Seputar Kaltim

    Genjot PAD, Pemprov Kaltim Gandeng DPRD Bentuk Tim Optimalisasi Pendapatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    17 Maret 2025 pukul 16:30 WITA

    Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Ismiati. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat untuk meningkatkan pendapatan daerah. 

    Langkah konkret diambil dengan membentuk Tim Optimalisasi Pendapatan yang melibatkan DPRD Kaltim. Tim ini akan fokus pada sektor pajak dan retribusi, dengan perhatian khusus pada perusahaan pertambangan dan perkebunan.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim, Ismiati, mengungkapkan bahwa pembentukan tim ini merupakan hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPRD Kaltim. 

    "Kami sudah bersepakat untuk mengoptimalkan pendapatan daerah bersama Komisi II. Mereka siap membantu kami dalam mengeksplorasi potensi pendapatan," ujarnya usai RDP di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (17/3/2025).

    Tim Optimalisasi Pendapatan ini akan bekerja secara terpadu, melibatkan berbagai pihak terkait. 

    "Nanti akan terbit Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum tim ini. Kami akan turun langsung ke lapangan, terutama ke perusahaan pertambangan dan perkebunan, untuk melakukan dialog dan komunikasi," jelasnya.

    Salah satu fokus utama tim ini adalah memastikan perusahaan-perusahaan melaporkan alat-alat berat yang mereka miliki. 

    "Kami akan mendorong perusahaan-perusahaan untuk melaporkan alat-alat berat mereka, sehingga potensi pajak dari sektor ini bisa dioptimalkan," katanya.

    Selain itu, tim ini juga akan mengeksplorasi potensi pendapatan dari sektor lain, seperti retribusi daerah dan hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan.

    "Pendapatan daerah itu kan luas, tidak hanya pajak. Kami juga akan membahas kemungkinan memperjuangkan bagi hasil dari sumber daya alam yang belum kita dapatkan dari pemerintah pusat," ungkapnya.

    Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud.

    "Pak Gubernur sudah memberikan arahan kepada kami untuk mengeksplorasi semua potensi pendapatan daerah, demi mendukung pembangunan di Kaltim," tuturnya.

    Dengan adanya Tim Optimalisasi Pendapatan ini, Pemprov Kaltim berharap dapat meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan. 

    "Kami sudah mengatur langkah-langkah kerja ke depan, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk mencapai target pendapatan yang ditetapkan," pungkas Ismiati.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Genjot PAD, Pemprov Kaltim Gandeng DPRD Bentuk Tim Optimalisasi Pendapatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    17 Maret 2025 pukul 16:30 WITA

    Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Ismiati. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat untuk meningkatkan pendapatan daerah. 

    Langkah konkret diambil dengan membentuk Tim Optimalisasi Pendapatan yang melibatkan DPRD Kaltim. Tim ini akan fokus pada sektor pajak dan retribusi, dengan perhatian khusus pada perusahaan pertambangan dan perkebunan.

    Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kaltim, Ismiati, mengungkapkan bahwa pembentukan tim ini merupakan hasil rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi II DPRD Kaltim. 

    "Kami sudah bersepakat untuk mengoptimalkan pendapatan daerah bersama Komisi II. Mereka siap membantu kami dalam mengeksplorasi potensi pendapatan," ujarnya usai RDP di Gedung E DPRD Kaltim, Senin (17/3/2025).

    Tim Optimalisasi Pendapatan ini akan bekerja secara terpadu, melibatkan berbagai pihak terkait. 

    "Nanti akan terbit Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai dasar hukum tim ini. Kami akan turun langsung ke lapangan, terutama ke perusahaan pertambangan dan perkebunan, untuk melakukan dialog dan komunikasi," jelasnya.

    Salah satu fokus utama tim ini adalah memastikan perusahaan-perusahaan melaporkan alat-alat berat yang mereka miliki. 

    "Kami akan mendorong perusahaan-perusahaan untuk melaporkan alat-alat berat mereka, sehingga potensi pajak dari sektor ini bisa dioptimalkan," katanya.

    Selain itu, tim ini juga akan mengeksplorasi potensi pendapatan dari sektor lain, seperti retribusi daerah dan hasil pengelolaan daerah yang dipisahkan.

    "Pendapatan daerah itu kan luas, tidak hanya pajak. Kami juga akan membahas kemungkinan memperjuangkan bagi hasil dari sumber daya alam yang belum kita dapatkan dari pemerintah pusat," ungkapnya.

    Langkah ini mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud.

    "Pak Gubernur sudah memberikan arahan kepada kami untuk mengeksplorasi semua potensi pendapatan daerah, demi mendukung pembangunan di Kaltim," tuturnya.

    Dengan adanya Tim Optimalisasi Pendapatan ini, Pemprov Kaltim berharap dapat meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan. 

    "Kami sudah mengatur langkah-langkah kerja ke depan, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk mencapai target pendapatan yang ditetapkan," pungkas Ismiati.

    (Sf/Rs)