Seputar Kaltim

    Hadi Mulyadi: Beasiswa Kaltim Terbesar se-Indonesia

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    02 Mei 2023 pukul 21:30 WITA

    Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dalam Acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) sangat serius melakukan pembenahan di sektor pendidikan untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM).

    Buktinya, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor-Hadi Mulyadi menjadikan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) sebagai program unggulan dalam misi pertama kaltim berdaulat.

    Ini diungkapkan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

    Ia menegaskan Pemprov Kaltim menjadi provinsi dengan alokasi anggaran beasiswa terbesar di Indonesia.

    "Kita mengalokasikan anggaran untuk BKT tahun ini sebanyak Rp 375 Milyar. Beasiswa pendidikan kita itu paling besar se-Indonesia, ini bukti bahwa kami serius dalam hal ini," ungkapnya.

    Jika melihat provinsi lain yang membuat program beasiswa yang sama, masih di angka kurang dari Rp 100 miliar. 

    Program yang menyentuh lapisan masyarakat hingga tahun ke-5 kepemimpinan Isran-Hadi ditaksir menembus angka Rp 1 triliun lebih.

    Rinciannya pada 2019, pemprov menyalurkan Rp 168,5 miliar dengan jumlah penerima sebanyak 11.106 pelajar.

    Pada 2020 sebanyak Rp 165,2 miliar jumlah penerima 16.407 pelajar, di 2021 sebesar Rp 163 miliar dengan jumlah penerima 18.369 pelajar.

    Kemudian di APBD murni 2022  Rp 156,4 miliar. Jumlah ini ditambah di APBD perubahan Rp 150 miliar, sehingga total Rp 306,4 miliar dengan jumlah penerima 33.000 pelajar.

    Bahkan, lanjut Hadi Mulyadi,  jumlah penerima BKT di 2023 meningkat menjadi 44.000 pelajar. Tujuannya untuk menjadikan Kaltim semakin unggul dalam pengembangan SDM.

    Dari hasil beasiswa yang diterima menghasilkan ribuan lulusan dan wisudawan yang memiliki kemampuan komprehensifnya ketika kembali ke asal daerahnya.

    Program ini, diakui Hadi Mulyadi, untuk jangka panjang. Tapi pemprov menekankan bahwa siswa saat ini yang mendaftar harus memiliki keseriusan dalam membangun Kaltim ke depannya.

    "Mereka harus belajar lebih baik, dengan semangat yang kita bangun dengan memberikan stimulun untuk anak-anak kita," pungkasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Hadi Mulyadi: Beasiswa Kaltim Terbesar se-Indonesia

    Penulis:Maulana|Redaktur:Buniyamin
    02 Mei 2023 pukul 21:30 WITA

    Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Hadi Mulyadi dalam Acara Peringatan Hari Pendidikan Nasional. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) sangat serius melakukan pembenahan di sektor pendidikan untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM).

    Buktinya, Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Isran Noor-Hadi Mulyadi menjadikan Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) sebagai program unggulan dalam misi pertama kaltim berdaulat.

    Ini diungkapkan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

    Ia menegaskan Pemprov Kaltim menjadi provinsi dengan alokasi anggaran beasiswa terbesar di Indonesia.

    "Kita mengalokasikan anggaran untuk BKT tahun ini sebanyak Rp 375 Milyar. Beasiswa pendidikan kita itu paling besar se-Indonesia, ini bukti bahwa kami serius dalam hal ini," ungkapnya.

    Jika melihat provinsi lain yang membuat program beasiswa yang sama, masih di angka kurang dari Rp 100 miliar. 

    Program yang menyentuh lapisan masyarakat hingga tahun ke-5 kepemimpinan Isran-Hadi ditaksir menembus angka Rp 1 triliun lebih.

    Rinciannya pada 2019, pemprov menyalurkan Rp 168,5 miliar dengan jumlah penerima sebanyak 11.106 pelajar.

    Pada 2020 sebanyak Rp 165,2 miliar jumlah penerima 16.407 pelajar, di 2021 sebesar Rp 163 miliar dengan jumlah penerima 18.369 pelajar.

    Kemudian di APBD murni 2022  Rp 156,4 miliar. Jumlah ini ditambah di APBD perubahan Rp 150 miliar, sehingga total Rp 306,4 miliar dengan jumlah penerima 33.000 pelajar.

    Bahkan, lanjut Hadi Mulyadi,  jumlah penerima BKT di 2023 meningkat menjadi 44.000 pelajar. Tujuannya untuk menjadikan Kaltim semakin unggul dalam pengembangan SDM.

    Dari hasil beasiswa yang diterima menghasilkan ribuan lulusan dan wisudawan yang memiliki kemampuan komprehensifnya ketika kembali ke asal daerahnya.

    Program ini, diakui Hadi Mulyadi, untuk jangka panjang. Tapi pemprov menekankan bahwa siswa saat ini yang mendaftar harus memiliki keseriusan dalam membangun Kaltim ke depannya.

    "Mereka harus belajar lebih baik, dengan semangat yang kita bangun dengan memberikan stimulun untuk anak-anak kita," pungkasnya.

    (Sf/By)