Cari disini...
Seputar Kaltim
Sejumlah warga tampak antri untuk mendapatkan tabung LPG 3 Kg saat operasi pasar di Desa Bukit Raya (Dok.Istimewa)
Penajam - Ratusan warga menyerbu operasi pasar yang dilaksanakan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) di halaman Kantor Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Jumat (12/12/2025).
Operasi pasar ini digelar bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Penajam Paser Utara (PPU).
Warga memadati lokasi operasi pasar untuk mendapatkan bahan pokok (bapok) dan tabung LPG dengan harga jauh lebih murah dari pasar.
Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina mengatakan pihaknya melibatkan sejumlah distributor, termasuk dari luar daerah untuk menyediakan bapok seperti minyak goreng, telur, tabung LPG dan lainnya dalam jumlah banyak.
“Kegiatan ini atas inisiatif OIKN, sementara kita bersama DKP hanya memfasilitasi pelaksanaannya,” ujar Marlina.
Harga bapok yang ditawarkan cukup variatif, mulai dari tepung Rp12 ribu per Kilogram (Kg), MinyaKita Rp15.700 per liter, gas LPG Rp23 ribu per tabung, gula Rp18 ribu per Kg hingga telur Rp60 ribu per rak.
“Pembelian tidak dibatasi karena bapok yang disediakan cukup banyak, kecuali tabung gas yang dibatasi, satu tabung untuk per KK dan KTP. Ada 200 tabung yang disediakan dan langsung ludes dalam waktu singkat,” terangnya.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat, mengingat kini tengah menjelang momentum perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Banyak saudara-saudara kita yang beragama Nasrani yang sedang persiapan melaksanakan Natal,” jelas Marlina.
Selain itu, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan turut hadir untuk memberikan sosialisasi terkait penggunaan Qris saat melakukan transaksi.
BI Perwakilan Balikpapan juga memberikan penawaran, warga yang berbelanja menggunakan Qris di atas Rp50 ribu saat operasi pasar akan mendapatkan satu liter minyak goreng.
“Alhamdulillah warga senang saat diberikan sosialisasi terkait pembayaran digital melalui Qris yang dipaparkan BI,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sejumlah warga tampak antri untuk mendapatkan tabung LPG 3 Kg saat operasi pasar di Desa Bukit Raya (Dok.Istimewa)
Penajam - Ratusan warga menyerbu operasi pasar yang dilaksanakan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) di halaman Kantor Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Jumat (12/12/2025).
Operasi pasar ini digelar bersama Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Penajam Paser Utara (PPU).
Warga memadati lokasi operasi pasar untuk mendapatkan bahan pokok (bapok) dan tabung LPG dengan harga jauh lebih murah dari pasar.
Kepala Bidang Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina mengatakan pihaknya melibatkan sejumlah distributor, termasuk dari luar daerah untuk menyediakan bapok seperti minyak goreng, telur, tabung LPG dan lainnya dalam jumlah banyak.
“Kegiatan ini atas inisiatif OIKN, sementara kita bersama DKP hanya memfasilitasi pelaksanaannya,” ujar Marlina.
Harga bapok yang ditawarkan cukup variatif, mulai dari tepung Rp12 ribu per Kilogram (Kg), MinyaKita Rp15.700 per liter, gas LPG Rp23 ribu per tabung, gula Rp18 ribu per Kg hingga telur Rp60 ribu per rak.
“Pembelian tidak dibatasi karena bapok yang disediakan cukup banyak, kecuali tabung gas yang dibatasi, satu tabung untuk per KK dan KTP. Ada 200 tabung yang disediakan dan langsung ludes dalam waktu singkat,” terangnya.
Kegiatan ini dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari masyarakat, mengingat kini tengah menjelang momentum perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
“Banyak saudara-saudara kita yang beragama Nasrani yang sedang persiapan melaksanakan Natal,” jelas Marlina.
Selain itu, Bank Indonesia (BI) Perwakilan Balikpapan turut hadir untuk memberikan sosialisasi terkait penggunaan Qris saat melakukan transaksi.
BI Perwakilan Balikpapan juga memberikan penawaran, warga yang berbelanja menggunakan Qris di atas Rp50 ribu saat operasi pasar akan mendapatkan satu liter minyak goreng.
“Alhamdulillah warga senang saat diberikan sosialisasi terkait pembayaran digital melalui Qris yang dipaparkan BI,” tandasnya.
(Sf/Lo)