Seputar Kaltim

    Gara-gara Belum Ada Keputusan Bupati, Gedung Baru Rumah Sakit di Berau Tak Bisa Digunakan 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    13 Juni 2025 pukul 12:10 WITA

    Gedung pengembangan RSUD dr. Abdul Rivai yang diberi nama Gedung Walet. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Meski pembangunan fisik gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai atau Gedung Walet saat ini terlihat telah selesai,  namun, penggunaan gedung  belum dapat dipastikan. 

    Padahal, optimalisasi sarana kesehatan menjadi salah satu program unggulan yang masuk dalam program prioritas Bupati dan Wabup Berau periode tahun ini.

    Kepala Bidang (Kabid) Sosial Budaya (Sosbud) Berau, Slamet Riyadi mengatakan bahwa hal ini menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat terbatas Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) Tematik Pembangunan Tahun 2025-2029.

    "Memang disinggung bagaimana penekanan untuk bisa segera difungsikan Rumah Sakit (RS) baru yang selesai dibangun itu. Karena ranah kebijakan dan tadi sudah disampaikan oleh Direktur RSUD dan Dinas Kesehatan," ujar Slamet.

    Ia pun mengatakan nanti akan ada komunikasi lebih intens kepada kepala daerah untuk segera memberikan keputusan terkait dengan gedung tambahan RS ini. 

    "Mungkin opsi-opsinya sudah disiapkan ya, satu, dua, dan seterusnya. Sementara kami juga belum update terkait opsi-opsi itu. Cuma penekanannya bagaimana segera difungsikan agar tidak terkesan mangkrak," tuturnya.

    Selain itu, ia juga menyebut terkait RS Baru Tanjung Redeb yang berada di Jalan Sultan Agung yang mana meskipun bangunan RS tersebut sudah terlihat berdiri, namun belum ada informasi rinci yang disampaikan terkait progres pembangunannya. Hal ini dikarenakan tidak adanya perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang hadir dalam pembahasan tersebut.

    "Ya sebagaimana yang kita ketahui kan ada bangunan RS Baru Tanjung Redeb juga di Jalan Sultan Agung. Itu kan harapannya juga segera bisa difungsikan ya. Terkait dengan nanti penyediaan Alat Kesehatan (Alkes) dan seterusnya itu kan pasti sudah direncanakan oleh Dinas terkait atau perangkat daerah," terangnya.

    Sebagaimana diketahui gedung Walet tersebut memiliki tiga lantai yang mana nanti gedung itu akan fokuskan untuk melayani pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan memiliki fasilitas yang lebih lengkap, termasuk ruang operasi, ruang Intensive Care Unit (ICU) dan fasilitas penunjang lainnya seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) medis.

    Dengan adanya tambahan gedung ini juga, diharapkan pelayanan kesehatan di RSUD Abdul Rivai akan lebih cepat dan efisien, terutama untuk pasien gawat darurat. Dan dirinya berharap dengan ada tambahan Rumah Sakit Baru Tanjung Redeb dapat segera di fungsikan juga agar pelayanan kesehatan di Berau dapat lebih baik dan optimal.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Gara-gara Belum Ada Keputusan Bupati, Gedung Baru Rumah Sakit di Berau Tak Bisa Digunakan 

    Penulis:Baiq Eliana|Redaktur:Rusdianto
    13 Juni 2025 pukul 12:10 WITA

    Gedung pengembangan RSUD dr. Abdul Rivai yang diberi nama Gedung Walet. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)

    Tanjung Redeb - Meski pembangunan fisik gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdul Rivai atau Gedung Walet saat ini terlihat telah selesai,  namun, penggunaan gedung  belum dapat dipastikan. 

    Padahal, optimalisasi sarana kesehatan menjadi salah satu program unggulan yang masuk dalam program prioritas Bupati dan Wabup Berau periode tahun ini.

    Kepala Bidang (Kabid) Sosial Budaya (Sosbud) Berau, Slamet Riyadi mengatakan bahwa hal ini menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat terbatas Forum Lintas Perangkat Daerah (FLPD) Tematik Pembangunan Tahun 2025-2029.

    "Memang disinggung bagaimana penekanan untuk bisa segera difungsikan Rumah Sakit (RS) baru yang selesai dibangun itu. Karena ranah kebijakan dan tadi sudah disampaikan oleh Direktur RSUD dan Dinas Kesehatan," ujar Slamet.

    Ia pun mengatakan nanti akan ada komunikasi lebih intens kepada kepala daerah untuk segera memberikan keputusan terkait dengan gedung tambahan RS ini. 

    "Mungkin opsi-opsinya sudah disiapkan ya, satu, dua, dan seterusnya. Sementara kami juga belum update terkait opsi-opsi itu. Cuma penekanannya bagaimana segera difungsikan agar tidak terkesan mangkrak," tuturnya.

    Selain itu, ia juga menyebut terkait RS Baru Tanjung Redeb yang berada di Jalan Sultan Agung yang mana meskipun bangunan RS tersebut sudah terlihat berdiri, namun belum ada informasi rinci yang disampaikan terkait progres pembangunannya. Hal ini dikarenakan tidak adanya perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) yang hadir dalam pembahasan tersebut.

    "Ya sebagaimana yang kita ketahui kan ada bangunan RS Baru Tanjung Redeb juga di Jalan Sultan Agung. Itu kan harapannya juga segera bisa difungsikan ya. Terkait dengan nanti penyediaan Alat Kesehatan (Alkes) dan seterusnya itu kan pasti sudah direncanakan oleh Dinas terkait atau perangkat daerah," terangnya.

    Sebagaimana diketahui gedung Walet tersebut memiliki tiga lantai yang mana nanti gedung itu akan fokuskan untuk melayani pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan memiliki fasilitas yang lebih lengkap, termasuk ruang operasi, ruang Intensive Care Unit (ICU) dan fasilitas penunjang lainnya seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) medis.

    Dengan adanya tambahan gedung ini juga, diharapkan pelayanan kesehatan di RSUD Abdul Rivai akan lebih cepat dan efisien, terutama untuk pasien gawat darurat. Dan dirinya berharap dengan ada tambahan Rumah Sakit Baru Tanjung Redeb dapat segera di fungsikan juga agar pelayanan kesehatan di Berau dapat lebih baik dan optimal.

    (Sf/Rs)