Hampir Dibegal, Seorang Pria Disergap Gerombolan Bertopeng di Gunung Loa Duri

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    28 Mei 2025 05:17 WIB

    Ilustrasi. (Foto:Freepik)

    Tenggarong - Kasus pembegalan hampir dialami seorang pria di Kecamatan Loa Janan, Selasa (27/5/2025) malam.

    Salah satu warga, Giga mengatakan kejadian tersebut dialaminya saat melintas di kawasan Gunung Loa Duri dan empat orang sedang berdiam menunggu. Erwin tak mengetahui apa yang dilakukan gerombolan itu dalam kondisi jalan licin dan baru saja mengalami longsor. 

    "Saya lewat mau dicegat, karena panik terus ngebut dalam kondisi jalan berlumpur dan licin," kata Giga, Rabu (28/5/2025).

    Ia mengungkapkan gerombolan itu melancarkan aksinya menggunakan topeng dan helm yang masih menempel di kepala.

    Saat Giga mendekat, mereka spontan hendak mengejar, tapi Giga langsung tancap gas dan selamat dari ancaman tersebut. 

    "Syukurnya saya bisa kendalikan motor itu karena jalan licin dan berhasil kabur dari ancaman mereka, kejadian sekitar jam 10 malam tadi," ungkapnya. 

    Dirinya berharap dari kejadian ini pihak kepolisian dapat lebih meningkatkan patroli di kawasan itu dan menindak tegas para pelaku yang meresahkan masyarakat.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Hampir Dibegal, Seorang Pria Disergap Gerombolan Bertopeng di Gunung Loa Duri

    Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -

    Seputar Kaltim

    28 Mei 2025 05:17 WIB

    Ilustrasi. (Foto:Freepik)

    Tenggarong - Kasus pembegalan hampir dialami seorang pria di Kecamatan Loa Janan, Selasa (27/5/2025) malam.

    Salah satu warga, Giga mengatakan kejadian tersebut dialaminya saat melintas di kawasan Gunung Loa Duri dan empat orang sedang berdiam menunggu. Erwin tak mengetahui apa yang dilakukan gerombolan itu dalam kondisi jalan licin dan baru saja mengalami longsor. 

    "Saya lewat mau dicegat, karena panik terus ngebut dalam kondisi jalan berlumpur dan licin," kata Giga, Rabu (28/5/2025).

    Ia mengungkapkan gerombolan itu melancarkan aksinya menggunakan topeng dan helm yang masih menempel di kepala.

    Saat Giga mendekat, mereka spontan hendak mengejar, tapi Giga langsung tancap gas dan selamat dari ancaman tersebut. 

    "Syukurnya saya bisa kendalikan motor itu karena jalan licin dan berhasil kabur dari ancaman mereka, kejadian sekitar jam 10 malam tadi," ungkapnya. 

    Dirinya berharap dari kejadian ini pihak kepolisian dapat lebih meningkatkan patroli di kawasan itu dan menindak tegas para pelaku yang meresahkan masyarakat.

    (Sf/Lo)