Gunakan Bahu Jalan, Pasar Ramadan Sangatta Utara Tetap Digelar untuk Dukung UMKM

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    20 Februari 2026 12:41 WIB

    Camat Sangatta Utara, Hasdiah. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Meski berada di bahu jalan, Pasar Ramadan di depan Kantor Camat Sangatta Utara tetap digelar untuk mendukung pelaku UMKM. Kegiatan ini sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.

    Camat Sangatta Utara, Hasdiah menyampaikan Pasar Ramadan merupakan inisiatif kecamatan yang tahun ini bekerja sama dengan KNPI sebagai panitia pelaksana.

    “Ini sudah berjalan tiga tahun. Tahun ini kami bekerja sama dengan KNPI sebagai panitia pelaksana. Kecamatan memfasilitasi saja,” ujar Hasdiah.

    Ia menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Satlantas, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan karena lokasi pasar berada di bahu jalan depan Kantor Camat.

    Hasdiah mengatakan, pada hari biasa pedagang tidak diperbolehkan berjualan di trotoar. Namun khusus Ramadan, kebijakan itu dilonggarkan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan penghasilan dan mempromosikan produk mereka.

    "Karena ini event Ramadan yang hanya setahun sekali, kami memberikan ruang agar pelaku usaha kecil bisa mempromosikan produknya. Ini juga sebagai ajang promosi, agar masyarakat mengenal merek-merek mereka,” tambahnya.

    Sebelumnya, lokasi sempat dicoba di dalam area kantor camat, tetapi pengunjung sepi. Karena itu, diputuskan kembali menggunakan bahu jalan depan kantor camat setelah berkoordinasi dengan pihak terkait.

    “Pernah dicoba di dalam, tapi pengunjungnya kurang. Masyarakat meminta agar tetap di bahu jalan depan kantor camat. Alhamdulillah, setelah komunikasi dengan pihak terkait, mendapat dukungan,” jelas Hasdiah.

    Pasar Ramadan terbuka untuk seluruh UMKM di Sangatta Utara yang mendaftar. Jam operasional ditetapkan pukul 15.00 hingga 19.00 Wita sampai akhir Ramadan.

    Terkait biaya, Hasdiah menyebut kecamatan hanya memfasilitasi. Beberapa kebutuhan seperti pemasangan tenda, listrik, dan air ditangani panitia. Tenda dipinjam dari Pemkab sehingga biaya tidak sebesar sewa tempat biasa.

    “Kalau soal biaya itu ke panitia. Setahu saya ada biaya operasional seperti angkut tenda, pemasangan, listrik, dan air,” katanya.

    Meski demikian, penggunaan bahu jalan tetap menjadi tantangan tersendiri. Beberapa masyarakat sempat menyampaikan protes karena sebelumnya telah dipasang plang larangan berjualan di atas trotoar.

    “Tantangannya pasti ada. Tapi ini hanya event tahunan. Daripada pedagang berjualan tidak teratur di depan toko-toko dan menimbulkan kemacetan, lebih baik terkoordinir seperti ini. Petugas turun langsung mengatur di lapangan,” ungkapnya.

    Ia berharap, Pasar Ramadan dapat mendorong perkembangan UMKM sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah Sangatta Utara.

    “Harapan kami, pelaku usaha kecil dan mikro bisa berkembang, dan perputaran ekonomi di Kecamatan Sangatta Utara semakin baik,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Gunakan Bahu Jalan, Pasar Ramadan Sangatta Utara Tetap Digelar untuk Dukung UMKM

    Seputarfakta.com-Lisda -

    Seputar Kaltim

    20 Februari 2026 12:41 WIB

    Camat Sangatta Utara, Hasdiah. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Meski berada di bahu jalan, Pasar Ramadan di depan Kantor Camat Sangatta Utara tetap digelar untuk mendukung pelaku UMKM. Kegiatan ini sudah memasuki tahun ketiga pelaksanaannya.

    Camat Sangatta Utara, Hasdiah menyampaikan Pasar Ramadan merupakan inisiatif kecamatan yang tahun ini bekerja sama dengan KNPI sebagai panitia pelaksana.

    “Ini sudah berjalan tiga tahun. Tahun ini kami bekerja sama dengan KNPI sebagai panitia pelaksana. Kecamatan memfasilitasi saja,” ujar Hasdiah.

    Ia menambahkan, untuk mengantisipasi kemacetan, pihak kecamatan berkoordinasi dengan Satlantas, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan karena lokasi pasar berada di bahu jalan depan Kantor Camat.

    Hasdiah mengatakan, pada hari biasa pedagang tidak diperbolehkan berjualan di trotoar. Namun khusus Ramadan, kebijakan itu dilonggarkan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan penghasilan dan mempromosikan produk mereka.

    "Karena ini event Ramadan yang hanya setahun sekali, kami memberikan ruang agar pelaku usaha kecil bisa mempromosikan produknya. Ini juga sebagai ajang promosi, agar masyarakat mengenal merek-merek mereka,” tambahnya.

    Sebelumnya, lokasi sempat dicoba di dalam area kantor camat, tetapi pengunjung sepi. Karena itu, diputuskan kembali menggunakan bahu jalan depan kantor camat setelah berkoordinasi dengan pihak terkait.

    “Pernah dicoba di dalam, tapi pengunjungnya kurang. Masyarakat meminta agar tetap di bahu jalan depan kantor camat. Alhamdulillah, setelah komunikasi dengan pihak terkait, mendapat dukungan,” jelas Hasdiah.

    Pasar Ramadan terbuka untuk seluruh UMKM di Sangatta Utara yang mendaftar. Jam operasional ditetapkan pukul 15.00 hingga 19.00 Wita sampai akhir Ramadan.

    Terkait biaya, Hasdiah menyebut kecamatan hanya memfasilitasi. Beberapa kebutuhan seperti pemasangan tenda, listrik, dan air ditangani panitia. Tenda dipinjam dari Pemkab sehingga biaya tidak sebesar sewa tempat biasa.

    “Kalau soal biaya itu ke panitia. Setahu saya ada biaya operasional seperti angkut tenda, pemasangan, listrik, dan air,” katanya.

    Meski demikian, penggunaan bahu jalan tetap menjadi tantangan tersendiri. Beberapa masyarakat sempat menyampaikan protes karena sebelumnya telah dipasang plang larangan berjualan di atas trotoar.

    “Tantangannya pasti ada. Tapi ini hanya event tahunan. Daripada pedagang berjualan tidak teratur di depan toko-toko dan menimbulkan kemacetan, lebih baik terkoordinir seperti ini. Petugas turun langsung mengatur di lapangan,” ungkapnya.

    Ia berharap, Pasar Ramadan dapat mendorong perkembangan UMKM sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi di wilayah Sangatta Utara.

    “Harapan kami, pelaku usaha kecil dan mikro bisa berkembang, dan perputaran ekonomi di Kecamatan Sangatta Utara semakin baik,” pungkasnya.

    (Sf/Rs)