Seputar Kaltim

    Gagal Oper Gigi, Truk Kontainer Terguling Hingga Tutup Penuh Akses Jalan di Balikpapan 

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:RUSDIANTO
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kecelakaan tunggal dialami truk kontainer bermuatan air mineral, karena tak kuat menanjak. (Foto: Info Bencana/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebuah truk kontainer yang membawa muata alami kecelakaan tunggal di kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan, tepatnya di depan Sekolah SMA Katolik Adi Sucipto, Kamis (2/1/2025) sekitar Pukul 06.15 Wita.

    Berdasarkan keterangan sopir, Roli mengaku truknya diduga kelebihan muatan dan kondisi truk yang sudah tua. Ia pun sudah mencoba mengoper gigi untuk menanjak, namun gagal. Sehingga truk kehilangan tenaga dan mundur ke belakang hingga membuat muatan terguling.

    “Dari bawah sudah pakai gigi dua, tapi ada mobil di depan. Saya coba turun ke gigi satu, tapi ban sudah tidak mau jalan. Mau rem juga angin sudah habis,” akui Roli.

    Tempat yang sama, Kanit Turjagwali Satlantas Polresta Balikpapan, Ipda Margiyana mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi lantaran kendaraan dengan nopol KT 8609 LU dengan muatan air mineral tidak kuat menanjak.

    “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir truk, hanya mengalami luka ringan di kepala akibat terbentur setir dan masih dalam kondisi shock,” ujarnya.

    Lebih lanjut Margiyana menjelaskan, kondisi truk tersebut terguling, menyebabkan satu ruas jalan tertutup sepenuhnya, sehingga arus lalu lintas di alihkan menggunakan sistem contraflow di Lampu Merah Grand City.

    “Petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi lainnya segera diterjunkan untuk membantu proses evakuasi. Hingga saat ini, truk yang terguling masih berada di lokasi kejadian, menunggu alat berat untuk mengevakuasi kendaraan,” tambahnya.

    Hingga berita diterbitkan, pihak kepolisian masih terus berupaya mengatur arus lalu lintas, lantaran proses evakuasi masih terus berlangsung. Pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mencari jalur alternatif jika memungkinkan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Gagal Oper Gigi, Truk Kontainer Terguling Hingga Tutup Penuh Akses Jalan di Balikpapan 

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:RUSDIANTO
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kecelakaan tunggal dialami truk kontainer bermuatan air mineral, karena tak kuat menanjak. (Foto: Info Bencana/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Sebuah truk kontainer yang membawa muata alami kecelakaan tunggal di kawasan Jalan MT Haryono, Balikpapan Selatan, tepatnya di depan Sekolah SMA Katolik Adi Sucipto, Kamis (2/1/2025) sekitar Pukul 06.15 Wita.

    Berdasarkan keterangan sopir, Roli mengaku truknya diduga kelebihan muatan dan kondisi truk yang sudah tua. Ia pun sudah mencoba mengoper gigi untuk menanjak, namun gagal. Sehingga truk kehilangan tenaga dan mundur ke belakang hingga membuat muatan terguling.

    “Dari bawah sudah pakai gigi dua, tapi ada mobil di depan. Saya coba turun ke gigi satu, tapi ban sudah tidak mau jalan. Mau rem juga angin sudah habis,” akui Roli.

    Tempat yang sama, Kanit Turjagwali Satlantas Polresta Balikpapan, Ipda Margiyana mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi lantaran kendaraan dengan nopol KT 8609 LU dengan muatan air mineral tidak kuat menanjak.

    “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sopir truk, hanya mengalami luka ringan di kepala akibat terbentur setir dan masih dalam kondisi shock,” ujarnya.

    Lebih lanjut Margiyana menjelaskan, kondisi truk tersebut terguling, menyebabkan satu ruas jalan tertutup sepenuhnya, sehingga arus lalu lintas di alihkan menggunakan sistem contraflow di Lampu Merah Grand City.

    “Petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi lainnya segera diterjunkan untuk membantu proses evakuasi. Hingga saat ini, truk yang terguling masih berada di lokasi kejadian, menunggu alat berat untuk mengevakuasi kendaraan,” tambahnya.

    Hingga berita diterbitkan, pihak kepolisian masih terus berupaya mengatur arus lalu lintas, lantaran proses evakuasi masih terus berlangsung. Pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mencari jalur alternatif jika memungkinkan.

    (Sf/Rs)