H+2 Lebaran, Wisatawan di Pantai Manggar Naik 5 Kali Lipat, Ekonomi Lokal Ikut Menggeliat

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    23 Maret 2026 05:41 WIB

    Pantai Segara Sari Manggar, Balikpapan Timur masih terus dipadati wisatawan dari beberapa daerah. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Lonjakan kunjungan wisatawan di Pantai Manggar Segarasari, Balikpapan Timur pada libur lebaran 2026 tak hanya mencerminkan tingginya minat rekreasi masyarakat, tetapi juga memicu perputaran ekonomi lokal sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi pengelola.

    Data UPTD Pantai Manggar mencatat jumlah pengunjung melonjak drastis dalam waktu singkat. Pada hari Idulfitri pertama 21 Maret, kunjungan tercatat sebanyak 1.003 orang. Sehari berselang, 22 Maret angka itu melesat hingga 5.227 pengunjung atau meningkat lebih dari lima kali lipat.

    Kepala UPTD Pantai Manggar Balikpapan, Yusdi Linting menyebut lonjakan tersebut memang kerap terjadi setiap tahun, namun peningkatan pada H+2 lebaran kali ini tergolong lebih tinggi dari biasanya.

    “Selain menjadi destinasi favorit, momentum lebaran memang mendorong masyarakat untuk berwisata bersama keluarga,” kata Yusdi saat dihubungi, Senin (23/3/2026).

    Di balik tingginya angka kunjungan, geliat ekonomi langsung terasa di kawasan pesisir. Pelaku usaha mikro seperti pedagang makanan, penyewaan pelampung, hingga penjual suvenir mengaku mengalami peningkatan omzet signifikan dibanding hari biasa.

    “Aktivitas wisata yang padat menjadikan Pantai Manggar tidak sekadar ruang rekreasi, tetapi juga sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

    Kata dia, lonjakan pengunjung juga membawa konsekuensi. Pengelola harus bekerja ekstra untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan. Sejumlah langkah antisipasi dilakukan, mulai dari penambahan personel di titik rawan, pengaturan lalu lintas kendaraan, hingga peningkatan frekuensi pembersihan sampah di area pantai.

    “Pengawasan terhadap aktivitas berenang juga diperketat, terutama bagi anak-anak, guna menghindari risiko kecelakaan di tengah padatnya pengunjung,” terangnya.

    Yusdi mengingatkan wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan mematuhi aturan keselamatan selama berlibur.

    Lonjakan ini menunjukkan Pantai Manggar memiliki peran ganda sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

    “Tantangannya, bagaimana menjaga keseimbangan antara tingginya kunjungan dengan kualitas layanan dan kelestarian lingkungan agar tetap berkelanjutan,” akunya.

    (Sf/Lo)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    H+2 Lebaran, Wisatawan di Pantai Manggar Naik 5 Kali Lipat, Ekonomi Lokal Ikut Menggeliat

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    23 Maret 2026 05:41 WIB

    Pantai Segara Sari Manggar, Balikpapan Timur masih terus dipadati wisatawan dari beberapa daerah. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Lonjakan kunjungan wisatawan di Pantai Manggar Segarasari, Balikpapan Timur pada libur lebaran 2026 tak hanya mencerminkan tingginya minat rekreasi masyarakat, tetapi juga memicu perputaran ekonomi lokal sekaligus menghadirkan tantangan baru bagi pengelola.

    Data UPTD Pantai Manggar mencatat jumlah pengunjung melonjak drastis dalam waktu singkat. Pada hari Idulfitri pertama 21 Maret, kunjungan tercatat sebanyak 1.003 orang. Sehari berselang, 22 Maret angka itu melesat hingga 5.227 pengunjung atau meningkat lebih dari lima kali lipat.

    Kepala UPTD Pantai Manggar Balikpapan, Yusdi Linting menyebut lonjakan tersebut memang kerap terjadi setiap tahun, namun peningkatan pada H+2 lebaran kali ini tergolong lebih tinggi dari biasanya.

    “Selain menjadi destinasi favorit, momentum lebaran memang mendorong masyarakat untuk berwisata bersama keluarga,” kata Yusdi saat dihubungi, Senin (23/3/2026).

    Di balik tingginya angka kunjungan, geliat ekonomi langsung terasa di kawasan pesisir. Pelaku usaha mikro seperti pedagang makanan, penyewaan pelampung, hingga penjual suvenir mengaku mengalami peningkatan omzet signifikan dibanding hari biasa.

    “Aktivitas wisata yang padat menjadikan Pantai Manggar tidak sekadar ruang rekreasi, tetapi juga sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar,” jelasnya.

    Kata dia, lonjakan pengunjung juga membawa konsekuensi. Pengelola harus bekerja ekstra untuk menjaga kenyamanan dan keselamatan wisatawan. Sejumlah langkah antisipasi dilakukan, mulai dari penambahan personel di titik rawan, pengaturan lalu lintas kendaraan, hingga peningkatan frekuensi pembersihan sampah di area pantai.

    “Pengawasan terhadap aktivitas berenang juga diperketat, terutama bagi anak-anak, guna menghindari risiko kecelakaan di tengah padatnya pengunjung,” terangnya.

    Yusdi mengingatkan wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan dan mematuhi aturan keselamatan selama berlibur.

    Lonjakan ini menunjukkan Pantai Manggar memiliki peran ganda sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus penggerak ekonomi rakyat.

    “Tantangannya, bagaimana menjaga keseimbangan antara tingginya kunjungan dengan kualitas layanan dan kelestarian lingkungan agar tetap berkelanjutan,” akunya.

    (Sf/Lo)