Seputar Kaltim

    GPM Jelang Iduladha, Sediakan Sembako Murah dan Gas LPG di Dua Lokasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    02 Juni 2025 pukul 20:23 WITA

    Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni di Kantor Camat Sangatta Utara pada Senin (2/6/2025) dan dilanjutkan di Kantor Desa Sangatta Selatan pada keesokan harinya.

    Pengawas Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutai Timur, Achmad Donny Efendi, menyampaikan bahwa GPM bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    “Ini program dari Disperindag Provinsi untuk penanganan inflasi. Kita jual kebutuhan pokok per item. Ada beras, minyak, tepung, gula, telur, bawang merah, bawang putih, dan daging kerbau,” ujar Donny.

    Selain bahan pokok, GPM juga menyediakan gas LPG 3 kg yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sebesar Rp21.000 per tabung. Penyaluran gas dilakukan mulai pukul 11.00 Wita karena proses pengisian baru dimulai pukul 08.00 pagi dan memakan waktu sekitar dua jam.

    “Kita baru buka jam 08.00 pagi, pengisian gas memakan waktu dua jam, sehingga distribusi baru bisa dilakukan mulai jam 11.00,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Disperindag Provinsi Kaltim dan Disperindag Kutai Timur, yang secara bersama-sama menyalurkan bahan pangan murah ke masyarakat.

    Adapun target penyaluran dalam GPM ini lebih dari 4 ton bahan pokok, yang merupakan total dari semua jenis barang yang dibagikan selama dua hari kegiatan.

    “Target kita totalnya lebih dari 4 ton, itu keseluruhan dari semua jenis komoditas yang disediakan,” tambah Donny.

    GPM ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha.

    "Harapan kami, kegiatan ini bisa membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    GPM Jelang Iduladha, Sediakan Sembako Murah dan Gas LPG di Dua Lokasi

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    02 Juni 2025 pukul 20:23 WITA

    Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H. (Foto: Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1446 H, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur (Kutim) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni di Kantor Camat Sangatta Utara pada Senin (2/6/2025) dan dilanjutkan di Kantor Desa Sangatta Selatan pada keesokan harinya.

    Pengawas Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kutai Timur, Achmad Donny Efendi, menyampaikan bahwa GPM bertujuan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    “Ini program dari Disperindag Provinsi untuk penanganan inflasi. Kita jual kebutuhan pokok per item. Ada beras, minyak, tepung, gula, telur, bawang merah, bawang putih, dan daging kerbau,” ujar Donny.

    Selain bahan pokok, GPM juga menyediakan gas LPG 3 kg yang dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), sebesar Rp21.000 per tabung. Penyaluran gas dilakukan mulai pukul 11.00 Wita karena proses pengisian baru dimulai pukul 08.00 pagi dan memakan waktu sekitar dua jam.

    “Kita baru buka jam 08.00 pagi, pengisian gas memakan waktu dua jam, sehingga distribusi baru bisa dilakukan mulai jam 11.00,” ungkapnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Disperindag Provinsi Kaltim dan Disperindag Kutai Timur, yang secara bersama-sama menyalurkan bahan pangan murah ke masyarakat.

    Adapun target penyaluran dalam GPM ini lebih dari 4 ton bahan pokok, yang merupakan total dari semua jenis barang yang dibagikan selama dua hari kegiatan.

    “Target kita totalnya lebih dari 4 ton, itu keseluruhan dari semua jenis komoditas yang disediakan,” tambah Donny.

    GPM ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha.

    "Harapan kami, kegiatan ini bisa membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” tutupnya.

    (Sf/Rs)