Seputar Kaltim

    Halaman Masjid Terapung Bontang Jadi Tempat Pacaran, Lurah Lok Tuan Perketat Monitoring

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    12 Juni 2025 pukul 21:10 WITA

    Kawasan masjid terapung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Halaman Masjid Terapung di Kota Bontang kerap dijadikan tempat berpacaran oleh sejumlah remaja pada malam hari. 

    Fenomena ini dikeluhkan warga sekitar yang beberapa kali mendapati pasangan muda-mudi berduaan di kawasan destinasi religi tersebut.

    “Beberapa kali lihat anak-anak muda usia sekolah asyik berduaan di halaman masjid,” ucap salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya. 

    Lurah Lok Tuan, Supriadi mengatakan sudah mengetahui hal tersebut dari laporan warga sekitar. Oleh karena itu pihaknya rutin melakukan monitoring satu minggu sekali.

    “Biasanya malam Sabtu atau Minggu kita pasti lakukan monitoring, kadang dapat memang ada yang pacaran,” kata Supriadi.

    Ia juga mengatakan sebenarnya di Masjid Terapung sudah ada petugas yang berjaga. Tapi hanya fokus di wilayah yang mencakup bangunan masjid. Sementara di halaman bagian depan masjid jarang dilakukan pengawasan.

    “Penjaganya fokus di masjid, agak susah juga ya karena sendiri dan di depan itu banyak penjual. Makanya kita rutin monitoring supaya pelaku tidak berani melakukan lagi di sana,” tambahnya.

    Ia pun menyayangkan adanya kasus tersebut, apalagi didominasi dengan anak sekolah yang harusnya fokus sekolah dan belajar.

    “Apalagi kalau masih duduk di bangku SMP, pergaulan yang suka nongkrong sampai tengah malam dan tidak baik pastinya kita khawatir dengan masa depan mereka,” tandasnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Halaman Masjid Terapung Bontang Jadi Tempat Pacaran, Lurah Lok Tuan Perketat Monitoring

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    12 Juni 2025 pukul 21:10 WITA

    Kawasan masjid terapung. (Foto: Nuraini/Seputarfakta.com)

    Bontang - Halaman Masjid Terapung di Kota Bontang kerap dijadikan tempat berpacaran oleh sejumlah remaja pada malam hari. 

    Fenomena ini dikeluhkan warga sekitar yang beberapa kali mendapati pasangan muda-mudi berduaan di kawasan destinasi religi tersebut.

    “Beberapa kali lihat anak-anak muda usia sekolah asyik berduaan di halaman masjid,” ucap salah satu warga yang tidak ingin disebutkan namanya. 

    Lurah Lok Tuan, Supriadi mengatakan sudah mengetahui hal tersebut dari laporan warga sekitar. Oleh karena itu pihaknya rutin melakukan monitoring satu minggu sekali.

    “Biasanya malam Sabtu atau Minggu kita pasti lakukan monitoring, kadang dapat memang ada yang pacaran,” kata Supriadi.

    Ia juga mengatakan sebenarnya di Masjid Terapung sudah ada petugas yang berjaga. Tapi hanya fokus di wilayah yang mencakup bangunan masjid. Sementara di halaman bagian depan masjid jarang dilakukan pengawasan.

    “Penjaganya fokus di masjid, agak susah juga ya karena sendiri dan di depan itu banyak penjual. Makanya kita rutin monitoring supaya pelaku tidak berani melakukan lagi di sana,” tambahnya.

    Ia pun menyayangkan adanya kasus tersebut, apalagi didominasi dengan anak sekolah yang harusnya fokus sekolah dan belajar.

    “Apalagi kalau masih duduk di bangku SMP, pergaulan yang suka nongkrong sampai tengah malam dan tidak baik pastinya kita khawatir dengan masa depan mereka,” tandasnya. 

    (Sf/Lo)