Cari disini...
Seputar Kaltim
Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri saat ditemui di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, Kamis (28/11/2024). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri mengungkapkan bahwa Fraksi Nasdem kini resmi menjadi bagian dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Balikpapan.
Sebelumnya, Fraksi Nasdem sempat tidak terlibat dalam AKD, namun kini seluruh anggota DPRD Balikpapan sudah terlibat dalam struktur tersebut.
"Alhamdulillah, Fraksi Nasdem sudah menjadi bagian daripada AKD. Dengan bergabungnya Nasdem, berarti tidak ada lagi anggota DPRD yang tidak masuk dalam AKD," kata Alwi saat ditemui awak media, Kamis (28/11/2024).
Ia menjelaskan, meski Fraksi Nasdem bergabung dalam AKD, tetapi tidak ada perubahan signifikan dalam struktur, lantaran semua masuk dalam anggota.
Setelah AKD lengkap, para anggota DPRD yang tergabung di setiap komisi diharapkan dapat bekerja semaksimal mungkin.
“Salah satunya untuk mengawal fungsi pengawasan DPRD, khususnya terkait pembangunan di Kota Balikpapan,” jelasnya.
Menghadapi akhir tahun 2024, Alwi berharap seluruh komisi dapat bekerja lebih maksimal dalam mengawasi jalannya pembangunan.
Ia bahkan menyarankan agar anggota komisi III yang membidangi pembangunan untuk turun langsung ke lapangan, guna mengevaluasi berbagai kegiatan yang sedang berlangsung.
Sebab, masih ada beberapa kegiatan yang mengalami keterlambatan dan belum mencapai target yang ditentukan.
“Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Kantor DPRD Balikpapan, yang progresnya masih di bawah 70 persen,” terangnya.
Alwi menjelaskan, meskipun saat ini masih ada kendala, seperti curah hujan tinggi yang menghambat pekerjaan lapangan, pihaknya tetap berharap proyek ini dapat selesai pada akhir Desember 2024.
"Terkait dengan pembangunan kantor DPRD, progresnya baru mencapai kurang dari 70 persen. Kami akan melihat kebijakan lebih lanjut, karena perpanjangan hanya bisa dilakukan jika progresnya sudah mencapai 95 persen atau lebih," akunya.
Mengenai alasan keterlambatan, ia menambahkan bahwa banyaknya pengadaan barang non-fisik menjadi salah satu faktor penyebabnya, seperti pengadaan lift yang masih dalam perjalanan dan lainnya.
Namun, ia memastikan bahwa pekerjaan fisik hampir selesai, dan diharapkan semua pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir tahun.
“Untuk mencapai itu, maka pentingnya kerja sama dan pengawasan yang maksimal untuk memastikan pembangunan di Balikpapan berjalan sesuai dengan rencana,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri saat ditemui di Gedung Parkir Klandasan Balikpapan, Kamis (28/11/2024). (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Ketua DPRD Kota Balikpapan, Alwi Al Qadri mengungkapkan bahwa Fraksi Nasdem kini resmi menjadi bagian dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Balikpapan.
Sebelumnya, Fraksi Nasdem sempat tidak terlibat dalam AKD, namun kini seluruh anggota DPRD Balikpapan sudah terlibat dalam struktur tersebut.
"Alhamdulillah, Fraksi Nasdem sudah menjadi bagian daripada AKD. Dengan bergabungnya Nasdem, berarti tidak ada lagi anggota DPRD yang tidak masuk dalam AKD," kata Alwi saat ditemui awak media, Kamis (28/11/2024).
Ia menjelaskan, meski Fraksi Nasdem bergabung dalam AKD, tetapi tidak ada perubahan signifikan dalam struktur, lantaran semua masuk dalam anggota.
Setelah AKD lengkap, para anggota DPRD yang tergabung di setiap komisi diharapkan dapat bekerja semaksimal mungkin.
“Salah satunya untuk mengawal fungsi pengawasan DPRD, khususnya terkait pembangunan di Kota Balikpapan,” jelasnya.
Menghadapi akhir tahun 2024, Alwi berharap seluruh komisi dapat bekerja lebih maksimal dalam mengawasi jalannya pembangunan.
Ia bahkan menyarankan agar anggota komisi III yang membidangi pembangunan untuk turun langsung ke lapangan, guna mengevaluasi berbagai kegiatan yang sedang berlangsung.
Sebab, masih ada beberapa kegiatan yang mengalami keterlambatan dan belum mencapai target yang ditentukan.
“Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah pembangunan Kantor DPRD Balikpapan, yang progresnya masih di bawah 70 persen,” terangnya.
Alwi menjelaskan, meskipun saat ini masih ada kendala, seperti curah hujan tinggi yang menghambat pekerjaan lapangan, pihaknya tetap berharap proyek ini dapat selesai pada akhir Desember 2024.
"Terkait dengan pembangunan kantor DPRD, progresnya baru mencapai kurang dari 70 persen. Kami akan melihat kebijakan lebih lanjut, karena perpanjangan hanya bisa dilakukan jika progresnya sudah mencapai 95 persen atau lebih," akunya.
Mengenai alasan keterlambatan, ia menambahkan bahwa banyaknya pengadaan barang non-fisik menjadi salah satu faktor penyebabnya, seperti pengadaan lift yang masih dalam perjalanan dan lainnya.
Namun, ia memastikan bahwa pekerjaan fisik hampir selesai, dan diharapkan semua pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir tahun.
“Untuk mencapai itu, maka pentingnya kerja sama dan pengawasan yang maksimal untuk memastikan pembangunan di Balikpapan berjalan sesuai dengan rencana,” pungkasnya.
(Sf/Rs)