Cari disini...
Seputar Kaltim
Ket Foto: Foto bersama kegiatan Jalan Santai pada HUT Koperasi ke 77 di Samarinda. (Firza/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (Diskumi), Kota Samarinda, menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas), yang juga Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Koperasi, dengan kegiatan jalan santai, di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda, Sabtu (13/7/2024) siang.
Kepala Diskumi Kota Samarinda Nurrahmani menyebut, kegiatan ini sekaligus upaya edukasi kepada masyarakat terkait eksistensi koperasi.
Musababnya, saat ini masih banyak masyarakat yang belum paham apa itu koperasi, dan seringkali terkecoh dan menyamakannya dengan layanan yang diberikan oleh para rentenir, dengan berkedok koperasi.
“Dari agenda ini kami juga mau masyarakat bisa kepo apasih koperasi itu karena koperasi berbeda dengan konsep rentenir,” ucap Nurrahmani.
Wanita yang karib disapa Yama itu menyampaikan, mekanisme dari koperasi sangat berbeda dengan rentenir. Salah satunya, adanya syarat keanggotaan, lalu ada simpanan pokok, simpanan wajib dan berbagai syarat lainnya. Sementara rentenir, kerap kali menyederhanakan syarat itu, agar banyak masyarakat yang tertarik.
"Karena kalau rentenir tinggal memberikan KTP, sedangkan koperasi harus jadi anggota, ada simpanan pokok, simpanan wajib," beber Yama.
Demi mengembalikan fungsi dari koperasi, Yama menyebut akan membentuk Kampung Bebas Rentenir.
"Makanya kita sosialisasi ke sekolah, kelurahan, dan nanti kita mau buat Kampung Bebas Rentenir,” terangnya.
Dirinya berharap semua Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Samarinda bisa menjadi bagian dari koperasi karena menurutnya pengetahuan masyarakat terkait Koperasi di Samarinda masih sedikit.
“Ini menjadi PR kami, masyarakat banyak tidak tau apa itu koperasi, seperti kredit harian itu bukan koperasi,” bebernya.
Mendukung kegiatan itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso menegaskan, pentingnya peran koperasi dalam sejarah dan ekonomi Indonesia.
"Peringatan ini mengingatkan kita akan sejarah yang luar biasa tentang perkoperasian. Saya berharap melalui momentum ini kita bisa bersemangat memajukan koperasi, karena jika koperasi maju, pasti akan mensejahterakan seluruh anggota dan masyarakat kita." kata Rusmadi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ket Foto: Foto bersama kegiatan Jalan Santai pada HUT Koperasi ke 77 di Samarinda. (Firza/Seputarfakta.com)
Samarinda - Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian (Diskumi), Kota Samarinda, menggelar peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas), yang juga Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Koperasi, dengan kegiatan jalan santai, di GOR Kadrie Oening, Kota Samarinda, Sabtu (13/7/2024) siang.
Kepala Diskumi Kota Samarinda Nurrahmani menyebut, kegiatan ini sekaligus upaya edukasi kepada masyarakat terkait eksistensi koperasi.
Musababnya, saat ini masih banyak masyarakat yang belum paham apa itu koperasi, dan seringkali terkecoh dan menyamakannya dengan layanan yang diberikan oleh para rentenir, dengan berkedok koperasi.
“Dari agenda ini kami juga mau masyarakat bisa kepo apasih koperasi itu karena koperasi berbeda dengan konsep rentenir,” ucap Nurrahmani.
Wanita yang karib disapa Yama itu menyampaikan, mekanisme dari koperasi sangat berbeda dengan rentenir. Salah satunya, adanya syarat keanggotaan, lalu ada simpanan pokok, simpanan wajib dan berbagai syarat lainnya. Sementara rentenir, kerap kali menyederhanakan syarat itu, agar banyak masyarakat yang tertarik.
"Karena kalau rentenir tinggal memberikan KTP, sedangkan koperasi harus jadi anggota, ada simpanan pokok, simpanan wajib," beber Yama.
Demi mengembalikan fungsi dari koperasi, Yama menyebut akan membentuk Kampung Bebas Rentenir.
"Makanya kita sosialisasi ke sekolah, kelurahan, dan nanti kita mau buat Kampung Bebas Rentenir,” terangnya.
Dirinya berharap semua Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Samarinda bisa menjadi bagian dari koperasi karena menurutnya pengetahuan masyarakat terkait Koperasi di Samarinda masih sedikit.
“Ini menjadi PR kami, masyarakat banyak tidak tau apa itu koperasi, seperti kredit harian itu bukan koperasi,” bebernya.
Mendukung kegiatan itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso menegaskan, pentingnya peran koperasi dalam sejarah dan ekonomi Indonesia.
"Peringatan ini mengingatkan kita akan sejarah yang luar biasa tentang perkoperasian. Saya berharap melalui momentum ini kita bisa bersemangat memajukan koperasi, karena jika koperasi maju, pasti akan mensejahterakan seluruh anggota dan masyarakat kita." kata Rusmadi.
(Sf/Rs)