Cari disini...
Seputar Kaltim
Lokasi anak berumur 6 tahun yang tenggelam di Desa Selerong, Kutai Kartanegara (Kukar) (Dok. Amel)
Tenggarong - Jasad gadis berusia enam tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, kawasan Desa Selerong, Kecamatan Sebulu, Senin (1/10/2024) kemarin.
Gadis tersebut itu diduga tenggelam saat sedang bermain di pinggir sungai tanpa pengawasan orang tuanya pukul 16.00 WITA dan baru ditemukan sekitar pukul 20.30 WITA.
Tetangga korban, Amelda mengaku saat kejadian, korban bermain di pinggir sungai tanpa pengawasan karena orang tuanya memasak di dapur.
Namun ketika melihat anaknya tak ada dirumah, sang ibu mencarinya keluar, tetapi korban tak ditemukan.
"Korban ini main di pinggir sungai, sementara ibunya sedang memasak. Saat menyadari anaknya tidak ada, sehingga berlari ke luar rumah meminta tolong dan warga langsung bantu mencari, dicurigai anak itu tenggelam di sungai,” kata Melda Rabu (2/10/2024).
Warga juga langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar untuk melakukan pencarian kepada korban yang saat itu diduga tenggelam di sungai.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani mengaku saat mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian.
“Waktu mencari korban, kami dibantu masyarakat. Setelah beberapa jam menyusuri sungai, kami berhasil menemukan anak itu dalam keadaan meninggal, korban ini perempuan,” ungkapnya.
"Korban sudah dimakamkan tadi siang dan keluarganya sudah menandatangani surat penolakan untuk dilakukan autopsi, ini murni kelalaian," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Lokasi anak berumur 6 tahun yang tenggelam di Desa Selerong, Kutai Kartanegara (Kukar) (Dok. Amel)
Tenggarong - Jasad gadis berusia enam tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) setelah dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, kawasan Desa Selerong, Kecamatan Sebulu, Senin (1/10/2024) kemarin.
Gadis tersebut itu diduga tenggelam saat sedang bermain di pinggir sungai tanpa pengawasan orang tuanya pukul 16.00 WITA dan baru ditemukan sekitar pukul 20.30 WITA.
Tetangga korban, Amelda mengaku saat kejadian, korban bermain di pinggir sungai tanpa pengawasan karena orang tuanya memasak di dapur.
Namun ketika melihat anaknya tak ada dirumah, sang ibu mencarinya keluar, tetapi korban tak ditemukan.
"Korban ini main di pinggir sungai, sementara ibunya sedang memasak. Saat menyadari anaknya tidak ada, sehingga berlari ke luar rumah meminta tolong dan warga langsung bantu mencari, dicurigai anak itu tenggelam di sungai,” kata Melda Rabu (2/10/2024).
Warga juga langsung menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar untuk melakukan pencarian kepada korban yang saat itu diduga tenggelam di sungai.
Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani mengaku saat mendapat laporan tersebut, pihaknya langsung mengerahkan personel untuk melakukan pencarian.
“Waktu mencari korban, kami dibantu masyarakat. Setelah beberapa jam menyusuri sungai, kami berhasil menemukan anak itu dalam keadaan meninggal, korban ini perempuan,” ungkapnya.
"Korban sudah dimakamkan tadi siang dan keluarganya sudah menandatangani surat penolakan untuk dilakukan autopsi, ini murni kelalaian," tutupnya.
(Sf/By)