Seputar Kaltim

    FSLDK Nasional Digelar di Kutai Timur, Fokus Perkuat Dakwah Kampus

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDK) menggelar kegiatan Seminar Nasional Kaltim-Kaltara, Jumat (30/5/2025), di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. (foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDK) menggelar kegiatan Seminar Nasional Kaltim-Kaltara dengan mengusung tema "Ekosistem Dakwah Berkelanjutan: Sinergi dan Inovasi untuk Masa Depan."

    Ini merupakan kali pertama Kutai Timur menjadi tuan rumah, yang menjadi langkah awal memperkenalkan FSLDK kepada masyarakat dan kampus di wilayah tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi tiga kampus lokal, yakni STIE Nusantara Sangatta, STIPER Kutim, dan STAIS Sangatta.

    Ketua Panitia FSLDK, Muhammad Hamdi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta, yang terdiri dari mahasiswa lokal dan delegasi dari berbagai daerah seperti Bontang, Samarinda, Balikpapan, serta beberapa perwakilan dari luar daerah, termasuk dari Universitas Mulawarman (Unmul).

    “Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keberadaan FSLDK kepada masyarakat dan kampus-kampus di Kutai Timur, bahwa FSLDK merupakan jaringan dakwah kampus yang ada di seluruh Indonesia,” ujar Hamdi, Jumat (30/5/2025), di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.

    Melalui kegiatan ini, ia berharap semakin banyak mahasiswa Kutim yang tergerak untuk bergabung dan berkontribusi dalam gerakan dakwah kampus, serta memperluas syiar Islam di lingkungan akademik maupun masyarakat umum.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, akan digelar Aksi Bela Palestina di Simpang Tiga Pendidikan, Sangatta, keesokan harinya. Aksi ini bersifat damai dan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran serta solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

    “Aksi ini tidak membawa tuntutan apa pun, murni sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran kolektif atas kondisi saudara-saudara kita di Palestina,” jelas Hamdi.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    FSLDK Nasional Digelar di Kutai Timur, Fokus Perkuat Dakwah Kampus

    Penulis:Lisda|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDK) menggelar kegiatan Seminar Nasional Kaltim-Kaltara, Jumat (30/5/2025), di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim. (foto:Lisda/seputarfakta.com)

    Sangatta – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDK) menggelar kegiatan Seminar Nasional Kaltim-Kaltara dengan mengusung tema "Ekosistem Dakwah Berkelanjutan: Sinergi dan Inovasi untuk Masa Depan."

    Ini merupakan kali pertama Kutai Timur menjadi tuan rumah, yang menjadi langkah awal memperkenalkan FSLDK kepada masyarakat dan kampus di wilayah tersebut. Kegiatan ini diselenggarakan melalui kolaborasi tiga kampus lokal, yakni STIE Nusantara Sangatta, STIPER Kutim, dan STAIS Sangatta.

    Ketua Panitia FSLDK, Muhammad Hamdi, menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 150 peserta, yang terdiri dari mahasiswa lokal dan delegasi dari berbagai daerah seperti Bontang, Samarinda, Balikpapan, serta beberapa perwakilan dari luar daerah, termasuk dari Universitas Mulawarman (Unmul).

    “Kegiatan ini menjadi kesempatan untuk memperkenalkan keberadaan FSLDK kepada masyarakat dan kampus-kampus di Kutai Timur, bahwa FSLDK merupakan jaringan dakwah kampus yang ada di seluruh Indonesia,” ujar Hamdi, Jumat (30/5/2025), di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim.

    Melalui kegiatan ini, ia berharap semakin banyak mahasiswa Kutim yang tergerak untuk bergabung dan berkontribusi dalam gerakan dakwah kampus, serta memperluas syiar Islam di lingkungan akademik maupun masyarakat umum.

    Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, akan digelar Aksi Bela Palestina di Simpang Tiga Pendidikan, Sangatta, keesokan harinya. Aksi ini bersifat damai dan bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran serta solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

    “Aksi ini tidak membawa tuntutan apa pun, murni sebagai bentuk kepedulian dan kesadaran kolektif atas kondisi saudara-saudara kita di Palestina,” jelas Hamdi.

    (Sf/Rs)