Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim
Foto Audiensi PMII Bersama Polres Paser (Foto: Humas Polres Paser)
Tana Paser - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Paser menggelar aksi pada Minggu (31/8/2025) malam.
Aksi tersebut menyuarakan tiga tuntutan yang dilaksanakan di Mako Polres Paser terkait tewasnya seorang driver ojol, Affan Kurniawan yang melibatkan anggota kepolisian saat aksi di Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) lalu.
Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII itu menyuarakan sejumlah tuntutan yang dinilai menciderai rasa keadilan masyarakat.
Kapolres Paser, AKBP Novi Adi Wibowo beserta jajaran menyambut kedatangan mahasiswa yang ingin menyuarakan tuntutan mereka dengan memberikan ruang untuk dilaksanakannya audiensi bersama pihak kepolisian.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada mahasiswa yang mau menyampaikan tuntutan mereka melalui cara yang konstruktif.
Ia menambahkan, pihak kepolisian melalui Divisi Propam telah melaksanakan pemeriksaan terhadap anggota kepolisian yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Terima kasih kepada mahasiswa yang telah menyampaikan tuntutannya dengan cara yang konstruktif. Anggota kepolisian yang terlibat dalam insiden dengan seorang driver ojol sampai saat ini telah dilakukan pemeriksaan melalui Divisi Propam," katanya, Senin (1/9/2025).
Audiensi dilaksanakan di ruang vidcon dan turut dihadiri Wakapolres Paser, Kompol Anton Sarman, Ketua PMII Paser, Ya Rahman serta 21 mahasiswa PMII.
Adapun tuntutan yang disuarakan, antara lain penghentian tindakan represif kepolisian, dukungan terhadap pengungkapan kasus almarhum Affan Kurniawan secara transparan, serta pemberhentian tidak hormat bagi aparat kepolisian yang terbukti terlibat.
"Semoga audiensi ini menjadi langkah awal dalam menjaga komunikasi antara kepolisian dan masyarakat serta menjamin transparansi dalam setiap kasus yang melibatkan aparat negara,” tutupnya.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Padliannor -
Seputar Kaltim

Foto Audiensi PMII Bersama Polres Paser (Foto: Humas Polres Paser)
Tana Paser - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Paser menggelar aksi pada Minggu (31/8/2025) malam.
Aksi tersebut menyuarakan tiga tuntutan yang dilaksanakan di Mako Polres Paser terkait tewasnya seorang driver ojol, Affan Kurniawan yang melibatkan anggota kepolisian saat aksi di Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) lalu.
Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi PMII itu menyuarakan sejumlah tuntutan yang dinilai menciderai rasa keadilan masyarakat.
Kapolres Paser, AKBP Novi Adi Wibowo beserta jajaran menyambut kedatangan mahasiswa yang ingin menyuarakan tuntutan mereka dengan memberikan ruang untuk dilaksanakannya audiensi bersama pihak kepolisian.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada mahasiswa yang mau menyampaikan tuntutan mereka melalui cara yang konstruktif.
Ia menambahkan, pihak kepolisian melalui Divisi Propam telah melaksanakan pemeriksaan terhadap anggota kepolisian yang terlibat dalam insiden tersebut.
"Terima kasih kepada mahasiswa yang telah menyampaikan tuntutannya dengan cara yang konstruktif. Anggota kepolisian yang terlibat dalam insiden dengan seorang driver ojol sampai saat ini telah dilakukan pemeriksaan melalui Divisi Propam," katanya, Senin (1/9/2025).
Audiensi dilaksanakan di ruang vidcon dan turut dihadiri Wakapolres Paser, Kompol Anton Sarman, Ketua PMII Paser, Ya Rahman serta 21 mahasiswa PMII.
Adapun tuntutan yang disuarakan, antara lain penghentian tindakan represif kepolisian, dukungan terhadap pengungkapan kasus almarhum Affan Kurniawan secara transparan, serta pemberhentian tidak hormat bagi aparat kepolisian yang terbukti terlibat.
"Semoga audiensi ini menjadi langkah awal dalam menjaga komunikasi antara kepolisian dan masyarakat serta menjamin transparansi dalam setiap kasus yang melibatkan aparat negara,” tutupnya.
(Sf/Lo)