Cari disini...
Seputar Kaltim
Launching program Paser Satu Huni DPKPP Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Paser meluncurkan inovasi, yaitu program Paser Satu Huni. Terobosan itu hadir sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mengurai berbagai hambatan penyediaan rumah bagi warga lokal.
Kepala DPKPP Kabupaten Paser, Mohd Aji Tommy mengungkapkan Paser menghadapi tantangan penyediaan perumahan yang tergolong cukup besar. Masalah utama yang dihadapi di antaranya tingginya angka kebutuhan hunian, keterbatasan lahan, hingga sulitnya akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sebagai langkah awal eksekusi program tersebut, DPKPP menggelar Expo Perumahan 2026 di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP). Ajang pameran perumahan itu tercatat sebagai kegiatan perdana yang pernah diselenggarakan di wilayah Kabupaten Paser.
"Program ini ditujukan untuk menjawab persoalan penyediaan rumah yang hari ini sudah cukup tinggi," kata Mohm Aji Tommy, Kamis (10/9/2026).
Tommy menjelaskan bahwa program Paser Satu Huni dirancang khusus untuk mempercepat hadirnya hunian yang memadai. Hal tersebut dicapai melalui skema kolaborasi terpadu antara pemerintah, sektor swasta dan perbankan.
Pihaknya juga menggandeng Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman serta berbagai mitra pelaku usaha. Keterlibatan sektor swasta diposisikan sebagai pilar penting untuk menjamin ketersediaan unit rumah yang memadai di sektor kualitasnya.
Pihaknya juga merangkul pihak perbankan guna memperluas dan mempermudah akses pembiayaan. Langkah itu disiapkan secara khusus untuk menjawab kendala keterbatasan finansial yang kerap dialami masyarakat menengah ke bawah.
"Harapannya program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang kerap mengalami kendala di sektor pembiayaan," tambahnya.
Pemerintah desa turut dilibatkan secara aktif dalam jaringan kerja sama itu. Peran pemerintah tingkat desa dinilai sangat krusial untuk memastikan pendataan kebutuhan hunian berjalan secara tepat sasaran.
Melalui kemitraan strategis ini, Pemkab Paser berkomitmen menjadikan Paser Satu Huni sebagai pusat informasi dan wadah kolaborasi berkelanjutan. Data yang terhimpun akan dijadikan landasan utama dalam merumuskan kebijakan perumahan daerah.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Launching program Paser Satu Huni DPKPP Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)
Tana Paser - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Paser meluncurkan inovasi, yaitu program Paser Satu Huni. Terobosan itu hadir sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam mengurai berbagai hambatan penyediaan rumah bagi warga lokal.
Kepala DPKPP Kabupaten Paser, Mohd Aji Tommy mengungkapkan Paser menghadapi tantangan penyediaan perumahan yang tergolong cukup besar. Masalah utama yang dihadapi di antaranya tingginya angka kebutuhan hunian, keterbatasan lahan, hingga sulitnya akses pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Sebagai langkah awal eksekusi program tersebut, DPKPP menggelar Expo Perumahan 2026 di halaman Mal Pelayanan Publik (MPP). Ajang pameran perumahan itu tercatat sebagai kegiatan perdana yang pernah diselenggarakan di wilayah Kabupaten Paser.
"Program ini ditujukan untuk menjawab persoalan penyediaan rumah yang hari ini sudah cukup tinggi," kata Mohm Aji Tommy, Kamis (10/9/2026).
Tommy menjelaskan bahwa program Paser Satu Huni dirancang khusus untuk mempercepat hadirnya hunian yang memadai. Hal tersebut dicapai melalui skema kolaborasi terpadu antara pemerintah, sektor swasta dan perbankan.
Pihaknya juga menggandeng Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman serta berbagai mitra pelaku usaha. Keterlibatan sektor swasta diposisikan sebagai pilar penting untuk menjamin ketersediaan unit rumah yang memadai di sektor kualitasnya.
Pihaknya juga merangkul pihak perbankan guna memperluas dan mempermudah akses pembiayaan. Langkah itu disiapkan secara khusus untuk menjawab kendala keterbatasan finansial yang kerap dialami masyarakat menengah ke bawah.
"Harapannya program ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya yang kerap mengalami kendala di sektor pembiayaan," tambahnya.
Pemerintah desa turut dilibatkan secara aktif dalam jaringan kerja sama itu. Peran pemerintah tingkat desa dinilai sangat krusial untuk memastikan pendataan kebutuhan hunian berjalan secara tepat sasaran.
Melalui kemitraan strategis ini, Pemkab Paser berkomitmen menjadikan Paser Satu Huni sebagai pusat informasi dan wadah kolaborasi berkelanjutan. Data yang terhimpun akan dijadikan landasan utama dalam merumuskan kebijakan perumahan daerah.
(Sf/Lo)