Seputar Kaltim

    Guru Jadi Kunci Utama Cegahan Radikalisme di Sekolah

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    15 Agustus 2024 pukul 19:19 WITA

    Ilustrasi. (Foto:Pinterest)

    Tenggarong - Pemerintah Daerah (Pemda) Kutai Kartanegara (Kukar) mensosialisasikan pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme demi menyukseskan Pilkada 2024 dengan menyasar tenaga pendidik yang berada di sekolah-sekolah se-Kabupaten Kukar.

    Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan guru merupakan kunci utama untuk memberikan pemahaman kepada murid-muridnya. "Peran guru sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak agar lebih waspada terhadap paham radikal terorisme," katanya, Kamis (15/8/2024).

    Ia menyebut Kukar memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang berpotensi menjadi daya tarik bagi kelompok yang ingin mengganggu stabilitas, terutama keamanan di Kukar.

    Kata dia, kondisi geografis Kukar yang terdapat wilayah pesisir sangt berpotensi besar terjadinya tindakan kriminal, seperti penyelundupan atau pelarian terduga teroris.

    "Kita perlu waspada karena ingat dulu pernah terjadi penangkapan pelaku Bom Bali II di Pulau Tanjung Berukang, Kecamatan Anggana pada 2002 silam," ungkapnya.

    Ini menunjukkan bahwa wilayah Kukar sudah menjadi tujuan pelarian tersangka pembuat kriminal.
    Ini disebabkan luasnya wilayah dan terdapat banyak pulau-pulau kecil, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat mengganggu keamanan Kukar.

    Dirinya berharap guru dan masyarakat dapat menjadi sumber informasi terkait keberadaan penyebaran paham radikal. 

    "Saya ingin Guru dapat berperan di sekolah kepada murid-muridnya terkait hal itu. Kemudian masyarakat juga harus berperan dalam menjaga dan dapat jadi sumber informasi terkait adanya penyebaran paham radikal itu," bebernya.

    "Saya berharap tempat kita menjadi aman karena kita dapat menjaga satu dan lainnya," harapnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Guru Jadi Kunci Utama Cegahan Radikalisme di Sekolah

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    15 Agustus 2024 pukul 19:19 WITA

    Ilustrasi. (Foto:Pinterest)

    Tenggarong - Pemerintah Daerah (Pemda) Kutai Kartanegara (Kukar) mensosialisasikan pencegahan penyebaran paham radikalisme dan terorisme demi menyukseskan Pilkada 2024 dengan menyasar tenaga pendidik yang berada di sekolah-sekolah se-Kabupaten Kukar.

    Bupati Kukar, Edi Damansyah mengatakan guru merupakan kunci utama untuk memberikan pemahaman kepada murid-muridnya. "Peran guru sangat penting untuk membentuk karakter anak-anak agar lebih waspada terhadap paham radikal terorisme," katanya, Kamis (15/8/2024).

    Ia menyebut Kukar memiliki kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) yang berpotensi menjadi daya tarik bagi kelompok yang ingin mengganggu stabilitas, terutama keamanan di Kukar.

    Kata dia, kondisi geografis Kukar yang terdapat wilayah pesisir sangt berpotensi besar terjadinya tindakan kriminal, seperti penyelundupan atau pelarian terduga teroris.

    "Kita perlu waspada karena ingat dulu pernah terjadi penangkapan pelaku Bom Bali II di Pulau Tanjung Berukang, Kecamatan Anggana pada 2002 silam," ungkapnya.

    Ini menunjukkan bahwa wilayah Kukar sudah menjadi tujuan pelarian tersangka pembuat kriminal.
    Ini disebabkan luasnya wilayah dan terdapat banyak pulau-pulau kecil, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang berniat mengganggu keamanan Kukar.

    Dirinya berharap guru dan masyarakat dapat menjadi sumber informasi terkait keberadaan penyebaran paham radikal. 

    "Saya ingin Guru dapat berperan di sekolah kepada murid-muridnya terkait hal itu. Kemudian masyarakat juga harus berperan dalam menjaga dan dapat jadi sumber informasi terkait adanya penyebaran paham radikal itu," bebernya.

    "Saya berharap tempat kita menjadi aman karena kita dapat menjaga satu dan lainnya," harapnya.

    (Sf/By)