Cari disini...
Seputar Kaltim
Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang pastikan bus aman dalam arus balik mudik lebaran, Senin (7/4/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Meski mengalami lonjakan pergerakan kendaraan selama masa mudik dan balik lebaran 2025, Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang memastikan seluruh armada bus tetap dalam kondisi prima dan aman untuk digunakan masyarakat.
Di tengah dinamika arus lalu lintas ini, pihak terminal menekankan bahwa aspek keselamatan adalah hal yang paling utama.
Penguji Kendaraan Bermotor di Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang, Genta, menyampaikan bahwa seluruh bus yang beroperasi telah melalui proses pemeriksaan ketat setiap harinya.
“Setiap keberangkatan, kami periksa armada secara menyeluruh, baik administrasi maupun teknis utama dan penunjangnya. Ini untuk memastikan keamanan penumpang,” ujar Genta, Senin (7/4/2025).
Genta juga memastikan bahwa perawatan rutin dilakukan secara berkala. Jika ditemukan kerusakan ringan, teknisi langsung menangani di lokasi. Namun, untuk perbaikan besar, kendaraan akan dibawa ke bengkel resmi.
Kondisi ini menurutnya dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak bepergian di masa lebaran.
Selian itu juga sekaligus menunjukkan kesiapan Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang dalam mengelola arus mudik dan balik lebaran dengan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama.
Menurut data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Timur, pergerakan kendaraan yang datang ke terminal tercatat meningkat signifikan, terutama pada awal masa mudik.
Dibandingkan periode yang sama pada 2024, terdapat lonjakan 22 persen dalam tren harian kendaraan masuk meskipun secara angka absolut tercatat penurunan dari 233 unit menjadi 185 unit. Ini menunjukkan peningkatan intensitas perjalanan dalam waktu yang lebih singkat.
Lonjakan tertinggi terjadi pada H-8 (2 April 2025), di mana kendaraan yang datang naik hingga 120 persen dibanding tahun sebelumnya.
Meski terdapat fluktuasi pada H-5 dan H-4, tren pergerakan kembali meningkat pada masa arus balik, khususnya pada H+3 yang mencatat 13 kendaraan datang dan 16 kendaraan berangkat.
“Sejauh ini seluruh armada dalam kondisi aman dan siap beroperasi,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang pastikan bus aman dalam arus balik mudik lebaran, Senin (7/4/2025). (Foto: Tria/Seputarfakta.com)
Samarinda – Meski mengalami lonjakan pergerakan kendaraan selama masa mudik dan balik lebaran 2025, Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang memastikan seluruh armada bus tetap dalam kondisi prima dan aman untuk digunakan masyarakat.
Di tengah dinamika arus lalu lintas ini, pihak terminal menekankan bahwa aspek keselamatan adalah hal yang paling utama.
Penguji Kendaraan Bermotor di Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang, Genta, menyampaikan bahwa seluruh bus yang beroperasi telah melalui proses pemeriksaan ketat setiap harinya.
“Setiap keberangkatan, kami periksa armada secara menyeluruh, baik administrasi maupun teknis utama dan penunjangnya. Ini untuk memastikan keamanan penumpang,” ujar Genta, Senin (7/4/2025).
Genta juga memastikan bahwa perawatan rutin dilakukan secara berkala. Jika ditemukan kerusakan ringan, teknisi langsung menangani di lokasi. Namun, untuk perbaikan besar, kendaraan akan dibawa ke bengkel resmi.
Kondisi ini menurutnya dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat yang hendak bepergian di masa lebaran.
Selian itu juga sekaligus menunjukkan kesiapan Terminal Banjarmasin Samarinda Seberang dalam mengelola arus mudik dan balik lebaran dengan mengedepankan keselamatan sebagai prioritas utama.
Menurut data Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalimantan Timur, pergerakan kendaraan yang datang ke terminal tercatat meningkat signifikan, terutama pada awal masa mudik.
Dibandingkan periode yang sama pada 2024, terdapat lonjakan 22 persen dalam tren harian kendaraan masuk meskipun secara angka absolut tercatat penurunan dari 233 unit menjadi 185 unit. Ini menunjukkan peningkatan intensitas perjalanan dalam waktu yang lebih singkat.
Lonjakan tertinggi terjadi pada H-8 (2 April 2025), di mana kendaraan yang datang naik hingga 120 persen dibanding tahun sebelumnya.
Meski terdapat fluktuasi pada H-5 dan H-4, tren pergerakan kembali meningkat pada masa arus balik, khususnya pada H+3 yang mencatat 13 kendaraan datang dan 16 kendaraan berangkat.
“Sejauh ini seluruh armada dalam kondisi aman dan siap beroperasi,” pungkasnya.
(Sf/Rs)