Cari disini...
Seputar Kaltim
Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud angkat bicara soal pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kaltim beberapa hari terakhir.
Ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (21/09/2026), Rudy mengatakan dirinya baru saja berkunjung ke Kementerian ESDM untuk membahas persoalan ketenagalistrikan di Kalimantan.
"Berkaitan dengan listrik kita sempat berkunjung ke kementerian ESDM ketenagalistrikan," ujar Rudy.
Ia mengungkapkan, penyebab utama pemadaman bukan karena pasokan batu bara, melainkan kerusakan mesin pada beberapa Independent Power Producer (IPP) yang menyokong sistem kelistrikan Kalimantan termasuk Kaltim.
"Pertama yang disampaikan adalah berkaitan dengan beberapa IPP yang ada di Kalimantan ini yang men-support Kalimantan termasuk Kalimantan Timur terjadi kerusakan," jelasnya.
Rudy menambahkan, kerusakan tersebut terjadi secara bersamaan karena sejumlah pembangkit sedang melakukan perawatan menyeluruh atau overhaul.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera terselesaikan karena yang masalahnya bukan batu baranya, tapi yang bermasalah mesinnya. Mereka melakukan maintenance overhaul dan kebetulan terjadi bersamaan," katanya.
Menurutnya, pihak Kementerian ESDM memastikan pemulihan tidak akan berlangsung lama.
"Yang jelas disampaikan kemarin tidak lebih daripada 10 hari. Itu sudah pemadamannya mudah-mudahan sudah bisa berkurang atau sudah tidak terjadi lagi di Kalimantan Timur," pungkasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rudy Mas'ud angkat bicara soal pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kaltim beberapa hari terakhir.
Ditemui di Kantor Gubernur Kaltim, Senin (21/09/2026), Rudy mengatakan dirinya baru saja berkunjung ke Kementerian ESDM untuk membahas persoalan ketenagalistrikan di Kalimantan.
"Berkaitan dengan listrik kita sempat berkunjung ke kementerian ESDM ketenagalistrikan," ujar Rudy.
Ia mengungkapkan, penyebab utama pemadaman bukan karena pasokan batu bara, melainkan kerusakan mesin pada beberapa Independent Power Producer (IPP) yang menyokong sistem kelistrikan Kalimantan termasuk Kaltim.
"Pertama yang disampaikan adalah berkaitan dengan beberapa IPP yang ada di Kalimantan ini yang men-support Kalimantan termasuk Kalimantan Timur terjadi kerusakan," jelasnya.
Rudy menambahkan, kerusakan tersebut terjadi secara bersamaan karena sejumlah pembangkit sedang melakukan perawatan menyeluruh atau overhaul.
"Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini segera terselesaikan karena yang masalahnya bukan batu baranya, tapi yang bermasalah mesinnya. Mereka melakukan maintenance overhaul dan kebetulan terjadi bersamaan," katanya.
Menurutnya, pihak Kementerian ESDM memastikan pemulihan tidak akan berlangsung lama.
"Yang jelas disampaikan kemarin tidak lebih daripada 10 hari. Itu sudah pemadamannya mudah-mudahan sudah bisa berkurang atau sudah tidak terjadi lagi di Kalimantan Timur," pungkasnya.
(Sf/Lo)