Seputar Kaltim

    Gudang Dekat Pasar Pandansari Balikpapan Terbakar, 2 Mobil Pikap Ikut Terdampak

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    18 Agustus 2026 pukul 10:09 WITA

    Gudang penyimpanan barang di Pasar Pandansari, RT 28 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat habis terbakar, upaya pemadaman terus dilakukan petugas. (Foto: Tangkapan Layar/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan barang di kawasan Pasar Pandansari, RT 28 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, Balikpapan, Selasa (18/8/2026) dini hari.

    Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 03.10 WITA itu langsung mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mencegah api meluas di kawasan yang cukup padat tersebut.

    “Ada lima kendaraan yang diterjunkan terdiri atas tiga unit berukuran besar dan dua unit berukuran lebih kecil,” ucap Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali.

    Material bangunan yang sebagian terbuat dari kayu membuat api terlihat cukup besar. Petugas berhasil menguasai api dalam waktu sekitar 30 hingga 40 menit. Setelah api dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

    “Berdasarkan informasi kami terima, terdapat satu hingga dua bangunan atau bagian bangunan yang terdampak. Selain itu, dua mobil pikap yang berada di sekitar lokasi juga ikut terbakar,” jelasnya.

    Pihaknya juga mendapat informasi mengenai kemungkinan adanya seseorang yang masih berada di dalam bangunan. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

    “Setelah dilakukan pencarian, petugas tidak menemukan korban maupun orang yang terjebak di dalam bangunan,” imbuhnya.

    Usman menambahkan, proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti. Kebakaran terjadi saat kondisi masih subuh, sehingga arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi belum terlalu padat.

    Kondisi tersebut membantu petugas mencapai lokasi dan melakukan pemadaman dengan cepat. “Kesulitan alhamdulillah tidak ada karena memang situasi tidak terlalu banyak orang dan masih subuh hari, jadi kami bisa langsung melakukan penanganan,” katanya.

    Dalam penanganan kebakaran, sejumlah selang pemadam milik BPBD juga mengalami kebocoran. Menurut Usman, kerusakan selang dapat terjadi ketika peralatan bersentuhan dengan material tajam di lokasi kebakaran, seperti potongan kayu.

    “Beberapa masalah mungkin terkena kayu yang tajam, sehingga beberapa selang juga mengalami kebocoran,” akunya.

    Kata dia, kondisi peralatan pemadam juga menjadi perhatian karena BPBD saat ini menghadapi tingginya aktivitas penanganan kebakaran, termasuk kebakaran lahan selama musim kemarau.

    Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran gudang tersebut masih dalam penanganan dan belum disampaikan secara pasti.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Gudang Dekat Pasar Pandansari Balikpapan Terbakar, 2 Mobil Pikap Ikut Terdampak

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    18 Agustus 2026 pukul 10:09 WITA

    Gudang penyimpanan barang di Pasar Pandansari, RT 28 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat habis terbakar, upaya pemadaman terus dilakukan petugas. (Foto: Tangkapan Layar/seputarfakta.com)

    Balikpapan – Kebakaran melanda sebuah gudang penyimpanan barang di kawasan Pasar Pandansari, RT 28 Kelurahan Margasari, Balikpapan Barat, Balikpapan, Selasa (18/8/2026) dini hari.

    Kebakaran dilaporkan sekitar pukul 03.10 WITA itu langsung mendapat penanganan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan. Sebanyak lima unit kendaraan pemadam dikerahkan ke lokasi untuk mencegah api meluas di kawasan yang cukup padat tersebut.

    “Ada lima kendaraan yang diterjunkan terdiri atas tiga unit berukuran besar dan dua unit berukuran lebih kecil,” ucap Kepala BPBD Kota Balikpapan, Usman Ali.

    Material bangunan yang sebagian terbuat dari kayu membuat api terlihat cukup besar. Petugas berhasil menguasai api dalam waktu sekitar 30 hingga 40 menit. Setelah api dipadamkan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara yang kembali memicu kebakaran.

    “Berdasarkan informasi kami terima, terdapat satu hingga dua bangunan atau bagian bangunan yang terdampak. Selain itu, dua mobil pikap yang berada di sekitar lokasi juga ikut terbakar,” jelasnya.

    Pihaknya juga mendapat informasi mengenai kemungkinan adanya seseorang yang masih berada di dalam bangunan. Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

    “Setelah dilakukan pencarian, petugas tidak menemukan korban maupun orang yang terjebak di dalam bangunan,” imbuhnya.

    Usman menambahkan, proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti. Kebakaran terjadi saat kondisi masih subuh, sehingga arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi belum terlalu padat.

    Kondisi tersebut membantu petugas mencapai lokasi dan melakukan pemadaman dengan cepat. “Kesulitan alhamdulillah tidak ada karena memang situasi tidak terlalu banyak orang dan masih subuh hari, jadi kami bisa langsung melakukan penanganan,” katanya.

    Dalam penanganan kebakaran, sejumlah selang pemadam milik BPBD juga mengalami kebocoran. Menurut Usman, kerusakan selang dapat terjadi ketika peralatan bersentuhan dengan material tajam di lokasi kebakaran, seperti potongan kayu.

    “Beberapa masalah mungkin terkena kayu yang tajam, sehingga beberapa selang juga mengalami kebocoran,” akunya.

    Kata dia, kondisi peralatan pemadam juga menjadi perhatian karena BPBD saat ini menghadapi tingginya aktivitas penanganan kebakaran, termasuk kebakaran lahan selama musim kemarau.

    Hingga penanganan selesai, penyebab kebakaran gudang tersebut masih dalam penanganan dan belum disampaikan secara pasti.

    (Sf/Lo)