Seputar Kaltim

    Gubernur Kaltim Salurkan Bantuan Sosial Jospol dan Gratispol untuk Masyarakat Kutim

    Penulis:Lisdav|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pemberian penghargaan dan bantuan sosial dalam program GratisPol dan Jospol kepada masyarakat Kutai Timur Kutim (Kutim), oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud secara resmi menyerahkan berbagai penghargaan dan bantuan sosial dalam program GratisPol dan Jospol kepada masyarakat Kutai Timur Kutim (Kutim), Senin (13/7/2025).  Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat pemerataan hak, kesejahteraan, dan nilai-nilai kemanusiaan di daerah.

    Gubernur mengatakan bahwa pembangunan tidak semata fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.

    “Ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah Provinsi Kaltim dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera baik secara lahir maupun secara batin,” ujar Rudy.

    Dalam kesempatan itu, Pemprov Kaltim menyerahkan berbagai bantuan dan penghargaan, mulai dari program GratisPol, insentif Jospol, hingga hadiah umrah dan perjalanan religi untuk marbot masjid, guru agama, serta penjaga rumah ibadah non-muslim.

    Rudy menyebut para penjaga rumah ibadah adalah bagian penting dari ketenangan sosial masyarakat yang kerap luput dari perhatian. Maka dari itu, mereka layak mendapatkan penghargaan atas pengabdian yang tulus.

    “Bagi kami mereka semua adalah penjaga nilai-nilai dan ketenangan sosial yang tidak boleh kita abaikan. Maka sewajarnya negara melalui pemerintah hadir memberikan penghargaan yang layak dan yang pantas.,” kata Rudy.

    Program Jospol juga mencakup pemberian insentif kepada guru, marbot, dan penjaga rumah ibadah. Rudy menyampaikan bahwa perhatian pemerintah juga diharapkan menjangkau masjid dan musala di lingkungan aparat keamanan seperti Polres, Kodim, Kodam, dan Lanal.

    Selain bantuan spiritual dan sosial, Gubernur juga menyerahkan dukungan untuk kegiatan kesehatan dan usaha ekonomi produktif masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa, PT Kaltim Prima Coal turut menyerahkan bantuan di sektor pendidikan dan infrastruktur, ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan daerah.

    “Pembangunan di Kaltim tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita perlu kerja sama semua pihak, termasuk swasta. Semakin banyak yang terlibat, semakin cepat kita melangkah maju,” tambahnya.

    Di kesempatan yang sama Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas program-program yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut.

    “Atas nama masyarakat Kutai Timur saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas program dan penghargaan yang diberikan. Semoga program ini akan menjadi barometer kemajuan di Kaltim,”ucap Ardiansyah.

    Ia juga berharap program ini menjadi pemicu semangat baru bagi masyarakat Kutim dalam membangun daerah di berbagai bidang, termasuk keagamaan, pendidikan, dan sosial ekonomi.

    "Semoga program ini mampu memacu dan memotivasi para penerima manfaat untuk terus berkhidmat dalam membangun Kutai Timur di berbagai bidang. Di bidang keagamaan, ada program umrah dan perjalanan religi. Di bidang pendidikan, ada insentif bagi para guru, termasuk juga bagi yang non-muslim" pungkasnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Gubernur Kaltim Salurkan Bantuan Sosial Jospol dan Gratispol untuk Masyarakat Kutim

    Penulis:Lisdav|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Pemberian penghargaan dan bantuan sosial dalam program GratisPol dan Jospol kepada masyarakat Kutai Timur Kutim (Kutim), oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). (foto:lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta - Gubernur Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud secara resmi menyerahkan berbagai penghargaan dan bantuan sosial dalam program GratisPol dan Jospol kepada masyarakat Kutai Timur Kutim (Kutim), Senin (13/7/2025).  Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat pemerataan hak, kesejahteraan, dan nilai-nilai kemanusiaan di daerah.

    Gubernur mengatakan bahwa pembangunan tidak semata fokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada pembangunan sosial dan spiritual masyarakat.

    “Ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah Provinsi Kaltim dalam membangun masyarakat yang adil, sejahtera baik secara lahir maupun secara batin,” ujar Rudy.

    Dalam kesempatan itu, Pemprov Kaltim menyerahkan berbagai bantuan dan penghargaan, mulai dari program GratisPol, insentif Jospol, hingga hadiah umrah dan perjalanan religi untuk marbot masjid, guru agama, serta penjaga rumah ibadah non-muslim.

    Rudy menyebut para penjaga rumah ibadah adalah bagian penting dari ketenangan sosial masyarakat yang kerap luput dari perhatian. Maka dari itu, mereka layak mendapatkan penghargaan atas pengabdian yang tulus.

    “Bagi kami mereka semua adalah penjaga nilai-nilai dan ketenangan sosial yang tidak boleh kita abaikan. Maka sewajarnya negara melalui pemerintah hadir memberikan penghargaan yang layak dan yang pantas.,” kata Rudy.

    Program Jospol juga mencakup pemberian insentif kepada guru, marbot, dan penjaga rumah ibadah. Rudy menyampaikan bahwa perhatian pemerintah juga diharapkan menjangkau masjid dan musala di lingkungan aparat keamanan seperti Polres, Kodim, Kodam, dan Lanal.

    Selain bantuan spiritual dan sosial, Gubernur juga menyerahkan dukungan untuk kegiatan kesehatan dan usaha ekonomi produktif masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa, PT Kaltim Prima Coal turut menyerahkan bantuan di sektor pendidikan dan infrastruktur, ini menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pembangunan daerah.

    “Pembangunan di Kaltim tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Kita perlu kerja sama semua pihak, termasuk swasta. Semakin banyak yang terlibat, semakin cepat kita melangkah maju,” tambahnya.

    Di kesempatan yang sama Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas program-program yang diluncurkan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim dan mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut.

    “Atas nama masyarakat Kutai Timur saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Gubernur atas program dan penghargaan yang diberikan. Semoga program ini akan menjadi barometer kemajuan di Kaltim,”ucap Ardiansyah.

    Ia juga berharap program ini menjadi pemicu semangat baru bagi masyarakat Kutim dalam membangun daerah di berbagai bidang, termasuk keagamaan, pendidikan, dan sosial ekonomi.

    "Semoga program ini mampu memacu dan memotivasi para penerima manfaat untuk terus berkhidmat dalam membangun Kutai Timur di berbagai bidang. Di bidang keagamaan, ada program umrah dan perjalanan religi. Di bidang pendidikan, ada insentif bagi para guru, termasuk juga bagi yang non-muslim" pungkasnya.

    (Sf/Rs)