Seputar Kaltim

    Ganti Rugi Lahan Tol Balsam, Nurhadi Minta Segera Dituntaskan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    10 Februari 2024 pukul 11:48 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan Nurhadi Saputra saat diwawancarai awak media.(Foto: Maya Sari/Seputarfakata.com)

    Balikpapan - Polemik pembebasan lahan untuk Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) masih belum tuntas hingga kini.

    Sebab, ganti rugi lahan tak kunjung selesai, sehingga warga kerap melakukan aksi penutupan ruas jalan di segmen V di RT 37 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

    Kondisi ini pun disorot Anggota DPRD Kota Balikpapan Nurhadi Saputra. Sayangnya, DPRD tidak bisa terlalu jauh karena ini kewenangan pemerintah pusat.

    "Pemkot dan DPRD Balikpapan tidak bisa terlalu jauh ikut campur karena itu kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBJPN), khusunya yang membidangi jalan tol," ucap Nurhadi kepada awak media, Sabtu (10/2/2024).

    Ia mengatakan persoalan ini akan menjadi sorotan banyak pihak, tidak terkecuali pejabat pusat yang akan melintasi tol dari kawasan Manggar. Mengingat tol ini satu-satunya yang ada di Kalimantan.

    Nurhadi berharap pembebasan lahan Tol Balsam ini segera dituntaskan dan jangan sampai ketika ada tamu penting yang berkunjung ke Balikpapan untuk ingin menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui tol, justru melihat penutupan jalan oleh warga.

    "Karena dipastikan pejabat dari pusat kalau berkunjung di Kaltim pasti melalui tol dan Manggar menjadi pintu utamanya. Saya berharap teman-teman di DPR RI bisa menyuarakan ini. Jangan sampai warga Balikpapan terkesan tak bisa diajak kerja sama tentang pembangunan, nah ini yang harus dihindari," terangnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Ganti Rugi Lahan Tol Balsam, Nurhadi Minta Segera Dituntaskan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Buniyamin
    10 Februari 2024 pukul 11:48 WITA

    Anggota DPRD Kota Balikpapan Nurhadi Saputra saat diwawancarai awak media.(Foto: Maya Sari/Seputarfakata.com)

    Balikpapan - Polemik pembebasan lahan untuk Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) masih belum tuntas hingga kini.

    Sebab, ganti rugi lahan tak kunjung selesai, sehingga warga kerap melakukan aksi penutupan ruas jalan di segmen V di RT 37 Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur.

    Kondisi ini pun disorot Anggota DPRD Kota Balikpapan Nurhadi Saputra. Sayangnya, DPRD tidak bisa terlalu jauh karena ini kewenangan pemerintah pusat.

    "Pemkot dan DPRD Balikpapan tidak bisa terlalu jauh ikut campur karena itu kewenangan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBJPN), khusunya yang membidangi jalan tol," ucap Nurhadi kepada awak media, Sabtu (10/2/2024).

    Ia mengatakan persoalan ini akan menjadi sorotan banyak pihak, tidak terkecuali pejabat pusat yang akan melintasi tol dari kawasan Manggar. Mengingat tol ini satu-satunya yang ada di Kalimantan.

    Nurhadi berharap pembebasan lahan Tol Balsam ini segera dituntaskan dan jangan sampai ketika ada tamu penting yang berkunjung ke Balikpapan untuk ingin menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui tol, justru melihat penutupan jalan oleh warga.

    "Karena dipastikan pejabat dari pusat kalau berkunjung di Kaltim pasti melalui tol dan Manggar menjadi pintu utamanya. Saya berharap teman-teman di DPR RI bisa menyuarakan ini. Jangan sampai warga Balikpapan terkesan tak bisa diajak kerja sama tentang pembangunan, nah ini yang harus dihindari," terangnya.

    (Sf/By)