Seputar Kaltim

    Gelar Sosialisasi Pilkada 2024, Bawaslu Kukar Dorong Partisipasi Masyarakat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    30 September 2024 pukul 12:10 WITA

    Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. 

    "Sosialisasi ini tujuannya untuk mendorong partisipasi masyarakat di Pilkada serentak yang berlangsung 27 November 2024 nanti," kata Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, Senin (30/9/2024).

    Teguh menyebut pentingnya kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif dari money politic, isu sara dan berita hoaks yang bisa memicu konflik di masyarakat.

    "Kami ingin partisipasi masyarakat itu meningkat di Pilkada ini, sekaligus mengingatkan dampak buruk dari politik uang, hoaks dan isu sara yang bisa menyebabkan perpecahan," sebutnya.

    Dirinya mengimbau masyarakat dapat melaporkan praktik money politics atau pelanggaran lainnya kepada Bawaslu atau Panwascam terdekat.

    Selain itu, pihaknya juga berharap kepada masyarakat berperan aktif menjaga Pilkada tetap aman, damai dan bebas dari kecurangan.

    "Melalui sosialisasi ini, semoga dapat memberi pemahaman yang baik ke masyarakat tentang cara memilih secara benar, tanpa terpengaruh oleh berita hoaks, isu SARA atau politik uang," tutupnya.

    Diketahui, kegiatan Sosialisasi ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk muspika, wartawan, partai politik, mahasiswa, pemilih pemula dan Panwascam dari 20 kecamatan se-Kukar.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Gelar Sosialisasi Pilkada 2024, Bawaslu Kukar Dorong Partisipasi Masyarakat

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    30 September 2024 pukul 12:10 WITA

    Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar sosialisasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. 

    "Sosialisasi ini tujuannya untuk mendorong partisipasi masyarakat di Pilkada serentak yang berlangsung 27 November 2024 nanti," kata Ketua Bawaslu Kukar, Teguh Wibowo, Senin (30/9/2024).

    Teguh menyebut pentingnya kesadaran masyarakat terhadap dampak negatif dari money politic, isu sara dan berita hoaks yang bisa memicu konflik di masyarakat.

    "Kami ingin partisipasi masyarakat itu meningkat di Pilkada ini, sekaligus mengingatkan dampak buruk dari politik uang, hoaks dan isu sara yang bisa menyebabkan perpecahan," sebutnya.

    Dirinya mengimbau masyarakat dapat melaporkan praktik money politics atau pelanggaran lainnya kepada Bawaslu atau Panwascam terdekat.

    Selain itu, pihaknya juga berharap kepada masyarakat berperan aktif menjaga Pilkada tetap aman, damai dan bebas dari kecurangan.

    "Melalui sosialisasi ini, semoga dapat memberi pemahaman yang baik ke masyarakat tentang cara memilih secara benar, tanpa terpengaruh oleh berita hoaks, isu SARA atau politik uang," tutupnya.

    Diketahui, kegiatan Sosialisasi ini dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk muspika, wartawan, partai politik, mahasiswa, pemilih pemula dan Panwascam dari 20 kecamatan se-Kukar.

    (Sf/By)