap Rita saat dikonfirmasi awak media, Jumat (21/8/2026).

    Temuan kehilangan kabel AC diketahui setelah pimpinan DPRD meminta agar gedung baru dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan kedewanan.

    Menindaklanjuti permintaan tersebut, DPU melakukan pengecekan terhadap sejumlah ruangan, termasuk ruang paripurna dan ruang komisi. Dalam pemeriksaan itu, petugas menemukan adanya kabel AC yang sudah tidak berada di tempatnya.

    Rita menyebut, instalasi AC sebelumnya telah terpasang dan sempat berfungsi. Namun, ketika dilakukan pemeriksaan kembali pada masa pemeliharaan, sebagian besar kabel AC diketahui telah hilang.

    “Saat kami pasang itu awalnya sudah berfungsi. Cuma pada saat masa pemeliharaan ini masih berjalan, ternyata kabel AC itu hampir semua tercuri,” ungkapnya.

    Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi perhatian karena tidak hanya berpengaruh terhadap kesiapan fasilitas gedung, tetapi juga menunjukkan masih lemahnya pengamanan di kawasan tersebut.

    Salah satu persoalan yang disoroti adalah belum adanya pagar pengaman yang mengelilingi kompleks Gedung Baru DPRD Balikpapan. Akibatnya, kawasan gedung dinilai masih cukup terbuka dan rawan terhadap kehilangan.

    Bahkan, kata dia, sejumlah peralatan kerja milik pekerja DPU juga sempat hilang dari lokasi proyek.“Belum ada pagar di sekeliling gedung kantor Dewan yang baru. Banyak alat kerja pekerja kami, sore masih ada, pagi sudah hilang,” ucapnya.

    Atas kondisi itu, DPU telah berkoordinasi dengan Ketua DPRD dan Sekretariat DPRD (Setwan). Dia meminta aspek keamanan menjadi perhatian bersama sebelum gedung digunakan secara rutin.

    “Saya minta kepada pihak Setwan maupun Ketua Dewan, tolong keamanan terhadap bangunan ini juga diperhatikan,” tegasnya.

    Selain sistem pendingin ruangan, DPU masih melakukan pengecekan terhadap instalasi air di dalam gedung. Pemeriksaan mencakup sistem instalasi, pompa, hingga komponen pendukung lainnya.

    Sebutnya, pemeriksaan diperlukan karena kesiapan gedung tidak hanya ditentukan oleh kondisi fisik bangunan, tetapi juga berfungsinya seluruh utilitas yang menunjang aktivitas di dalamnya.

    “Terkait air memang ini tergantung dengan instalasi dan kebutuhan. Hari ini juga sudah dicek sama teman-teman gedung pemerintah,” katanya.

    Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum Gedung Baru DPRD Balikpapan digunakan secara optimal untuk kegiatan anggota dewan dan sekretariat.

    Dia menjelaskan, pembangunan Gedung DPRD Balikpapan dilaksanakan melalui beberapa tahap. Tahap pertama dan kedua mencakup pekerjaan konstruksi utama, sementara tahap ketiga meliputi penyelesaian interior, arsitektur, elektrikal, plumbing, serta sejumlah fasilitas pendukung.

    Karena itu, rampungnya bangunan secara fisik tidak serta-merta berarti seluruh fasilitas di dalam gedung langsung dapat digunakan tanpa pemeriksaan dan pemeliharaan.

    “Jadi bangunan sudah selesai. Pembangunan tahap satu, dua dan tiga terakhir di Desember 2026. Tinggal fasilitas instalasi di dalam saja,” paparnya.

    Mengenai kabel AC yang hilang, Kepala PU menegaskan kondisi tersebut berbeda dengan kerusakan perangkat yang masih menjadi tanggung jawab penyedia melalui garansi.

    Disampaikan, garansi dari penyedia AC hanya mencakup kerusakan perangkat dan tidak berlaku untuk komponen yang hilang akibat faktor eksternal.

    “Hilang kabel AC itu karena terkait kelalaian, pihak Daikin tidak menanggung untuk yang seperti itu. Mereka hanya menggaransi kerusakan,” ujarnya.

    DPU pun meminta pengelola gedung dan pihak terkait meningkatkan pengawasan terhadap seluruh fasilitas yang telah terpasang. Pengamanan dinilai penting agar kehilangan maupun kerusakan tidak kembali terjadi.

    Harapannya seluruh pihak dapat ikut menjaga fasilitas gedung yang nantinya digunakan sebagai pusat aktivitas DPRD Kota Balikpapan.

    “Tolong dijaga, jangan ada dorongan atau perlakuan yang bisa merusak fasilitas. Mudah-mudahan dari pihak Setwan bisa menindaklanjuti juga hal-hal yang sudah terjadi sekarang,” imbuhnya.

    DPU memastikan pemeriksaan terhadap instalasi AC, air, serta fasilitas pendukung lainnya masih terus dilakukan. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan Gedung Baru DPRD Balikpapan dalam kondisi aman dan seluruh fasilitasnya siap digunakan secara optimal.

    (Sf/Lo)