Seputar Kaltim

    Gunakan Helipad RSUD Panglima Sebaya, Kemenag Paser Pantau Hilal Tentukan Awal Ramadan 

    28 Februari 2025 pukul 19:29 WITA

    Pemantauan hilal di Paser. (Dok.padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser bersama sejumlah instansi terkait lainnya seperti  Pengadilan Negeri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Nahdlatul Ulama (NU) setempat melakukan pemantauan hilal untuk menentukan penentuan hari pertama puasa 1 Ramadan 1446 Hijriah, Jumat (28/2/2025) sore.

    Pemantauan hilal di Paser dilaksanakan di helipad Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya yang lokasinya dinilai cukup strategis dan pertimbangan beberapa faktor lain yang bisa menghalangi pemantauan hilal. Biasanya, pemantauan hilal dilaksanakan di Stadion Sadurengas. 

    Kepala Kemenag Paser, Rusmadi menyatakan dalam beberapa tahun ke belakang, rukiyatul hilal untuk wilayah Kabupaten Paser tidak dapat terlihat dikarenakan letak geografis yang kurang memungkinkan.

    "Awal Ramadan dapat ditentukan apabila hilal terlihat di 3 derajat, namun beberapa tahun terkahir kondisi geografis Kabupaten Paser kurang memungkinkan untuk bisa dapat melihat hilal," ucapnya.

    Sementara itu, Ketua Muhammadiyah Paser, Azhar Baharuddin menyampaikan bahwa untuk Muhammadiyah sendiri akan melaksanakan tarawih pertama malam hari ini sesuai dengan perhitungan dari  hisab yang telah dilakukan. Namun demikian ia berharap untuk tidak ada perbedaan dalam penentuan awal Ramadan dengan pemerintah.

    "Kami melakukan tarawih pertama nanti malam, sekalipun ada perbedaan penentuan awal Ramadan diharapkan tidak akan mengganggu jalannya proses ibadah masing-masing karena pada sebenarnya kita memiliki dasar yang sama hanya saja penerapan yang sedikit berbeda dalam penentuan awal Ramadan," ujarnya lagi.

    (Sf/Mr)

    Seputar Kaltim

    Gunakan Helipad RSUD Panglima Sebaya, Kemenag Paser Pantau Hilal Tentukan Awal Ramadan 

    28 Februari 2025 pukul 19:29 WITA

    Pemantauan hilal di Paser. (Dok.padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser bersama sejumlah instansi terkait lainnya seperti  Pengadilan Negeri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Nahdlatul Ulama (NU) setempat melakukan pemantauan hilal untuk menentukan penentuan hari pertama puasa 1 Ramadan 1446 Hijriah, Jumat (28/2/2025) sore.

    Pemantauan hilal di Paser dilaksanakan di helipad Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panglima Sebaya yang lokasinya dinilai cukup strategis dan pertimbangan beberapa faktor lain yang bisa menghalangi pemantauan hilal. Biasanya, pemantauan hilal dilaksanakan di Stadion Sadurengas. 

    Kepala Kemenag Paser, Rusmadi menyatakan dalam beberapa tahun ke belakang, rukiyatul hilal untuk wilayah Kabupaten Paser tidak dapat terlihat dikarenakan letak geografis yang kurang memungkinkan.

    "Awal Ramadan dapat ditentukan apabila hilal terlihat di 3 derajat, namun beberapa tahun terkahir kondisi geografis Kabupaten Paser kurang memungkinkan untuk bisa dapat melihat hilal," ucapnya.

    Sementara itu, Ketua Muhammadiyah Paser, Azhar Baharuddin menyampaikan bahwa untuk Muhammadiyah sendiri akan melaksanakan tarawih pertama malam hari ini sesuai dengan perhitungan dari  hisab yang telah dilakukan. Namun demikian ia berharap untuk tidak ada perbedaan dalam penentuan awal Ramadan dengan pemerintah.

    "Kami melakukan tarawih pertama nanti malam, sekalipun ada perbedaan penentuan awal Ramadan diharapkan tidak akan mengganggu jalannya proses ibadah masing-masing karena pada sebenarnya kita memiliki dasar yang sama hanya saja penerapan yang sedikit berbeda dalam penentuan awal Ramadan," ujarnya lagi.

    (Sf/Mr)