Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua DPC GAMKI Kukar, Janes Manek Pasaribu (Foto: Arsensia Serlyani/ Seputarfakta.com)
Tenggarong – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan bantuan dua unit ambulans khusus pelayanan sosial bagi umat Kristen kepada Pemkab Kukar.
Usulan tersebut disampaikan dalam kegiatan seminar kepemimpinan dan rekrutmen anggota GAMKI yang turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, daerah, serta unsur pemerintah di Tenggarong.
Ketua DPC GAMKI Kukar, Janes Manek Pasaribu mengatakan kebutuhan ambulans dinilai cukup mendesak karena masih banyak gereja yang belum memiliki fasilitas transportasi jenazah untuk melayani masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, ambulans tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan secara gratis oleh warga Kristen yang membutuhkan, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang kesulitan menyewa kendaraan pengantar jenazah.
“Kita tadi minta kepada pemerintah agar bisa nanti diakomodir, diberikan kepada kita berupa bantuan sosial yaitu ambulans yang bisa nanti ada peti matinya dari GAMKI,” ujar Janes, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan usulan tersebut merupakan bagian dari upaya GAMKI memperkuat pelayanan sosial di tengah masyarakat, selain berbagai program kepemudaan yang selama ini telah berjalan.
Dalam kesempatan yang sama, GAMKI Kukar juga menggelar seminar kepemimpinan yang mengangkat tema pengembangan pemuda inklusif dan berwawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya aktif dalam lingkungan gereja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.
“Pemuda Kristen itu tidak hanya skopnya membangun pertumbuhan di dalam gereja, tapi juga nasional, untuk pembangunan daerah juga,” ungkapnya.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur TNI, DPR RI, DPRD, pemerintah daerah, Kementerian Agama, hingga tokoh gereja. Materi yang disampaikan mencakup ketahanan nasional, penguatan karakter kepemudaan, pembangunan UMKM, wawasan kebangsaan, serta dasar-dasar teologis kepemimpinan.
Janes menegaskan kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh kalangan pemuda tanpa memandang latar belakang agama. Menurutnya, nilai utama yang ingin dibangun adalah toleransi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat.
Selain fokus pada pengembangan sumber daya manusia, GAMKI Kukar juga menjalankan sejumlah program sosial kemasyarakatan. Di antaranya penyediaan kursus bahasa Inggris gratis, sosialisasi bahaya narkoba bagi mahasiswa dan pemuda, serta keterlibatan dalam aksi kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.
Ia berharap sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, inklusif dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Sementara itu, GAMKI Kukar berencana melaksanakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar pemuda pada September mendatang sebagai wadah mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan positif di daerah.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua DPC GAMKI Kukar, Janes Manek Pasaribu (Foto: Arsensia Serlyani/ Seputarfakta.com)
Tenggarong – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kutai Kartanegara (Kukar) mengusulkan bantuan dua unit ambulans khusus pelayanan sosial bagi umat Kristen kepada Pemkab Kukar.
Usulan tersebut disampaikan dalam kegiatan seminar kepemimpinan dan rekrutmen anggota GAMKI yang turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, daerah, serta unsur pemerintah di Tenggarong.
Ketua DPC GAMKI Kukar, Janes Manek Pasaribu mengatakan kebutuhan ambulans dinilai cukup mendesak karena masih banyak gereja yang belum memiliki fasilitas transportasi jenazah untuk melayani masyarakat kurang mampu.
Menurutnya, ambulans tersebut nantinya diharapkan dapat digunakan secara gratis oleh warga Kristen yang membutuhkan, khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah yang kesulitan menyewa kendaraan pengantar jenazah.
“Kita tadi minta kepada pemerintah agar bisa nanti diakomodir, diberikan kepada kita berupa bantuan sosial yaitu ambulans yang bisa nanti ada peti matinya dari GAMKI,” ujar Janes, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan usulan tersebut merupakan bagian dari upaya GAMKI memperkuat pelayanan sosial di tengah masyarakat, selain berbagai program kepemudaan yang selama ini telah berjalan.
Dalam kesempatan yang sama, GAMKI Kukar juga menggelar seminar kepemimpinan yang mengangkat tema pengembangan pemuda inklusif dan berwawasan kebangsaan. Kegiatan tersebut bertujuan membentuk generasi muda yang tidak hanya aktif dalam lingkungan gereja, tetapi juga mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.
“Pemuda Kristen itu tidak hanya skopnya membangun pertumbuhan di dalam gereja, tapi juga nasional, untuk pembangunan daerah juga,” ungkapnya.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari unsur TNI, DPR RI, DPRD, pemerintah daerah, Kementerian Agama, hingga tokoh gereja. Materi yang disampaikan mencakup ketahanan nasional, penguatan karakter kepemudaan, pembangunan UMKM, wawasan kebangsaan, serta dasar-dasar teologis kepemimpinan.
Janes menegaskan kegiatan tersebut terbuka bagi seluruh kalangan pemuda tanpa memandang latar belakang agama. Menurutnya, nilai utama yang ingin dibangun adalah toleransi, kolaborasi, dan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh kelompok masyarakat.
Selain fokus pada pengembangan sumber daya manusia, GAMKI Kukar juga menjalankan sejumlah program sosial kemasyarakatan. Di antaranya penyediaan kursus bahasa Inggris gratis, sosialisasi bahaya narkoba bagi mahasiswa dan pemuda, serta keterlibatan dalam aksi kemanusiaan untuk membantu korban bencana alam di sejumlah daerah di Indonesia.
Ia berharap sinergi antara organisasi kepemudaan, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan dapat terus diperkuat guna mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, inklusif dan memiliki kepedulian sosial tinggi.
Sementara itu, GAMKI Kukar berencana melaksanakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar pemuda pada September mendatang sebagai wadah mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan positif di daerah.
(Sf/Lo)